ISTIMEWA

ISTIMEWA
campur-campur


__ADS_3

"Apa apaan sih nggak jelas" kata bayu meninggal kan ke 4 temannya.


"iYaah ngambek tuh anak". Kata Andra.


____******_____


Bel pulang sekolah pun berbunyi.


Yanda dan Chika pun menuju parkiran. Saat di jalan menuju parkiran tak sengaja mereka bertemu Diana.


"Eh kak Diana tunggu". Teriak Chika.


"Nih anak hobi banget teriak-teriak" Omel Yanda.


"Eh kalian berdua" Saut Diana.


"Kakak jadikan ikut kita? " Tanya Yanda.


"Para cowok mau traktir kita loh kak sayang kalau di lewatkan". Kata chika semangat


"Pokok nya kakak ikut ya. Yuk kita tunggu di mobil aja" chika seraya menarik lengan Diana.


___****____


"Ya ampun tuh Bocil udah nunggu aja! "kata Andra saat melihat yanda tengah menunggunya.


"Kenapa nggak nunggu di dalam aja panas loh" Kata Andra.


"Kunci nya kan sama kakak gimana mau masuk jangan aneh-aneh deh" Jawab yanda kesal.


"Hehe ya udah ayo berangkat nggak usah ngambek,"Ajak Andra.


___****___


Sesampainya di mall


Saat Diana pertama turun dari mobil ia pun terkejut melihat anak kecil yang menatap tajam arah mereka.


"Kenapa kak kok masi berdiri di sini?" Tanya yanda heran


"Ada yang memperhatikan kita?" jawab Diana.


"Siapa?"Tanya Andra heran.


"Anak kecil tapi dia nggak berani deketin kita karena adek kamu ada yang jaga" Kata Diana.


"Ya udah biarkan aja la kan nggak ganggu kita". Kata bayu lalu berlalu pergi meninggalkan mereka.


"Nih anak santai banget deh.


Kalau udah bahaya baru dia panik minta ampun" Omel Riko sambil mengikuti Bayu.


Saat sedang ingin nonton tak sengaja Andra menabrak seorang wanita paruh baya


"Maaf tante nggak sengaja" Kata Andra.


"Kamu anak Lyan Wijaya kan?" Tanya Sindy


"Em iya tante" Jawab Andra santai.


"Ternyata ini targetnya. Tapi dia kan anak ke2 buka anak ketiga dari Wijaya group. Lebih baik saya cari info tentang adik nya." Kata Sindy dalam hatinya.

__ADS_1


"Kamu kesini sama siapa?" Tanya sindy.


"Sama temen-temen kok tante". Jawab yanda spontan tak ingin kakak nya jujur siapa dia.


"O iya adik kamu sekarang umur berapa? "tanya Sindy


"La nih orang... "Kalimat Riko pun terputus karena yanda menginjak kakinya


"Ahh gila lo sakit tau." Teriak Riko.


"Kalian berdua ngapain?" Tanya Wahyu heran.


"Kaki gue ke injak ama nih bocil kan tante ini nanya gue cuma mau nunjuk adik nya Andra di mana". Kata Riko menjelaskan


"Emang adik nya ada di sini nak?"Tanya Sindy semangat.


"Ya nggak ada dong tante kan adik nih orang masi 15 tahun masi SMP dong tante ya masi tinggal sama oma nya lah" Kata Yanda berbohong.


"Bukan nya oma kalian sudah meninggal ya nak?"Tanya Sindy lagi.


"Iya emang udah meninggal tapi masih di sana dong tante mau pindah tanggung tante."Jawab yanda.


Teman-temannya pun hanya terdiam Heran mendengar jawaban yanda.


Andra yang mengerti pasti yanda yang mendengar hati/pikiran wanita itu pun langsung menjelaskan pada wanita itu.


"He iya tante adik saya belum 15 tahun masi di sana kok. O iya nama tante siapa? ?"Tanya Andra mencoba menyelidiki wanita itu.


"Eh kamu nggak perlu tau la nak nama tante." Jawab wanita itu gugup


"Ya harus tau dong tante biar nanti ayah atau bunda nanya bisa aku jawab nama tante. Ayah sama bunda pasti kenal kan sama tante?"tanya Andra.


Merasa sudah tak aman dan tak bisa banyak menggali informasi wanita itu pun pura-pura mengangkat telpon.


