
"He kan cuma muji nggak rebut bro santai aja la" Teriak Riko agar Bayu bisa mendengarkannya.
___****____
"Kak ini ya rumah yang kak andra bilang.?"'tanya Yanda.
"Bukan ini rumah bu darmi. Yang kakak kamu bilang tadi udah rame. Jadi kita ke ini aja" Kata Diana
"Kak diana bole nanya gak?" Tanya Yanda
"Apa " Jawab Diana singkat
"Sebenarnya dari tadi kita diawasin gak si kok perasaan ada yang aneh ya kak?" Tanya Yanda ragu.
"He enggak kok. Kalian tenang aja nggak ada apa-apa kok" Kata Diana.
"E ada tamu." Suara bu darmi menghentikan rasa penasaran Yanda
"Permisi buk kita dari.... "Kata Diana bermaksud memperkenalkan diri.
"Ibu udah tau.ketua kelompok kalian udah ada yang bilang kok kalau kalian bakal ke sini"jawab Bu darmi menghentikan ucapan Diana
"Rumah ibu belum rame bu.? " Tanya yanda heran.
"Mungkin karena lokasi ibu lebih jauh jadi belum ada nak" Jawab Bu darmi pasrah.
"Wah ada kakak cantik."Kata seorang anak laki-laki berusia 4tahun kemudian menyalami ke 3 siswi itu.
"Eh ini anak ibu?" Tanya yanda sopan.
"Bukan nak gak mungkin la ibu udah setua ini tapi anak nya masi sekecil ini. Ini cucu saya nak. Kenalin namanya Tio" Kata Bu darmi memperkenalkan sang cucu.
"Mari nak silahkan masuk" Ajak Bu darmi.
Ketiga anak itu pun menuruti bu darmi.
___****____
"Kamar mandi ada di belakang nak mari ibu antar. Tapi kamar mandinya kecil kalian ngantri aja 1 1 nggak papa kan?"kata bu darmi sopan.
"Iya bu santai aja cuma bertiga kan dari pada harus ngantri di lokasi. Ya udah chik lo duluan deh. Apa kak diana yang duluan gue ma belakangan aja" Kata Yanda mempersilakan kedua wanita itu lebih dulu.
"Ya udah deh gue duluan biar ada waktu dandan" Pamit chika .
"Mbah kok tante di rumah itu nggak pernah masuk rumah ya. Dia duduk aja di sana" Kata Tio menunjuk arah rumah pak Jono.
"Duh tio berhenti dong ngomong gitu di sana nggak ada tante-tante duduk di sana. nggak ada orang cu" Jawab bu darmi.
"Maaf Bu sepertinya yang adek ini bilang bukan orang bu" Kata Diana mengerti bahwa yang di katakan Tio adalah mereka yang tak bisa di lihat bu darmi.
__ADS_1
"Maksud kamu? " Tanya Bu darmi heran.
"Jadi ibu nggak tau kalau cucu ibu ini sebenarnya indigo? " Tanya Diana ikut heran ternyata Bu darmi tak mengetahui kelebihan cucunya
"Hah? Nggak mungkin nak cucu saya ini nggak pernah lihat yang gituan kok" Elak Bu Darmi.
"Tio sayang lihat tante-tante baju putih duduk sambil pegang bunga mawar kan? " Tanya Diana kepada Tio.
"Iya kak. tuh kan mbah kakak cantik ini aja bisa lihat masa mbah nggak bisa lihat sih". Omel Tio.
"Jadi kamu juga bisa lihat? " Tanya Bu darmi.
"Iya bu. Jaga Tio ya soalnya anak sekecil ini masi belum bisa bedakan mana yang bukan manusia" Pesan Diana pada Bu Darmi.
"Oh iya mama sama papa Tio mana?" Tanya Yanda sopan.
"Papa kelja kak. Mama udah di surga Allah" Jawab Tio polos.
"Hah?? Jadi Tio cuma tinggaL sama mbah aja?" Tanya Yanda ragu
"Nggak kok mbak. Di sini juga ada mbak nani . Tapi mbak nani lagi pergi main Tio di tinggal sendiri" Omel Tio panjang lebar.
