
"hah 3 hari kamu nggak makan??" tanya Bayu Andra dan indra kompak.
"Iya kak. soalnya oma pernah berpesan kalau seandainya lagi Di tempat yang nggak tau di mana jangan pernah makan apa pun yang di beri orang. walaupun makanan itu selezat apa pun jangan pernah makan" jelas Yanda.
"kok gitu? " tanya Andra heran.
"Karena bisa aja makanan itu beracun. apa lagi di alam lain bisa-bisa kita nggak bisa pulang. gitu kata oma" jawab Yanda.
"Ternyata mama udah tau kalau ini akan terjadi pada yanda, bahkan dia pun sudah mengajarkan Yanda untuk jaga diri saat di alam lain". pikir Dinda yang dapat di dengar oleh yanda
"Ya udah kakak beliin ayam goreng? mau??kamu pasti lapar banget kan." Tanya Indra.
"nggak mau ayam kak. pengen bakso" kata Yanda manja
"Iya nanti kakak beliin bakso juga tapi harus makan nasi dulu yah" Jawab Indra seraya pamit meninggalkan ruangan.
"Kasian adik kecil ku maaf ya kakak nggak bisa jaga kamu kemarin. ini semua salah kakak" Kata Andra sambil mengelus kepala sang adik.
"Kakak nggak salah kak.Yanda justru beruntung punya kakak yang baik + perhatian kayak kakak" puji Yanda .
" O iya kak Bayu,makasih yah"Kata Yanda tulus.
"iya" jawab Bayu pelan.
"beruntung kamu punya keluarga yang selalu ada untuk kamu sedangkan kedua orang ku pun masih sibuk dengan urusannya"pikir Bayu.
"hei loh ngapain bengong? " tanya Andra yang melihat Bayu termenung.
"Nggak kok" jawab Bayu singkat".
"kak Bayu kayak mikir tapi apa ya??. aku penasaran kenapa nggak bisa dengar apa-apa" pikir Yanda sambil terus menatap Bayu.
____****____
2 hari berlalu akhirnya Yanda dan Bayu pun sudah di izinkan untuk pulang. keadaan mereka pun kian membaik.
Akhirnya mereka pulang tepat di hari minggu. Saat tengah makan malam Yanda pun menyampaikan keinginannya untuk mulai bersekolah lagi.
"Ayah bunda adek besok mulai sekolah lagi ya. kan udah 1 minggu ketinggalan sekolah. " pinta Yanda merayu kedua orang tuanya
***pasti bingung deh kenapa 1 minggu padahal baru 2 hari Di rumah sakit. untuk yang nyimak pasti tau kan. di hitung dari hilang ya jadi kira-kira 1 mingguπββββ****
"kamu belum bole sekolah ya nak takutnya masih belum sehat" tolak Dinda
"Udah sehat kok bun kan ada kak Andra juga" jawab Yanda.
__ADS_1
"nih anak nggak bisa di percaya lagi, ada apa-apa aja dia nggak cerita atau pun pamit sama bunda" Omel Dinda.
"Bun bukan salah kakak kok. kemarin waktu camping emang adek yang nggak ngizinin kakak kasih tahu sama bunda, yanda nggak mau bunda khawatir aja kok. kan kita juga nggak tau kalau kejadian jadi parah gini maaf ya bun.adek bosan bun diam aja di rumah" Kata Yanda mencoba terus merayu sang bunda.
Tak tahan melihat wajah sedih sang anak akhir nya Lyan pun luluh dan mengizinkan Yanda untuk mulai bersekolah.
"ya udah iya besok kamu bisa sekolah lagi" kata Lyan pasrah.
"makasih Ayah. ayah baik deh ,sayang ayah" Kata Yanda langsung memeluk Lyan.
"Oooo karena ayah izinin jadi sayangnya cuma sama ayah aja? " kata Dinda cemburu.
"mangkanya bun izinin tuh bocil biar di sayang juga sama dia". cibir Andra.
Mendengar ucapan Andra akhirnya mereka semua pun tertawa.
"kehangatan keluarga yang sebenarnya.semoga selalu dalam lindungan yang maha kuasa. dan izinkan kami untuk terus bersama" pikir Dinda.
Yanda yang mendengar itu pun hanya tersenyum dan mengaminkan doa sang bunda.
.****____****
Keesokan hari saat ingin pergi sekolah mereka pun dikagetkan dengan banyaknya bodyguard yang menunggu Di dekat mobil Andra.
"bun mereka siapa? " tanya Andra bingung.
"Tapi bun kita cuma ke sekolah aja nggak perlu kayak gini juga kali" kata Andra kesal.
"Iya bunda kayak tahanan aja deh kalau kayak gini" sambung Yanda.
"Kamu mau sekolah atau tinggal Di rumah aja! "ancam Dinda.
"iya deh iya". jawab yanda pasrah.
"Tapi bun suruh mereka jaga jarak dong, masa iya masuk ke sekolah juga kan bisa perhatiin dari jauh kayak kak Indra kemarin sampai kita aja nggak tahu kalau ada bodyguardnya,biar nggak terlalu mencolok juga bun. kalau bunda gini sih yang ada mereka cari cara yang lebih ekstrim lagi untuk culik yanda"kata Andra..
"Benar juga. ya udah jangan terlalu kelihatan kalian semua jaga dari jauh aja tapi jangan sampai lengah" kata Dinda mengingatkan para bodyguard
"baik bos" Jawab semua bodyguard
____****____
Saat tiba Di sekolah kedua saudara itu pun di sambut hangat oleh teman-teman nya.
" Yanda sahabat ku, my bestie" kangen ucap chika sambil memeluk yanda yang baru masuk kelas.
__ADS_1
"gue ketinggian banyak pelajaran nih. pinjam catatan loh ya" ucap Yanda.
"Ok bestie aman entar gue antar ke rumah loh ya semua catatan gue"kata Chika.
" Makasih" Kata Yanda sambil tersenyum.
Percakapan itu pun terhenti karena bel yang berbunyi.
"wiih udah bel nih kamu ikut upacara nggak? "tanya Chika
"ya dong kan udah sehat nih" jawab Yanda tersenyum.
"Lihat tuh adik loh ndra dia mau upacara juga tuh. yakin ndra ntar mala pingsan lagi" kata Riko yang melihat kedua siswi itu berjalan menuju lapangan.
"dek" Teriak Andra.
"kenapa kak?" tanya Yanda menghampiri Andra.
"kamu mau ke mana?" tanya Andra.
"upacara" jawab Yanda singkat.
"nggak. kamu tunggu Di UKS aja,ntar pingsan gimana? " omel Andra pada sang adik.
"aman kan udah sehat"jawab Yanda manja
"kalau nggak tahan minta Chika antar ke UKS aja ya" pinta Andra.
"iya kak"jawab
____****____
saat bendera baru setengah tiang serta lagu Indonesia raya pun baru setengah Di kumandangkan kan tiba-tiba....... tepat di barisan yanda seorang siswi berdiri paling depan jatuh dan langsung memberontah,
tak lama berselang salah satu guru pun mulai kesurupan. di lanjutkan anggota paduan suara.
Chika yang berdiri di hadapan yanda pun langsung berbalik dan langsung menutup mata yanda.
"kamu jangan lihat mata mereka" kata Chika sambil menutup mata yanda.
Dan di barisan kelas Andra pun mulai ada yang berjatuhan
Andra yang menyadari itu pun langsung berlari mencari sangat adik.
"kalian urus dia gue mau cari adik gue" kata Andra melepas siswi yang kesurupan di barisan kelasnya.
__ADS_1
__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.πππ
Terimakasih πππππππππ