ISTIMEWA

ISTIMEWA
pencarian 2


__ADS_3

"Tante tenang aja Insya Allah Yanda bakal balik lagi kok. Aku janji bakal bawa dia ke sini" kata Bayu mencoba menenangkan Dinda


"Makasih ya nak" ucap Dinda Tulus.


___****____


Saat mereka sedang berkumpul di ruang tamu rumaH pak Joko Andra pun menanyakan keseriusan Bayu untuk menolong Yanda.


"Loh yakin yu kita cuma butuh 3 jam lagi nih" Tanya Andra.


"Gimana kalau lo sama yanda nggak bisa kembali lagi?" Tanya Chika.


"Hus jangan ngomong sembarangan" Sambung Diki.


"Ya kalau loh nggak balik lagi. Tinggal loh bangun rumah tangga di sana sama yanda. Terus loh cari cara biar kita bisa berkunjung ke sana" Sambung Riko.


"Gila loh.iya kalau ketemu yanda.ketemu yanda kagak ketemu penunggu di sana iya. Hayo loh" Lanjut wahyu.


"Ya mangkanya loh cari sampai ketemu jangan sampai jadi bujang lapuk di sana haha" Kata Riko tertawa puas.


"Otak loh kadang-kadang" Omel Diki.


"Ya habis kalian banyak pikiran banget sih.. Kalian berdoa aja biar Bayu bisa balik ke sini lagi" Kata Riko.


"Gue titip adek gue ya.Kalau loh berhasil bawak dia ke sini gue janji deh bakal Terima loh jadi adik ipar gue" Kata Andra.


"Kita sebagai saksi ya kalian semua dengar kan apa yang di katakan ni bocah" Oceh Riko.


___****___


"Maksud kamu apa ngomong kayak gitu sama bayu?" Tanya Indra saat Andra tengah sendiri.


"Apa kak? " Tanya Andra.


"Kamu tau yanda udah ada jodoh nya kamu nggak bisa gitu aja restui hubungannya bagaimana kalau bayu bukan jodoh yanda. Jangan memperkeruh keadaan dengan omongan kamu itu" Omel Indra.


"Nggak jodoh ya udah kita jodohin aja kak. Nggak usah ribet deh ah" Kata Andra kesal.


"Aneh" Kaga Indra melihat tingkah adiknya.


Saat jam menunjukkan 18.00


"Apa pun yang terjadi nanti jangan pernah menoleh ke belakang. Dan jika kamu sudah menemukan anak itu segera pakaikan kalung ini.satu lagi jangan pernah berteriak untuk memanggil anak itu. Jangan sampai kamu tertangkap oleh mereka" Kata pak Joko memberi arahan pada Bayu.


"Kamu hanya perlu jalan ke depan jangan pernah berbalik ke belakang" Ingat Pak Joko.


"Bagaimana cara menemukan jalan keluar dari sana? " Tanya Bayu.


"Cari la cahaya putih sebab itu la portal masuknya" Jawab Nenek Sinar.

__ADS_1


"Silahkan berbaring di sini" Perintah pak Joko.


Bayu pun mulai berbaring di tempat yang telah di sediakan oleh pak Joko dan nenek Sinar. Pak Joko dan Nenek Sinar pun mulai duduk di sampingnya..


Kemudian membacakan doa-doa. tak lama setelah itu cahaya penjaga yanda pun tiba ada dan menghilang secara tiba-tiba.


"Cahaya itu" Kata Diana kaget.


"Apa?"Tanya Chika dan Riko kompak.


"Penjaga yanda tadi ada di sini tapi hilang" Jawab Diana.


"Gue harus tanya sama pak Joko" Lanjut Diana.


"Loh simpen aja dulu tuh pertanyaan, pak Joko lagi sibuk tuh". Kata Riko.


___****___


"Kita tunggu saja semoga anak itu bisa menemukan anak ibu dan bapak" Kata Pak Joko setelah bayu tak sadarkan diri.


"Pak sebelum Bayu tak sadarkan diri saya melihat cahaya penjaga yanda.Tapi cahaya itu langsung hilang" Kata Diana.