"Tio main sendiri dulu ya. mbah mau ngomong sama mbak-mbak ini ok" Perintah Bu Darmi.
"Siaap mbah" Jawab Tio kemudian meninggalkan mereka dan bermain dengan mainan yang berserakan
"Saya tinggal cuma sama Tio nak" Kata Bu darmi memberitahu kebenarannya.
"Ibu juga nggak tau nak siapa nani yang di maksud. padahal kita cuma berdua aja" Kata Bu darmi menjelaskan
"Jangan-jangan" Kata Diana dan Yanda kompak.
"Maaf bu kalau boleh tau orang tua Tio?" Tanya Yanda menyelidik.
"Ibu nya udah meninggal kecelakaan sekitar 3 tahun lalu. Sedangkan papa nya pergi entah ke mana udah nggak pernah ngasi kabar 2 tahun ini. Emang setelah kecelakaan Tio sering bicara sendiri saya kira dia cuma main tapi ada juga yang bilang kalau dia sedang bicara sama temannya. Tapi saya nggak lihat siapa-siapa"kata bu Darmi menjelaskan.
"Oh jadi ibu cuma sama Tio ya bu?" Tanya Yanda memastikan.
"Iya nak kamu juga indigo sama seperti teman kamu? " Tanya Bu darmi.
"Enggak kok buk cuma kak diana aja yang bisa aku mah nggak bu" Jawab Yanda
"O saya pikir kamu juga bisa lihat nak" Kata bu Darmi. .
"Gue udah selesai"kata chika mengagetkan mereka.
"Ya udah aku duluan ya". Kata diana pamit mandi
"Ngobrol apaan si. kepo nih". Kata chika sambil dandan
__ADS_1
"Nggak ada apa-apa kok" Jawab Yanda santai.
"Tio sini deh. Kakak ada makanan nih mau nggak.? " Panggil Yanda agar Tio mendekatinya.
"Mau kak" Jawab Tio bahagia.
"Wah stok makan loh masih banyak juga" Kata Chika kagum melihat tumbukan makan
"He biasa chik hobi makan" kata yanda tersenyum.
"Kakak cantik kok banyak banget jajanan nya? " Tanya Tio polos.
"He Tio mau. semua ini buat Tio kok" Kata Yanda mengeluarkannya semua jajanan dr dalam tas yang ia bawa.
"Serius kak? " Tanya Tio
"Iya" Jawab Yanda singkat .
"Serius buat loh ntar apa?? Mana ada i*******t dekat sini" Kata Chika mengingatkan.
"Ya elah chik gampang ntar suruh aja kak andra beli kan bisa" Kata Yanda Santai.
"Iya deh Sultan mah bebas." Jawab Chika pasrah.
"Gue udah nih yanda buruan sana mandi
Sebelum masuk kamar mandi jangan lupa baca doa ya." Kata Diana mengingat kan yanda.
"Iya kak" Jawab Yanda kemudian pergi.
"Kak cantik ke kamar mandi nya kok berdua kakak ini tadi sendiri sendiri loh" Tanya Tio melihat bayangan yanda ada 2.
"Dia sendirian Tio udah ah mbah nggak suka Tio ngomong sembarangan gitu" Kata Bu Darmi berasa bersalah atas omongan sang cucu.
"Emang yang Tio lihat apa? Kakak cantik itu cuma sendirian loh" Tanya Diana yang juga penasaran kenapa ia gak bisa melihat
"Iya Tio juga bingung nggak ada orang nya tapi bayangan nya ada" Jawab Tio bingung.
" Apa itu bayangan cahaya itu ya? "Pikir Diana.
"Duh nih bocah masi aja ngeyel. Udah-udah Tio makan aja nggak usah ngomong aneh-aneh" Kata Bu darmi tak ingin mendengar Tio berkata yang tidak-tidak.
"Maaf buk" Kata Diana.
"Saya yang minta maaf nak cucu saya buat kalian nggak nyaman" Jawab Bu darmi .
"Kita santai-santai aja buk biasa anak kecil apa lagi Tio bisa melihat yang nggak semua orang bisa lihat" Kata Diana.
__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌
__ADS_1
Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