ISTIMEWA

ISTIMEWA
Sekolah


__ADS_3

"kalian urus dia gue mau cari adik gue" kata Andra melepas siswi yang kesurupan di barisan kelasnya.


"itu Yanda. Chika udah tutup matanya. cepat bawa dia pergi dari sini keadaan semakin memburuk tutup telinganya dia pasti dengar banyak bisikan" teriak Diana.


" jangan lepasin yanda ya yu" teriak Diana yang melihat bayu berlari mengikuti Andra.


____****____


di sisi lain


"ayo nda kita pergi dari sini" ajak Chika.


"gimana cara nya chika loh nutup mata gue,gue nggak tau jalan"kata Yanda


"duh gimana nih di buka ntar loh lihat mereka, yang ada loh malah ikutan kena juga" kata Chika panik.


"buka mata gue chika" pinta Yanda mulai tak sabar.


"cepat pergi dari sini" perintah Andra saat telah berhadapan dengan chika dan adiknya


"cara nya kalau di buka yang ada yanda lihat mereka kak"jawab chika panik.


"kami mau dia" kata seorang siswa menarik lengan yanda sehingga chika yang sedari tadi menutup mata Yanda pun terjatuh.


"jangan lihat mata nya"kata bayu seraya menutup mata yanda dari belakang.


"lepasin anak ini"kata siswi yang terus menarik lengan yanda.


"lepasin adik gue" bentak Andra seraya memukul siswa itu dari belakang hingga pingsan.


melihat siswa itu tak sadarkan diri Andra pun langsung memerintahkan bayu untuk membawa adiknya menjauh dari para siswa yang kesurupan.


"bawa dia biar gue jaga dari belakang". perintah Andra setelah siswi itu jatuh pingsan.


"pejamkan mata kamu jangan buka meski pun kamu dengar orang meminta membuka mata"perintah Bayu pada Yanda.


"iya kak" jawab Yanda pelan


Bayu pun langsung melepas tangannya dari mata yanda dan menggendong gadis kecil di hadapannya.


Yanda yang kaget pun langsung membuka mata dan terdiam saat melihat wajah Bayu yang begitu dekat..


sejenak mereka pun saling pandang. degup jantung pun tak beraturan.tenggelam dalam perasaan masing-masing


"tutup mata kan udah di bilangin jangan buka mata apa pun yang terjadi" omel Bayu seraya menutup rasa malu .


"maaf aku kaget"jawab Yanda pelan.


"udah tutup mata nya" perintah Bayu lagi.


yanda pun menuruti perintah Bayu meski pun raut wajah memerah menahan perasaan yang ia pun tak mengerti.


Bayu pun langsung berjalan membawa yanda keluar dari lokasi sekolah. serta di jaga Andra yang memastikan keselamatan sang adik di bantu para bodyguard yang telah berdatangan.


saat ingin menuju parkiran tiba-tiba mobil hitam berhenti di hadapan mereka dan membuka pintu mempersilahkan Bayu masuk.


Bayu yang kaget pun hanya terdiam.

__ADS_1


"cepat masuk itu bodyguard ayah gue". perintah Andra memecah keheranan yang di rasakan Bayu.


Bayu yang mendengar itu pun langsung membawa yanda masuk mobil tersebut.


setelah mereka berdua masuk mobil bodyguard itupun langsung kembali ke kursi pengemudi.


"bawa mereka jauh dari sini" perintah Andra.


"baik tuan" Jawab bodyguard kemudian mobil itu pun pergi meninggalkan lokasi sekolah.


ketika di dalam mobil yanda dan bayu pun hanya terdiam menenangkan detak jantung masing-masing ..


"hati kamu kenapa sih saat lihat wajahnya kok nggak bisa di ajak kompromi gini sih" pikir bayu


"kenapa sih kalian semua nutupin mata aku".


tanya yanda heran


"kata Tante Indah kamu nggak boleh lihat mata mereka yang lagi kesurupan" jawab Bayu singkat.


"kenapa??" tanya Yanda makin penasaran.


"kamu udah pernah kesurupan jadi akan mudah terkena lagi jika kamu melihat mereka yang kerasukan" jelas Bayu.


"maaf udah ngerepotin kalian" kata Yanda sambil terus menunduk merasa telah merepotkan teman-temannya.


