
"Siapa yang bisa menjamin keselamatan adik gue sampai besok?"Tanya andra.
"Maaf nak saya pun tak bisa menjamin keselamatan adik anda tapi setidak cara ini bisa menjauh kan kalian dari banyak nya bahaya jika berangkat malam. Kalian jangan biar akan anak itu sendiri terutama kamu jaga dia jika dia di ganggu lagi segera sentuh anak itu Insya Allah anak itu akan sadar.. Dan kamu sebagai kakak nya ada baiknya kamu datangi pak joko minta agar pagari adik kamu"kata Nenek itu menyarankan.
"Iya nek Terima kasih" Jawab Andra sopan.
"Baiklah saya pamit dulu " Kata Nenek.
"Iya nek terimakasih" Jawab Andra Dan teman-temannya.
____****____
Tiba-tiba ponsel Andra berbunyi lagi"
"Duh kenapa sih saat lagi gini nih orang nelpon terus" omel Andra melihat layar ponsel terpampang nama Indra
"Kenapa kak? " Tanya Andra
"Adek mana bunda dari tadi coba telpon tapi nggak pernah di angkat" Omel Bunda .
"Bun Yanda lagi pergi ikut kegiatan bun. Ya HP nya di tenda lah. Nanti kalau udah kelar semua Andra suruh telpon bunda deh" Jawab Andra.
"Kamu jangan bohong ya tadi malam juga gitu" Jawab Bunda kesal.
"Ya tadi malam kayak nya yanda ketiduran deh bun, Aman deh bun ntar aku yang nelpon bunda deh" Kata Andra mencoba meyakinkan sang bunda.
"Awas bohong atau kamu bunda keluarin dari Kartu keluarga" Ancam sang Bunda
"Iya bun iya" Jawab Andra pasrah.
"Nih HP kamu" Kata Dinda memberikan Hp sang anak.
Indra pun langsung mengambil HP tersebut.
"Loh jujur sama kakak ada kejadian apa. Kenapa kamu nggak nelpon bunda dan Yanda sekarang lagi di mana?"Tanya Indra.
"Bunda di mana? Aku nggak mau ngomong kalau masi ada bunda di situ" Jawab Andra pelan.
"Indra pamit ya bun assalamualaikum" pamit indra kemudian pergi keluar rumah.
"Jelasin sekarang.kakak udah di mobil" Kata Indra saat ia telah berada di Mobil.
"Semalam ada kesurupan masal di sini dan yanda jadi sasaran. Saat kakak nelpon semua anak baru aja sadar dan leher yanda ada bekas cekikan anak yang kesurupan mangkanya dia nggak nelpon bunda" Kata Andra mencoba menceritakan semuanya.
"Sekarang keadaan yanda gimana?" Tanya Indra Khawatir.
"Maaf kak sekarang yanda lagi di rawat di ruang UKS" Kata Andra
"Separah apa di cekik sampai sekarang masih di rawat. Kakak bakal ke sana sekarang" Kata Indra khawatir.
"Eh eh jangan di matikan kak. Di cekik nya nggak parah kok kak tapi tadi yanda tenggelam di sungai kak. Terus pas sampai sini mala kesurupan dan terluka" Kata Andra.
__ADS_1
"Ndra yanda udah sadar tuh". kata Wahyu sambil menepuk bahu Andra.
"O iya gue ke sana" Jawab Andra
"Yanda baru aja sadar kak" Kata Andra memberi tahu Pada Indra. .
"Kamu cepat pulang dari sana nggak usah di lanjutin camping nya" Perintah Indra.
"Iya kak besok subuh kita pulang.
Kakak tolong hubungi semua bus ya kak biar berangkat jemput kita"pinta Andra
"Iya. Kalau ada apa-apa cepat hubungi kakak. Jangan kayak gini" Jawab Indra mengingatkan Andra.
"Bukan nggak mau hubungi kakak.tapi ini aja kakak nelpon saat lagi ada masalahnya" Jawab Andra.
"Berhenti jawab Andra. Jaga yanda kamu mau di bunuh bunda kalau terjadi apa-apa sama anak gadis nya? " Kata Indra kesal pada sang adik yang terus menjawab.
"Nggak ada induk harimau yang tega bunuh anak nya kak. Begitu juga Bunda." Jawab Andra
"Bunuh sih nggak potongin Jajan Iya, tarik semua pasilitas kamu bisa. O iya satu lagi Sama keluarin kamu dari Kartu keluarga bisa banget" Kata Indra
" Iya iya tau. Ya udah Bye aku mau lihat keadaan yanda"kata Andra mengakhiri panggilan telepon.
