
"Jadi gimana cara mengatasinya?" Tanya Indra bingung.
"Minta bantuan pak Joko." Jawab Diana
"Mana dia? " Tanya Indra penasaran.
"Masi di sana kak" Tunjuk Andra.
Setelah selesai pak Joko pun mulai menghampiri mereka. Dengan rasa penasaran Andra dan yang lain pun ikut menghampiri pak Joko.
"Gimana pak?"Tanya andra.
"Kamu? " Bukan menjawab pertanyaan Andra tapi pak Joko justru bertanya tentang keberadaan Indra.
"Saya kakak mereka pak" Jawab Indra singkat.
"Oo Adik kalian di bawah ke alam lain sepertinya jin yang menarik ia waktu di sungai. Saya akan ke sana untuk memastikannya" Jelas pak Joko
"Baik kita akan ke sana" Ajak Indra. .
Saat dalam perjalanan menuju sungai tak sengaja mereka bertemu Tio . Dan secara Tiba-tiba Tio menarik Diana . Karena diana bergandeng tangan dengan Chika. Jadi mereka pun tertinggal dari rombongan para pria.
"Kakak mau kemana? " Tanya Tio pada Diana.
"Kita mau ke sungai kenapa Tio? " Tanya Diana.
"Kakak cantik nggak ada di sana kak" Kata Tio
"Maksud nya.?" Tanya Chika heran.
"Hei kalian ngapain ayo cepat jangan memperkeruh keadaan dengan hilangnya kalian dong".terik Riko.
"I iya bentar" Jawab Chika .
"Tio udah sana pulang jangan keluar sendirian. Kakak mau susul mereka dulu ya" Pamit Diana.
"Bye" Sambung Chika seraya melambaikan tangannya.
Sesampai di lokasi tenggelam nya yanda pak Joko pun mulai duduk bersilah mulai membacakan doa-doa..
"Eh bentar Tio kan bilang yanda kakak cantik jangan-jangan maksud dia? " Kata Chika menatap Diana.
"Iya juga. Kita tunggu hasil pak Joko aja dulu la. Siapa tau Tio salahkan" Sambung Diana.
"Kalian ngomongin apa. Jangan berisik" Tegur Indra.
Chika dan diana pun terdiam.
Andra dan yang lain pun menatap dari kejauhan pak joko yang duduk bersilah di pinggir sungai mulai membacakan beberapa doa doa. 15 menit berlalu namun pak joko masih dengan posisi yang sama.
"Duh kok lama ya"Celoteh Riko.
"Loh bisa diem nggak. Dari awal kan gue udah minta kalian semua buat pulang. Gua gak pernah minta kalian tetap di sini. Kalau kamu merasa keberatan silahkan pulang" Bentak Andra.
__ADS_1
"Wiii Sabaar" Kata Diki menenangkan.
"Bukan gitu maksud gue ndra" Sambung Riko.
"Loh juga tuh mulut kok licin amat kalau ngomong" Kata wahyu seraya memukul pundak Riko..
"Sorry sorry" Kata Riko.
30 menit berlaku.
"Sampai kapan kita terus nunggu gini kak? " Tanya Andra.
"Sabar ndra apa loh ada cara lain?
Nggak kan. Percuma juga kakak kerahin semua bodyguard Wijaya group. Kalau yanda nya bukan di alam ini" kata Indra.
"Sekarang kita harus gimana? " Tanya Andra pasrah.
"Apa loh nggak ada ketemu mereka Diana. Minta bantuan mereka dong cariin yanda". Pinta Andra.
"Maaf ndra mereka nggak ada 1 pun di sini" Jawab Diana..
Hampir 1 jam mereka menunggu dengan penuh sabar. Pak joko pun mulai berdiri dari posisi semula. Melihat pak joko mulai berdiri mereka pun langsung berlari menghampirinya.
"Gimana pak? Apa adik saya ketemu. Dimana dia sekarang pak? "Tanya Indra
"Maaf nak sepertinya bukan ulah mereka. Adik kalian nggak ada disini" Jawab Pak Joko.