"Eh bocil loh anak Wijaya group apa bukan sih.nggak mengakui banget loh malah bohong. Orang lain ngaku-ngaku jadi loh sedangkan kan loh mala bohong aneh". Kata Riko geleng-geleng melihat sikap yanda.


"hehe"kata Yanda hanya tersenyum.


"Ya udah yuk masuk tuh tiket udah di beli kan." Ajak andra.


Teman-temannya pun mulai memasuki bioskop.


"Hei tunggu"kata andra seraya menarik lengan sang adik saat semua teman-temannya telah masuk lebih dulu.


"Kamu jujur sama kakak kenapa kamu bohong sama tante-tante itu?"Tanya Andra penuh selidik.


"Dia jahat."Jawab Yanda Santai.


Niat hati ingin menjelaskan tapi mala terhenti karena teriakkan dari Riko.


"Hei kalian berdua jadi nonton nggak?"Teriak Riko saat melihat kedua kakak beradik itu tetap berdiri di pintu masuk.


"Kamu hutang penjelasan sama kakak" Kata Andra menatap Yanda.


"Iya nanti di rumah di jelaskan" Jawab Yanda pasrah


Selama nonton Diana pun terus di penuhi rasa gelisah karena banyak yang terus memperhatikan dan ingin minta tolong pada nya.. "Jujur nggak betah lama-lama tapi kalau keluar yang ada mereka nyamperin aku"Kata diana dalam hatinya.


____****____


Saat mereka keluar bioskop Diki pun mengajak teman-temannya makan

__ADS_1


"Makan yuk?" Ajak Diki


"Ayo"jawab Andra dan Riko kompak.


"Tapi kan kita mau beli perlengkapan buat besok kak." Tolak yanda.


"Kan bisa ntar dek. Sekarang kita makan dulu ya"ajak Andra.


"Nggak lapar" jawab yanda jutek.


"Ya udah kita ke sana ya nanti kamu susul aja ke sana kalau sudah selesai" Kata Andra.


"He iya kak kita ke sana bentar ya. Kalau sudah beres ntar kami samperin kakak deh. Bye kakak ku yang ganteng". Kata yanda seraya pergi meninggalkan Andra dan yang lain.


Seperti yang ia katakan saat telah selesai dengan semua belanjaannya Yanda, chika dan Diana pun menghampiri Andra dan teman-temannya.


"Hay" kak sapa yanda.


"Buset banyak banget. Yakin semua ini yang kalian butuhkan untuk camping". Tanya Riko penasaran melihat semua belanjaan mereka.


"Kalian beli apa borong sih? "tanya Diki heran.


"Gue rasa semua toko yg mereka masukin pasti sekarang pada kosong soalnya toko nya udah pindah kesini" sambung wahyu.


"Apaan sih kita cuma beli seperempat dari isi toko kok" Jawab Chika


Mendengar jawaban itu kompak membuat para pria langsung tepuk jidat.


___****____


Setelah selesai makan mereka pun pulang.


Sepanjang perjalanan mereka selalu di ikuti hantu yan menyambut kedatangan mereka di mall.


"Gila tuh hantu ngapain ikut pulang." Tanya diana dalam hati.


"Kenapa kak ?hantu yang tadi ngikutin kita Ya?" Tanya Yanda.


"Kok Yanda bisa Tau."Pikir Diana.


..."Jgn mengada-ngada deh dek nggak ada hantu di sini jawab Andra". Malas berurusan sama hal-hal yang tak kasat mata...


"Ada kok Tanya aja sama kak Diana. Iya kan kak?"Kata Yanda


"Iya hantu yang tadi ngikutin kita" Jawab Diana.


"Penjaga Yanda ada jadi nggak mungkin"bantah Andra


"Kalau di mobil ini emang nggak ada tapi aura nya ngikutin kita". Kata Diana.


"Bisa nggak si sehari nggak usah bahas hantu-hantu. Kata Andra kesal


***pada nungguin ya kelanjutannya.


maaf la author belakangan ini rada-rada sibuk.


pengumuman aja mulai besok kita coba rajin upload lagi dan di jamin ceritanya makin seru🀭🀭🀭🀭


jangan lupa !!!!


untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ

__ADS_1


Terimakasih πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œ


__ADS_2