
"Ekhmm!"
Max berdeham cukup keras, menatap kelima manusia aneh itu sambil berpangku tangan.
Seketika mereka berbaris sambil tersenyum kikuk di hadapan Max dan Charlotte.
"Maafkan kehebohan kami tuan Hyun jin, nona So Eun," ucap mereka sambil goyang ke kanan kiri dengan serentak.
Bukannya bertemu pasukan khusus yang sangar dan kejam, kedua orang ini malah dihadapkan dengan manusia berpenampilan sangar tapi hati seperti hello Kitty.
"Apa kalian sudah siap bergabung dengan kami?" tanya Max.
"Siap tuan!!" seru mereka dengan suara tegas dan jelas.
Tentu saja auranya langsung berubah, sorot mata yang tajam, tubuh kekar dan tegap serta aura yang sangat kuat. Akhirnya mereka menunjukkan asli mereka di hadapan Charlotte dan Max.
"Senang bertemu dengan kalian!!" seru Charlotte sambil melambai lalu membungkuk .
Melihat nona muda mereka seperti itu, sontak kelimanya langsung merayap di atas lantai seperti cicak ," Senang bertemu anda lagi nona muda, sudah sangat lama kami menantikan anda!!!" seru mereka.
"Kenapa kalian merayap begitu, kalian bukan cicak, cepat berdiri!!" ucap Charlotte lagi lagi terkejut dengan tingkah absurd mereka.
Kelimanya langsung berdiri sambil garuk-garuk kepala. Terlihat gugup dan takut menghadapi nona muda mereka.
"Maaf nona," ucap mereka sambil menunduk dengan waja menyesal.
Charlotte menatap mereka sejenak, orang-orang itu ada dalam ingatan Charoline, jelas dia melihat mereka dalam ingatan gadis pemilik tubuh yang asli.
"Gadis ini ternyata bisa melihat mereka!?? Jadi... dia sudah bisa melihat sejak lama!??" Charlotte menemukan fakta baru tentang ingatan Charoline dan tentang kehidupan penuh mister gadis itu.
Jelas dia melihat kelima orang di hadapannya itu dan mereka memiliki hubungan yang tidak terlalu baik karena Charoline adalah orang yang dingin.
"Wahh... gadis ini sangat dingin pada orang-orang, " gumamnya.
Charlotte belum mendapatkan semua ingatan milik Charoline, sehingga fakta tentang gadis itu datang satu persatu seiring dia bertemu dengan orang-orang yang berhubungan dengan pemilik tubuh itu.
"Sebutkan nama kalian," ucap Charlotte.
Mereka tampak terkejut, padahal jelas mereka memakai papan nama berisi inisial dari angka C01 sampai C05 dan mereka biasa dipanggil dengan sebutan itu.
"Na..nama? apa boleh nona?" tanya mereka terkejut.
Charlotte merasa aneh, kenapa menyebut nama saja mereka seperti ketakutan?
"Apa yang sebenarnya dilakukan perempuan bodoh ini selama dia hidup!?" ketus Charlotte.
__ADS_1
"Apa angka angka itu panggilan kalian!??" tanya Charlotte.
"Benar nona, anda yang memberikannya pada departemen pengembangan progam dan perencanaan strategis, apa anda tidak ingat?" tanya gadis bernomor C03 itu.
Charlotte diam sejenak, menatap angka-angka itu. Seketika kepalanya sakit lagi, ingatan nya akan malam di paradise membuatnya menyadari sesuatu.
Malam di Paradise waktu itu, Charlotte berbicara banyak dengan Charoline sebelum gadis itu mengirimnya ke tubuhnya.
^^^"Banyak kesalahan yang kulakukan saat aku muda, kau mungkin akan terkejut melihatnya, tolong perbaiki untukku," pesan Charoline saat dia bercerita tentang dirinya.^^^
Charlotte tidak menyangka, bahwa gadis itu ternyata bersikap kejam pada orang-orang nya.
"Wahhh yang benar saja?"ucapnya tiba-tiba sambil berjalan ke kanan dan kiri.
"Gadis ini terlihat polos di luar tapi kenyataannya dia sangat kejam, yang benar saja!!??"
"Bagaimana bisa dia menamai orang dengan angka, wahh... parah sih!!!' ucapnya tak percaya.
Tim Senda hanya menatap Charlotte dengan wajah bingung, untuk pertama kali mereka melihat nona mereka yang dingin bertingkah aneh seperti ini.
