Istikharah Cinta Jibril Emerson

Istikharah Cinta Jibril Emerson
Bab #5 - Keputusan Akhir


__ADS_3

Untuk pertama kalinya, Shalwa menatap tepat di mata Jibril yang saat ini juga menatapnya. Hati Jibril seperti di remas saat melihat luka dan kesedihan di mata Shalwa, terkutuklah dirinya yang telah mempermainkan perasaan dan kehormatan seorang wanita padahal ia di lahirkan dari seorang wanita dan memilih anak serta keponakan wanita.


Namun ini adalah jalan terbaik yang Jibril fikirkan, karena ia telah melihat pernikahan kakak dan adiknya. Semua kebenaran yang di sembunyikan sungguh menjadi bom waktu dalam hidup mereka, yang menghancurkan mereka pada saat tertentu bahkan orang-orang di sekitar mereka pun terkena imbasnya.


Karena itulah Jibril berkata jujur, meskipun terlambat namun setidaknya langkahnya tak terlalu jauh.


"Apa kamu sudah memikirkan apa dampaknya jika pernikahan kita batal?" Shalwa sudah tak mampu lagi membendung air matanya dan hal itu membuat dada Jibril semakin sesak karena rasa bersalah.


"Iya," jawab Jibril tertunduk.


"Apa?" Tanya Shalwa ingin tahu jawaban Jibril meskipun ia sendiri tahu apa jawabannya.

__ADS_1


"Mungkin orang-orang akan membicarakan keluarga kita, mencemooh kita. Dan..."


"Dan yang paling banyak meneruma cemoohan itu pasti kami, terutama Shalwa," desis ayah Shalwa menyela ucapan Jibril. "Perempuan itu selalu salah, Jibril. Jika kami mengatakan pihak laki-laki yang membatalkan pernikahan, maka orang akan membuat berita bahwa anak kami di buang dan di campakkan. Jika kami mengatakan pihak kami yang membatalkan pernikahan, maka orang akan membuat berita kami bahwa kami jahat dan tak beradab karena menampakkan mempelai pria." lanjutnya yang membuat Jibril semakin pasrah akan keputusan Shalwa karena apa yang di katakan calon mertuanya itu sangat benar adanya.


Sementara Shalwa pun semakin dilema, di satu sisi ia mencintai Jibril dan harus menjaga kehormatannya. Namun di sisi lain ia juga tak mungkin memaksa seseorang pria yang tak mencintainya untuk menikahinya. Akan seperti apa jalannya pernikahan mereka nanti jika salah satu mempelai terpaksa? Jika salah satu mmepelai mencintai orang lain?


"Apa kamu benar-benar menyerahkan semua keputusan padaku?" Tanya Shalwa pada Jibril yang langsung di jawab dengan dengan anggukan pasti oleh Jibril. "Kalau begitu beri aku sedikit waktu untuk berfikir."


"Shalwa...," seru ibunya. "Nggak ada lagi yang perlu di fikirkan, kita nggak mungkin membatalkan pernikahan ini. Semuanya siap, Shalwa. Kalau pernikahan ini batal, orang-orang akan membicarakan kita, mencemooh kita. Kita nggak akan punya muka untuk menatap mereka lagi, Shalwa." ibunya berkata penuh penekanan karena ia sangat tahu pernikahan ini batal.


"Shalwa..." Ummi Firda pun ikut bersuara. "Cinta itu bisa datang dengan sendirinya nanti, Nak. Mungkin sekarang ada wanita lain di hati Jibril, tapi setelah menikah ... kamu pasti bisa membuat dia mencintaimu," bujuk Ummi Firda yang sebenarnya juga tak ingin membatalkan pernikahan ini.

__ADS_1


"Apa Tante mau menikahi pria yang jelas-jelas mencintai wanita lain?" Hati Ummi Firda langsung terkesiap saat di todong dengan pertanyaan itu oleh Shalwa. "Apa tante masiih mau menikahi pria yang jelas-jelas dalam istikharahnya melihat wanita lain?"


Ummi Firda tak mampu berkata-kata, bahkan kini ibunya Shalwa pun terdiam seolah pertanyaan itu juga tertuju padanya. Jibril, ayahnya dan ayah Shalwa pun kini juga hanya bisa terdiam seribu kata saat mereka mencoba memahami posisi Shalwa.


Shalwa menghela napas panjang, mencoba menegarkan hati yang tadinya berbunga-bunga namun kini telah tercabik. Shalwa menatap kedua orang tuanya kemudian menatap kedua orang tua Jibril hingga akhirnya tatapannya kembali bertemu dengan tatapan Jibril yang juga menatapnya dengan sendu.


"Tadinya aku butuh sedikit waktu untuk berfikir, tapi sekarang aku sudah punya keputusan akhirku," kata Shalwa. "Batalkan saja pernikahan kita dan tutup telinga kita agar tak mendengar ucapan tetangga."


...🦋...


__ADS_1


Bagaiamana perasaanmu jika ada di posisi Shalwa? 😭


Jangan lupa kasih mawar biar Shalwa terhibur, kasih kopi buat othor biar melek. Thank you 😘


__ADS_2