Mereka pun pulang ke rumah pak joko.
Saat tengah berkumpul di rumah pak joko tiba lah kedua orang tua Andra
"Mana adik kalian?"Tanya Dinda penuh emosi.
"Maafin kakak bun kakak nggak bisa jaga yanda" Kata Andra. Seraya menunduk tak berani menghadapi kemarahan sang bunda.
"Kamu gimana bukanya kamu janji jagain dia. Kenapa jadi gini?" Omel Dinda
"Bun sabar yanda pasti ketemu kok" Kata Indra mencoba menenangkan Kemarahan Dinda.
"Om tante kita minta maaf nggak bisa jaga yanda" Kata Bayu di ikuti ke 3 siswa lainnya.
"Coba dari awal dengar omongan semua nggak akan jadi gini"omel dinda.
"Maaf Pak buk ini bukan salah anak-anak. Ini semua di luar kemauan kita semua buk. . pak buk apa bole saya bicara sama Bapak dan ibu" Pinta Pak Joko.
"Anak-anak kalian keluar dulu ya" Lanjut Pak Joko
Mereka semua pun pergi menunggu di teras rumah itu.
"Aneh ya kok pak joko nggak bisa nemuin yanda? " Tanya Riko.
"Jangan-jangan dia cuma bohongin kita aja". Tuduh Diki.
__ADS_1
"Hus nggak bole ngomong gitu." Kata Wahyu.
"Terus kita harus nyari yanda di mana dong kita udah keliling sekolah ya nggak ketemu" Jawab Riko
"Chika temenin kakak ke rumah Tio ya" Ajak Diana tiba-tiba.
"O jadi karena mau ketemu cowok loh mangkanya loh mau tinggal. Wah wah" Kata Riko sambil geleng-geleng melihat Diana.
"Apa an sembarangan aja" Jawab Diana.
"Tio siapa? Nggak malu nyamperin cowok? " Tanya Riko.
"Ya udah sana pergi". Bentak Andra.
"Kok marah" Kata Riko serta yang lain pun menatap Andra yang emosi.
"iya gue ngapel anak umur 5 tahun puas lo pada" Jawab Diana kesal.
"Hah loh pedofil sejak kapan? " Tanya Riko
"Astaghfirullah ,otak amit-amit" Jawab Diana.
"Tio itu anak bu darmi tempat kami mandi kemarin dia umur 5 tahun. Dia sama kayak kak Diana. Tadi waktu di perjalanan menuju sungai kami ketemu sama dia. Dia bilang kakak cantik nggak ada di sungai" Kata Chika mencoba menjelaskan.
"O waktu kalian tertinggal tadi ya."Kata Diki mengingatkan.
"Iya kita mau nanya tapi nih orang teriak-teriak jadi, dia kita suruh pulang." Jawab Chika
"Bentar maksud Tio apa? " Tanya Indra.
"Dia manggil yanda kakak cantik karena semua jajanan yanda yang di tas yanda kasih sama dia" Jawab chika.
"Jadi Aku mau nanya maksud dia apa? Kalau bukan di sungai terus yanda di mana?" Sambung Diana.
"Ya udah kita langsung ke sana aja" Ajak Indra.
"Kalian semua ikut?" Tanya Chika dan Diana kompak.
"Iya kita mau jagain kalian berdua kalau kalian hilang gimana. nyari 1 aja susah apa lagi kalau kalian ikutan hilang. Lagian pak joko masih lama ngobrol apa salahnya kita cari yanda pakai cara lain" Kata Andra.
Setelah melalui perdebatan yang cukup panjang,serta mengandung emosi dan penuh kecurigaan akhirnya Mereka semua pun pergi menuju rumah bu Darmi.
Sesampainya di rumah bu Darmi mereka pun menatap setiap sudut rumah. Diana pun langsung mengetuk pintu rumah bu Darmi.
"Assalamualaikum" Kata mereka semua kompak.
"Gila satu satu aja nggak usah
ngomong semua dong di kira mau paduan suara apa" Kata Riko.
__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌
Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌
__ADS_1