"sekarang kita mau ke mana non?" tanya si bodyguard


"Entah aku juga nggak tau" jawab Yanda pelan.


"kejalan merdeka aja pak" sambung Bayu.


"ke tempat kita sering kumpul aja" jawab Bayu singkat.


___****____


tak lama akhirnya mereka pun sampai


"waw keren"


"ada danau kecil air nya jernih lagi. itu rumah siapa keren ya. semua nuansa alam"


"ini punya kakak?" kata Yanda sambil terus memperhatikan sekeliling danau.


"bukan ini punya kami berlima .Di bangun sekitar 1thn lalu.


kita sering kumpul di sini.kamu lihat kan di atas danau ada 5 pondok-pondok itu semua di buat untuk hobi masing-masing." kata Bayu menjelaskan


"itu pasti yang kak Indra?" tunjuk yanda pada salah satu gazebo yang berisikan perlengkapan games.


"iya itu yang Indra" jawab Bayu cuek.


"kalau yang musik itu punya riko.,yang banyak alat musik itu punya Diki, yang banyak kuas serta lukisan-lukisan itu punya Wahyu"kata Bayu menjelaskan.


"terus yang banyak buku itu punya kakak?" lanjut yanda.


"iya itu yang aku" jawab Bayu singkat.

__ADS_1


"emang kakak hobi baca? " tanya Yanda yang heran akan hobi pria di hadapannya


"iya" jawab Bayu singkat.


"aku bole ke sana?" tanya Yanda Ragu.


"Bole silahkan" ajak Bayu pada gadis kecil di hadapannya saat ini .


"Nggak nyangka ya ada tempat indah kayak gini di sini. Kak andra belum pernah ajak aku ke sini" omel Yanda sambil terus berjalan.


"Kamu wanita pertama yang di bawa ke sini. Sebelumnya kami nggak pernah bawak cewek ke sini" kata Bayu jujur.


"Terus ngapain kakak bawak aku ke sini ntar yang lain marah loh" tanya Yanda.


"Aku nggak tau mau bawak kamu kemana cuma tempat ini yang aku ingat" jawab Bayu.


"O iya makasih ya kak udah bantu aku" kata Yanda tulus..


"Udah nggak papa aku juga ikhlas dan nggak keberatan kok bantu kamu" jawab Bayu santai.


Yanda yang mendengar itu pun hanya tersenyum serta menganggukkan kepala nya.


"Maaf apa kakak bole bertanya sama kamu? " tanya Bayu ragu.


"Bole kak nggak usah sungkan tanya aja"jawab Yanda pelan.


"Sebenarnya apa yang terjadi sih kenapa kamu selalu berurusan dengan makhluk tak kasat mata? " tanya Bayu penuh keraguan.


"Hm aku juga nggak tau kak bahkan aku nggak ngerti sama sekali. Perasaan aku nggak pernah ganggu mereka tapi entah kenapa mereka hobi ngincar aku". Kata yanda polos.


"Apa ini semua ada hubungannya sama keluarga kalian? " tanya Bayu


"Entah kak aku juga nggak tau" jawab Yanda pasrah.


Bayu pun terdiam sejenak berpikir"Entah apa yang kamu dan keluarga kamu sembunyikan dari kami tapi yang pasti kamu dan Andra adalah teman kami."


saat tengah duduk menatap danau buatan tiba-tiba Andra menghubungi sang adik


"kamu di mana?" tanya Andra saat panggilan terhubung.


"di..... " Yanda pun terdiam karena ia sendiri tak tau ia sedang di mana


"jalan merdeka"sambung bayu karena tau Andra pasti menanyakan lokasi mereka.


"o ya udah kita susul kalian ke sana. loh jangan macam-macam sama adik gue yu". kata Andra mengakhiri panggilan telpon.


" Mereka di mana?" tanya Riko. saat Andra telah mengakhiri panggilan telepon.


"di jalan merdeka ayo kita ke sana,kan sekolah di liburkan gara-gara kejadian tadi" Ajak Andra pada teman-temannya..


"kalian berdua ayo ikut". ajak Andra pada Diana dan chika.


"kita bole ikut kak?" tanya Chika penuh semangat.


"iya Yanda pasti suntuk gabung sama kita" jawab Andra.


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌

__ADS_1


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌..


__ADS_2