"Jadi gadis ini.. ehh maksud ku aku adalah orang yang dingin ? bahkan menyebut kalian dengan angka!? benar begitu!??' tanya Charlotte.
Si pria gondrong dengan bekas luka di wajahnya mengangguk," kalau boleh jujur, Anda orang yang kejam nona," jawabnya.
"APA!!??" Charlotte berteriak.
"Char kau kenapa?' bisik Max heran.
"Gadis ini, melakukan banyak kesalahan, astaga parah sekali!!" ucap Charlotte sambil menghela nafas berat.
"Meski demikian kami paham rasa sakit nona," ucap Si pria berambut merah dengan nama C02.
"Benar nona, kami paham rasa kesepian yang anda alami sejak anda kecil, " tambah si C04.
"Meski anda kesepian, meski anda memiliki trust issue dengan lingkungan, anda berusaha untuk percaya pada kami, itu sudah lebih dari cukup," ungkap si rambut biru C05.
Charlotte akhirnya sadar, gadis itu memang kesepian sejak dia kecil, tak mendapatkan kasih sayang orangtuanya bahkan hanya sang kakek yang peduli padanya.
Paman, bibi dan sepupunya bahkan tidak mengenal dia sebelum kecelakaan itu terjadi. Kesepian, takut dan tidak percaya dengan siapapun, kehidupan suram yang dia jalani membuat dia hancur.
Charlotte menatap ke atas," Dasar gadis gila, sekalipun kau kesepian, ketakutan atau mengalami trust issue tidak seharusnya kau melakukan hal sebodoh itu, dasar tolol!!" Charlotte mengumpat, menatap ke atas seolah dia melihat Charoline di sana.
"Char... tenanglah, kau ini kenapa?" Max menarik jari telunjuk gadis itu seraya melirik tim Senda dan tentunya Victor Han dan beberapa orang mencurigakan yang masih memata-matai mereka.
"Ehh maaf, aku hanya geram," ucap gadis itu.
__ADS_1
"Mulai sekarang, gunakan nama kalian, aneh sekali menyebut angka itu, gadis ini pasti sudah gila saat membuat nama itu!!" celetuk Charlotte.
"Be... benarkah Nona!?" tanya mereka tak percaya.
Charlotte mengangguk sambil memasang senyum yang tak pernah mereka lihat sejak kenal dengan nona muda mereka.
Kelimanya terdiam dengan mata berkaca-kaca, terpana dan takjub dengan perubahan nyata nona muda mereka.
"no..nona muda.. huwaaaa kami tidak percaya!!!!' seru mereka sambil saling berpelukan dan menangis seperti anak kecil .
"Akhirnya kita bisa pakai nama kita yang menakjubkan!!!" seru mereka dengan teriakan bahagia.
Charlotte dan Max lagi lagi dibuat kaget," Char mereka ini benar benar gila," bisik Max yang dibalas anggukan setuju oleh Charlotte.
"Baiklah saatnya memperkenalkan diri kita!!" seru si gadis C03.
Mereka berbari membentuk formasi burung bangau.
"Wiiuhaahhh.... " mereka berteriak.
"KAMI ADALAH THE SENDA TEAM!!!" seru mereka dengan yel yel pembukaan itu.
"Perkenalkan saya adalah Si tampan Timothy, kembaran Timothy Celemek!! tampan dan berkarisma!!"
"Perkenalkan saya adalah Choi Kang Jin, bukan tepung kanji, pintar dan wangi setiap saat!!"
"Perkenalkan saya adalah si manis dan cantik, Choi Moon in the darkness alias Choi Moon yi, pendekar wanita terimut di dunia!!!"
"Perkenalkan saya adalah Philip Hoffman, pecinta kolor titisan kakek saya, mau tipe apa pun saya punya, silahkan hubungi toko bangunan terdekat untuk pesan kolor keinginan anda ahahahah..."
"Dan yang terakhir tapi bukan berarti berakhir, saya adalah Fire!!!!! alias Asher Wang, Tujuan hidup adalah Money!! Money!! Money!!!!" teriak pria itu sambil mengangkat kedua tangannya ke atas.
"Wahh!!!'
Prok! prok! prok!!
"Kalian manusia paling gila yang pernah ku jumpai!!" ucap Charlotte dan Max sambil bertepuk tangan dengan wajah heran.
Perkenalan yang aneh dan gila, tentu saja menarik perhatian Victor Han untuk segera melaporkan hal ini pada Tuan Maladeva.
"Tim Senda mendukung nona muda, ini akan sangat gawat!!!"
.
.
__ADS_1
.
Like, vote dan komen 🤗