"Punya Bunda kok aneh banget masa anak kayak gue mau di keluarin dari Kartu Keluarga terus gue nyatu ke keluarga siapa dong? " Omel Andra sambil berjalan menuju UKS.
____****____
Saat di UKS
"Nggak kak cuma sedikit pusing" Jawab Yanda pelan.
"Kalian balik ke tenda deh ganti pakaian loh.ntar loh sakit lagi" Kata Riko melihat Chika yang masih basah.
"Iya kak" Jawab Chika.
"Makasih ya chik udah bantu aku". Kata yanda tulus.
"O iya chika boleh minta tolong beresin tas yanda ya soal nya besok subuh kita pulang. Kamu yu tolong umumkan ke semua murid suruh mereka semua beres-beres besok kita pulang"perintah Andra.
"Ok" Jawab chika dan wahyu kompak. Kemudian pergi.
"Chika tunggu kakak juga mau ke tenda juga.kan ada andra yang jaga ntar kalau udah beres kita ke sini deh". Teriak diana pergi meninggalkan yanda
"Iya kak" Jawab yanda lemas.
"Kenapa tiba-tiba pulang kak?" Tanya Yanda penasaran.
"Bahaya di sini" Jawab Andra ketus.
"Tapikan masih ada 1 hari lagi kak" Protes Yanda.
__ADS_1
"Kamu jangan ngeyel jangan banyak tanya. Semua ini demi keselamatan kamu dan kita semua" Jawab Andra mulai emosi.
"I iya kak" Jawab Yanda Takut.
"Dik, Ko, kalian bisa nggak temuin pak joko minta apa yang nenek-nenek tadi bilang" Tanya Andra.
"Kita??? Kan yang di suruh loh ndra" Protes Riko.
"Apa beda nya??kalian aja la" Pinta Andra.
"Ya beda dong ndra loh kakak nya siapa tau ada yang mau dia tanya kita mana bisa jawab. Kalau nemenin loh bisa tapi kalau cuma kita berdua yang ke sana ya nggak nyambung deh kayak nya"kata Diki.
"Kalau gue pergi siapa yang jaga yanda?"tanya Andra.
"Kan ada bayu ndra" Jawab Diki dan Riko kompak.
"Gue nggak izinin nih anak berduaan aja sama yanda" Kata Andra mulai emosi.
"Haduh cemburu nih kayak nya" Kata Riko sambil tersenyum penuh arti.
"Gue nggak bakal ngapa-ngapain adik loh tenang aja" Jawab Bayu santai.
"Tadi aja loh gendong dia" Kata Andra sambil menatap tajam Bayu.
"Ya udah kalian berdua aja yang pergi biar kita yang jaga nih bocil" Saran Diki.
"Kalian yang jaga apa nggak dengar kata nenek tadi? " Kata Andra.
"Ya ela ndra lama-lama loh gue tonjok juga nih. Ribet amat". Omel Riko kesal melihat sikap Andra.
"Ya udah ntar aja pergi tunggu diana sama Chika ke sini" Sambung Diki.
"Makasih ya kak tadi udah bantuin aku" Kata Yanda pada Bayu tulus dan berniat menghentikan perdebatan yang telah dibuat Andra. .
"Iya sama-sama" Jawab Bayu singkat.
"Loh mending ganti baju deh yu. Ntar loh masuk angin lagi".kata Diki mengingatkan.
"Yah ntar tunggu Diana sama chika Aja" Jawab Bayu singkat.
"Ngapain loh sana pergi ntar sakit lagi". Usir Andra.
"Setidaknya kalau ada diana dia tau ada yang bakal ganggu yanda" Kata Bayu malas berdebat.
"Yang ganggu itu loh". Kata Andra ketus.
"Ya ampun ndra lama-lama emosi gue lihat loh . Kalau dia pergi dari sini loh mau nih bocil kesurupan lagi ambil pisau potong tangannya.Kalau ada diana dia kan bisa lihat mereka.Emang loh bisa lihat mereka????" Tanya kata Diki.
"Nih orang cuma bisa emosi. Nggak bisa mikir" Lanjut Riko.
Mendengar perkataan Diki dan Riko membuat Andra pun terdiam.
__ADS_1
__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌
Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