ISTIMEWA

ISTIMEWA
sunset


__ADS_3

"kalian berdua ayo ikut". ajak Andra pada Diana dan chika.


"kita bole ikut kak?" tanya Chika penuh semangat.


"iya Yanda pasti suntuk gabung sama kita" jawab Andra.


. ____****_____


  "Yanda" teriak chika saat telah tiba di lokasi Yanda Dan Bayu.


"loh kalian udah pulang?" tanya Yanda


"iya sekolah di liburkan karena kejadian tadi jadi kita ke sini deh di ajak kak Andra" Jawab Chika penuh semangat.


"kamu nggak kenapa-kenapa kan??"tanya Andra seraya menatap tajam pada bayu yang senantiasa berdiri tepat di samping Yanda.


"Aman kali ndra di jaga sama bodyguard juga" kata Riko mengejek Bayu.


"mereka yang kesurupan udah pada sadar kak? " tanya Yanda penasaran.


"Allhamdulilah udah sadar di bantu sama ustadz" jawab Andra singkat.


"Aneh ya selama gue sekolah di sana baru kali ini ada kesurupan atau jangan-jangan ini semua ada hubungannya sama keluarga kalian ndra? ". tuduh Riko.


"sembarangan aja, lemes banget tuh mulut kalau nuduh-nuduh"protes Andra yang tak senang akan tuduhan sahabatnya itu.


"ini semua nggak ada hubungannya sama keluarga mereka kok. Cuma kemarin pihak sekolah nebang pohon di antara kelas kita sama kelas mereka, tempat biasa anak-anak nongkrong,mereka nebang tanpa pamit sama mereka yang rumahnya di sana" kata Diana yang mengetahui asal para hantu yang selama ini berkeliaran di pohon yang telah di tebang oleh pihak sekolah.


"kalau emang gitu kenapa mereka mau ambil Yanda kak. aku aja tadi di dorong sama salah satu dari mereka" kata Chika mengingat kejadian saat ia di dorong oleh siswa yang kesurupan.


"mungkin aja kesempatan mereka bisa dekat yanda karena saat kejadian itu kan banyak banget para makhluk halus ditambah penjaga yanda nggak ada."Jelas Diana.


"Aneh ya penjaga yanda tiap saat gini hilang mulu" protes Riko


"Bukan Hilang tapi ia menjaga yanda dari mahkluk yang memiliki kekuatan besar" jawab Diana yang mengetahui alasan hilangnya penjaga Yanda.


"Dari mana kamu yakin??? buktinya kan tuh penjaga hilang mulu saat lagi genting ia mala hilang entah ke mana" omel Riko.

__ADS_1


"karena aku merasakan ada nya kekuatan yang kuat tapi nggak ada di sana. sedangkan yang ada di sekolah kita hanya mereka yang bisa di bilang mempunyai kekuatan kecil kecil" kata Diana menjelaskan


"bentar deh tadi kak Diana bilang di pohon itu rumah mereka.?" Tanya Chika yang sedari tadi penasaran akan perkataan Diana.


"Iya emang kan banyak penunggu di sana bisa di bilang 1 kelas mereka di sana" jawab Diana singkat.


" Hah berarti ada lebih dari 20 dong? " tanya Chika penasaran.


"iya.mungkin sekitar 30an ada" kata Diana memperjelas.


"idih serem" jawab Chika


"tapi mereka nggak pernah ganggu ya? " tanya Diki yang sedari tadi menyimak perdebatan para sahabatnya.


"mereka emang nggak ganggu tapi kalau ada anak-anak yang maaf ngomong nih ya buat para cowok yang hobi sembarangan tuh. Pernah kok kejadian sama anak kelas samping sampai di ganggu berbulan-bulan sama mereka" kata Diana


"hah ???apa iya kok kita nggak tau? "Tanya Riko merasa tak pernah mendengar cerita seperti itu.


"Kalian tanya aja sama kelas sebelah pasti ada kok murid yang sampai 1 bulan nggak masuk sekolah karena sakit. dia di bawa ke rumah sakit nggak ada penyakit apa-apa tapi sampai di rumah ia kesakitan nggak ketulungan" cerita Diana


"wah loh keren tau banyak ternyata" kata Riko kagum.


"Cuma hari ini aja kok besok udah mulai sekolah lagi karena semua siswa beserta guru kan juga tadi sudah di rukiah".jawab Andra.


"ya coba libur 1 minggu gitu biar lama santainya" omel Riko.


"maunya loh. mending loh nggak usah sekolah aman kan" kata chika.


___****____


   Waktu pun berlalu tak terasa senja pun mulai menghampiri mereka yang sedari tadi sibuk dengan obrolan yang entah mengarah ke mana.


"wah udah sore nih kita pulang yuk. bunda pasti khawatir kita belum pulang" Ajak Yanda.


"bunda nggak mungkin khawatir secara di sini banyak bodyguard bunda" kata Andra seraya memperhatikan beberapa bodyguard yang senantiasa memperhatikan mereka dari kejauhan.


"tapi kak tetap aja kan bunda pasti khawatir secara ini udah lewat dari jam sekolah kak" omel Yanda.

__ADS_1


"kamu mau lihat sunset nggak di sini bagus loh.?"tawar Andra tanpa menghiraukan keinginan sang adik.


"adek pengen sunset yang di pantai kak bukan di sini" tolak Yanda.


"di sini bagus kok lebih indah dari yang di pantai percaya deh sama kakak" kata Andra mencoba meyakinkan sang adik.


"iya di sini sunset nya bagus kok dari di pantai. lebih aman lagi". sambung Riko.


"Dari pada kita lihat sunset di pantai beresiko mending di sini aman" kata Diki.


"ya udah deh iya kita lihat sunset dulu baru pulang"jawab Yanda pasrah.


____****_____


   ke 8 anak SMA itu pun duduk berbaris menunggu sunset yang di katakan Andra


   benar-benar kesunyian, ketenangan yang di rindukan. ke indahan sunset yang indah lebih indah dari sunset yang di pantai. .


"Gimana puas kan kakak nggak bohong kan sunset di sini nggak kalah dari sunset yang mau kamu lihat di pantai?"tanya Andra pada adik nya yang menatap hilangnya matahari yang sedari tadi menyita pandangan Yanda.


"Puas kak tapi adek tetap mau lihat sunset yang di pantai"kata yanda tetap pada keinginannya untuk melihat sunset di pantai.


"untuk saat ini kakak nggak berani bawa kamu ke pantai. kakak masih trauma sama kejadian kemarin. Tapi kakak janji bakal bawa kamu lihat sunset di pantai" Kata Andra mengerti jika adiknya tak kan puas jika keinginannya belum tercapai.


"makasih kak .kakak emang yang paling baik deh" kata Yanda sambil tersenyum


    Setelah menikmati sunset di pinggir danau mereka pun pulang.


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌..


InsyaAllah mulai hari ini author mulai aktiv lagi


maaf kan lah author yang hobi hilang . 🙏🙏🙏🙏


dengan status baru 👰 👰👰💍💍💍 insyaallah bakal buat cerita baru lagi.

__ADS_1


Doa kan semoga lancar up🤭🤭🤭🤭☺☺☺☺


__ADS_2