
Diana yang melihat itu pun nampak mencari keberadaan hantu itu.
"Kakak cari siapa kak?"tanya chika.
"Bukan siapa kok" jawab Diana.
" Kakak lihat apa kak? hantu ya?" Tanya chika.
"Iya hantu yang Memberi tahu keadaan yanda kemaren". Jawab Diana.
"Dia dimana kak? ". Tanya chika penasaran
"Di udah hilang " Kata diana
"Ya aku belum sempat.ketemu dan bilang makasih sama dia." Kata Chika.
"Makasih buat apa?" Tanya Diana penasaran.
"Ya makasih udah selamatin temen aku. Kalau dia nggak minta tolong kakak mungkin aku nggak ada teman kayak yanda lagi." Kata chika panjang lebar.
"Kalian kan baru berteman tapi kenapa kamu peduli banget sama dia.?" Tanya diana
"Dia orang nya asik kak.dia beda kak dia nggak sama kayak yang lain. dia apa adanya banget. Nggak sombong meski anak pemilik sekolah tapi dia nggak publikasikan. Jarang loh kak ada yang kayak dia. Dia juga mau berteman sama siapa aja kak. Pokok nya nyesal deh kalau nggak temenan sama dia. Dia itu bisa di buat apa aja kak. Bisa untuk teman curhat. Bisa untuk jadi saudara. Bisa di jadikan guru."kata chika menjelaskan.
"Oh" Jawab Diana.
"Kamu sebenarnya siapa kenapa semua orang peduli sama kamu. Semua memuji kamu. Kamu malaikat atau manusia.
Kalau manusia cahaya apa yang ada di diri kamu.." Kata Diana dalam hati. .
"Eh tuh mobil papa udah datang yuk kak." Ajak chika.
___*****____
Saat di rumah sakit Chika dan Diana pun langsung menuju ruangan Yanda.
__ADS_1
"Assalamualaikum" kata Chika dan Diana sambil mengetuk pintu ruangan.
"Walaikumsalam" jawab Dinda dan Yanda.
"Gimana keadaan loh hari ini? "tanya Chika.
"Agak mendingan kok besok udah bole pulang" kata yanda.
"Siapa bilang? dokter aja belum ngizinin kamu pulang sayang".Kata Dinda.
"Hehe Yanda udah capek bun tidur di sini. Kita pulang aja besok ya" Pinta Yanda pada Dinda.
"Bunda bakal dengar apa kata dokter bukan kata kamu. Bunda nggak mau kamu kenapa-kenapa".kata Dinda.
"Ya udah la nda nggak usah buru-buru pulang yang penting loh cepat sembuh" Kata Chika.
"Eh kamu Diana yang kemaren kan nak.? "Tanya Dinda sambil menatap ke arah Diana.
"Iya tante". Jawab Diana ragu-ragu.
"Boleh kok tante". Jawab Diana.
"Masalah yang kemaren nak apa sekarang hantu nya ada di sini. Kalau ada tante mau kamu tanyakan apa maksud dia kemarin nak." Kata dinda seraya menatap Diana.
"Maaf tante di ruangan ini kosong tante nggak ada hantu apa pun" Jawab Diana jujur.
"Ya padahal Tante penasaran kalau kamu ada ketemu dia tolong kamu tanyakan apa maksud perkataan dia kemarin".pinta Dinda.
"Iya tante kalau ketemu pasti dinda tanya kan sama dia". Jawab Diana.
"Kak sepanjang rumah sakit ini tadi ada hantu nggak? tanya chika penasaran.
"Aduh nih anak kaya berani banget sama hantu siang-siang aja masi bahas hantu". Kata Riko yang baru saja sampai bersama Andra dkk.
"Apaan sih nyambung aja". Kata chika kesal melihat kedatangan Riko.
__ADS_1
"Banyak tadi di sepanjang jalan ada tapi aneh di sini sama di depan ruangan ini nggak ada sama sekali" Jawab Diana jujur.
"Ya iya la dia takut sama nih cewek" kata riko menunjuk Chika.
"Apa apaan sih." Kata chika kesal mendengar jawaban riko.
"Bukan takut sama chika. kalau iya karena chika pasti disepanjang jalan hantu lari tapi sepertinya ada yang jaga ruangan ini". Kata Diana.
"Maksud kamu apa?" Tanya indra.
"Maaf kak kalau aku lancang. Sepertinya emang benar ada yang jaga ruangan ini. Mungkin aja yang ada di diri yanda" Kata Diana ragu.
"Maksud kamu apa?" Tanya Andra.
"Semua ruangan di rumah sakit ada hantu nya disepanjang jalan tadi juga ada. Bahkan di kamar mandi pun ada tapi di ruangan ini bersih nggak ada apa-apa" Kata Diana menjelaskan.
"Bahkan hantu wanita yang di sekolah pun lari saat Yanda datang menghampiri saya om tante tolong percaya. saya nggak bohong."Kata Diana melanjutkan perkataannya.
"Kalau begitu kenapa adik saya 2x dalam bahaya. Dan bagaimana kamu jelaskan hantu anak kecil kemarin". Kata Indra mulai emosi.
"Semua bahaya bukan dari makhluk gaibkan. Dan masalah hantu anak kecil kemarin saya juga nggak paham kak." Kata Diana takut.
"Indra sudah nak. Di sini nggak cuma kamu yang khawatir dengan keadaan ini tapi tolong jaga emosi kamu nak..
Diana hanya menyampaikan apa yang ia rasa. Kita nggak bisa lihat mereka nak. Mungkin ada benarnya. Sudah lupakan saja. Nanti bunda sama ayah yang cari tahu masalah ini".kata Dinda menenangkan Emosi Indra.
Mendengar perkataan kedua orang tuanya indra pun terdiam.
"Aneh aku juga aneh apa yang sebenarnya terjadi Yang aku perhatikan jika cahaya itu ada semua tak ada yang berani mendekat tapi jika cahaya itu nggak ada baru ada yang berani mendekat. Apa itu penjaga yanda." Kata Diana dalam hati.
Yanda yang mendengar pun hanya terdiam. Sejujurnya dia sendiri bingung apa yang sebenarnya terjadi
__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌
Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1