ISTIMEWA

ISTIMEWA
cerita 02


__ADS_3

"nggak kok tante mereka semua pakai topeng. baju serba hitam mana kejadian malam jadi semua gelap tante". jawab Bayu.


"mereka sudah mempersiapkan semuanya dan sengaja menahan yanda di sana, di siapkan untuk gerhana bulan. tapi bagai mana kita bisa menemukan orang itu sedangkan ciri ciri mereka aja kita nggak tau bahkan Bayu aja nggak lihat muka orangnya".kata Indah.


"eh bentar tante tapi pas cahaya putih itu datang aku lihat ada tato di pergelangan tangan orang yang berada di samping Yanda. gambar kayak 2 sayap hitam di Pergelangan tangan kanan. orang itu yang di bilang mereka bos. ya aku yakin gambar itu jelas kok". kata Bayu mencoba mengingat gambar yang ia lihat


"nggak mungkin kan kita cek satu persatu pergelangan tangan orang" jawab Andra.


"tapi setidaknya kita harus berhati-hati jika bertemu dengan orang yang mempunyai tato seperti itu" kata Indah


"Urusan ini biar om sama kak Indra yang cari tau. kalian jika bertemu orang seperti itu segera hubungi om /indra ya" kata Lyan.


"baik om" jawab mereka kompak.


" nak Bayu Terima kasih sudah menolong anak tante ya"ucap Dinda Tulus.


"thank ya bro loh udah bantu adik gue" sambung Andra.


"Ingat kan ndra janji loh sebelum Bayu bantu adik loh apa" goda Riko


"Janji apa lagi Andra" kata Dinda dengan tatapan Tajam .


"hah!!!"kata Andra terdiam.


'iya gue restuin kok kalau loh mau sama adik gue tapi kalau nggak jodoh jangan salahin gue ya" kata Andra


"maksud kamu apa ndra?" tanya Lyan bingung


"Jadi gini yah bun nih bocah bilang "Gue titip adek gue ya.Kalau loh berhasil bawak dia ke sini gue janji deh bakal Terima loh jadi adik ipar gue" gitu bun pas sebelum Bayu bantu Yanda"kata Indra.


"emang kalian pacaran?" tanya Dinda sambil tersenyum.


"nggak kok bun yah"Jawab Yanda.


"nggak kok tante. lagian aku juga ikhlas kok bantu yanda bukan karena omongan Andra juga kok tante". kata Bayu.


"ya kalau emang jodoh dan kalian saling suka juga nggak apa-apa kok asal sekolah kalian jangan terganggu aja" kata Dinda ikut merestui


.


mendengar ucapan Dinda Bayu pun hanya tersenyum merasa sudah mendapatkan restu orang tua dari wanita lugu di sampingnya yang tengah terbaring.


"ehem ada yang mukanya memerah nih" kata Riko menggoda Bayu.


" Jangan dulu ya masa loh langkahin kak Indra dek"sambung Andra.


"bukan gue yang ada loh malu adik lo punya cowok sedangkan loh belum punya cewek" kata Indra.

__ADS_1


"Apaan sih Kak" kata Andra kesal.


"kak Bayu seperti sedang mikir sesuatu tapi kenapa aku nggak bisa dengar apa-apa "pikir yanda yang sedari tadi menatap Bayu.


"sampai saat Ini aku belum pernah mendengar kata hati atau pun pikiran Kak Bayu"pikir Yanda.


____****____


hari pun semakin larut teman-teman Andra pun pamit pulang.


"tante om kita mau pamit pulang ya soalnya udah malam juga takut kemalaman om tante" pamit Diana seraya menyalami kedua orang tua temannya itu. .


"o ya udah Andra antar aja ya nak" tawar Dinda


"eh nggak perlu om tante kita pulang sendiri aja kok" tolak Diana sopan.


"sudah malam nggak baik anak gadis pulang sendiri" kata Lyan.


"nggak sendirian kok om bareng Chika jadi aman" Jawab Diana.


"mereka bareng aku kok om tante soalnya orang tua nih bocah minta tolong di antarin nih anak" kata Riko.


"hah???"kata semua Yang di ruangan itu kaget mendengar ucapan Riko.


"nih WA nyokap gue kalau nggak percaya gue nggak modus ya" jawab Riko


"ya udah tante kita pamit ya"


setelah pamit ke 5 anak itu pun pergi meninggalkan rumah sakit.


Kemudian Indah pun memanggil sang kakak meminta waktu untuk bicara.


"kak bole minta waktu mbak sama kak Lyan bentar nggak? " tanya Indah.


Dinda dan Lyan pun mengikuti Indah dan Alex keluar dari ruangan.


"ada apa dek?"tanya Dinda setelah keluar dari ruangan yanda dan bayu.


"kakak harus lebih hati-hati terlebih mereka sudah mengetahui keberadaan yanda. mungkin kedepannya anak kalian selalu dalam bahaya" kata Indah


"Ada baiknya sekarang kakak menyiapkan bodyguard untuk mengawasi yanda" sambung Alex.


"Jika kejadian seperti ini bodyguard juga nggak cukup dek" jawab Dinda sedih kemudian terdiam.


"bahkan saat camping pun Indra sudah menyiapkan 15 bodyguard untuk mengawasi ke dua orang adik nya" Lanjut Dinda


"Jika berurusan dengan makhluk gaib bodyguard pun tak ada gunanya". kata Lyan pasrah.

__ADS_1


"Nanti aku coba cek di kamar mama siapa tau ada catatan atau apa gitu yang bisa membantu kita keluar dari masalah ini" kata Indah.


"O iya masalah bayu" lanjut Indah.


"kenapa?" tanya Dinda dan Lyan kompak


"Yanda bisa nggak dengar hati atau pikiran nya?" tanya Indah penasaran.


"kalau kemarin kata yanda sih nggak tapi kata Andra tuh anak emang nggak ada pikiran soal nya kamu lihat sendiri kan dia nggak banyak bicara dingin gitu" jelas Dinda.


.


"iya sama kayak kak Lyan dulu ya mbak" kata Indah sambil tersenyum.


"bukan dulu tapi sampai sekarang pun gitu" jawab Dinda sambil tertawa


"mala nostagia bukan nya mencari jalan keluar atas masalah anak nya" cibir Lyan..


"Gini aja gimana kalau yanda udah sehat nanti kita tes aja apa benar yanda nggak bisa dengar pikiran dan hati bayu. kan dulu dia bilang di sekolah ada 2 orang yang belum pernah dia dengar" kata Dinda memberi Ide.


"cara nya??"tanya Lyan, Alex, Dan Indah


"masalah ini nanti biar Andra aja yang urus deh soalnya tuh anak selalu punya ide yang aneh-aneh kalau masalah ngerjain orang" jawab Dinda.


"Ya kita pikir mbak sudah tau cara nya.ya udah deh kak kita berdua pamit ya" kata Indah pamit.


____****____


ruang Rawat


"ndra kalian berdua nggak pulang? biar bunda sama ayah aja yang jaga adik kamu" kata Dinda.


"maaf om tante jadi ngerepotin" kata Bayu


"nggak ngerepotin kok udah kewajiban om kan jaga kalian".jawab Lyan.


"bun Yanda lapar"rengek yanda pada Dinda.


"kamu mau makan apa sayang biar bunda beli" tanya Dinda penuh kasih sayang.


"O iya dek kamu selama di sana kamu makan apa ? " tanya Andra penasaran.


"nggak makan apa-apa kak" jawab Yanda polos.


"hah 3 hari kamu nggak makan??" tanya Bayu Andra dan indra kompak.


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌

__ADS_1


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2