"Cahaya itu mengikuti anak ini. InsyaAllah anak Bapak akan mudah di temukan oleh penjaganya" Jawab Pak Joko.


___****___


"Di mana ini. Aku harus ke mana? "Pikir Bayu.


Bayu pun mulai berjalan menyurusi hutan tersebut. "6 jam aku nggak bisa manggil yanda jadi gimana carinya.Kenapa bulu kuduk ku berdiri semua. Padahal nggak ada orang di sini"pikir Bayu frustasi.


Saat ia tengah berjalan tiba-tiba mendengar percakapan kedua orang di hadapan nya." Di mana anak itu bukan kah saya perintahkan untuk meletakkannya di sini"omel salah satu dari mereka.


"Mungkin saja anak itu sudah sadar kita telusuri saja jejak ini" Ajak pria yang lain.


"Jadi benar yanda di sini. Ini alasan pak Joko tak mengizinkan aku memanggil yanda. Bahaya jika aku tertangkap di sini.Aku harus lebih dulu ke sana dan mengacaukan kan jejak kaki ini agar mereka tak menemukan yanda" Pikir bayu kemudian ia pun berlalu pergi meninggalkan kedua orang tersebut. Bayu pun pergi lebih dulu menyusuri jejak yang di yakini jejak kaki yanda. Saat tiba di gerbang sebuah vila besar "jejak terhenti di sini dan berbalik ada baik nya mengalihkan perhatian mereka di sini" Pikir Bayu.


Bayu pun berjalan di sekitar gerbang membuat jejak jejak kaki baru


"Bagus la cukup membuat mereka bingung.ini jejak yang harus aku cari"Bayu pun kembali berjalan mengikuti jejak kaki tersebut.


"sudah 3 jam aku di sini tapi belum juga menemukan yanda" pikir bayu seraya terus melangkahkan kakinya. .


Bayu pun terus berjalan menyusuri hutan



Tepat pukul 11 malam Bayu pun menemukan yanda.


"Lyanda" panggil Bayu.

__ADS_1


Yanda yang merasa ada yang memanggil namanya pun langsung menoleh ke sumber suara.


"Kak Bayu" kata Yanda senang.


"Kok kakak bisa ada di sini? " tanya Yanda bingung.


belum sempat menjawab pertanyaan yanda tiba,


"Tangkap anak itu" terdengar suara teriakan dari belakang Bayu.


Bayu pun langsung menggenggam tangan yanda dan berlari entah ke mana.


"Aaauuu"Teriak yanda yang terjatuh.


"Kamu nggak kenapa-kenapa? " tanya Bayu


"Ayo naik biar kakak gendong"


Bayu pun berbalik dan bersiap untuk menggendong yanda.


"Tapi kak" kata Yanda penuh keraguan.


"Ayo cepetan kita harus cari tempat aman biar kakak bisa obati luka kamu" perintah Bayu


akhirnya yanda pun menuruti perintah bayu.


"Kita harus ke mana semua gelap. Pak Joko portalnya di mana?" kata bayu seraya terus berlari di kegelapan malam.


"Ikuti burung itu" tunjuk yanda pada seekor burung kecil yang telah menemaninya.


Bayu pun mempercepat langkah kaki nya mengikuti burung kecil yang senantiasa menjadi penunjuk jalan untuk yanda selama ini.


Dan Burung itu pun memasuki sebuah goa.melihat burung itu memasuki goa bayu pun mengikutinya. Kemudian ia pun Menurunkan yanda dari punggung nya.


"Kamu nggak kenapa-kenapa kan? " tanya Bayu khawatir


"Cuma kaki aku aja kayak nya luka deh". Jawab Yanda.


"O iya kamu pakai kalung ini" kata bayu memberikan kalung yang di beri pak Joko.


"Segera obati kaki anak ini atau darah nya akan semakin tercium oleh mereka. Persembunyian kalian pun akan sia-sia" ingat sang burung.


Bayu pun langsung merobek baju yang ia kenakan dan mulai membalut luka di kaki yanda.


Sia-sia darah anak ini sudah tercium oleh mereka" kata sang burung menyadari jika persembunyian mereka sia-sia.


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌

__ADS_1


__ADS_2