ISTIMEWA

ISTIMEWA
Bertemu Anna lagi


__ADS_3

" Udah sampai dek kok mala nyaman duduk di sini". Ayo dong entar kakak telat loh.


"Bentar kak." Seraya mencari keberadaan Chika dan Diana.


"Kamu lagi nunggu siapa sih? " Tanya Indra heran.


"Bukan siapa-siapa kak" Jawab yanda ingin mengulur waktu.


"Kalau nggak ada ayo turun kakak mau kerja dek" Pinta Indra.


"Bentar kak nunggu chika sama kak diana dulu kak"jawab Yanda.


"Tunggu di luar aja kan Bisa dek" Kata Indra.


"Bentar kak" Jawab Yanda tetap duduk santai.


"Ya ampun nih anak ayo turun kakak mau kerja" Kata Indra mulai kesal.


"Bukain pintunya" Pinta Yanda manja.


"Apa an si dek" Kata Indra kesal melihat tingkah sangat adik.


"Kalau nggak mau ya udah biar aja kakak telat"jawab Yanda santai.


"Iya iya" Jawab Indra mengambil napas panjang lalu keluar membukakan pintu mobil agar yanda bisa keluar dari mobilnya.


Dan Karena yanda telah melihat Diana dan Chika berjalan ke arahnya akhirnya dia pun turun dan memanggil kedua sahabatnya itu.


Yanda pun melambaikan tangan nya. Chika dan diana yang melihat yanda pun langsung menghampirinya.


"Makasih ya kak." Kata Yanda


"Iya" Jawab Indra singkat.


"Pagi kak" sapa Chika dan Diana pada Indra.


Saat diana melihat arah Indra sontak ia pun terkejut.


"Astaghfirullah" kata diana keceplosan.


"Kenapa kak" tanya chika dan yanda kompak.


"Nggak papa" Jawab Diana gugup


"Ya udah kakak berangkat kerja ya pulang sendiri jangan minta jemput sama kakak soalnya kakak hari ini sibuk " Kata Indra pamit pada sangat adik.


"Iya" jawab yanda cemberut.


Setelah pamit Indra pun pergi meninggalkan mereka yang masih berdiri di parkiran.


"Ngapain loh lihat kakak gue langsung astagfirullah kayak lihat hantu aja"kata Andra yang menghampiri yanda dan temannya


"Nggak ada apa-apa" Jawab Diana cuek.


"Aneh". Sambung Riko.

__ADS_1


"Kakak jujur kakak lihat apa?" Tanya Yanda penuh selidik


"Nggak ada apa-apa kok beneran" Jawab Diana


"Kakak bohong kakak pasti lihat sesuatu kan. Dari tadi aku merasa kayak di ikutin kak" Kata yanda memancing Diana agar mulai bercerita.


"Bukan nya kamu emang ada yang ikutin nda"kata Diki.


"Bukan.dia nggak ngikutin kamu tapi dia ngikutin kak Indra". Kata diana mulai mengatakan yang sebenarnya.


"Mana penjaga kamu kok nggak ada" kata Diana memperhatikan yanda dari ujung kaki sampai kepala.


"Bahaya.. 2 kali penjaga kamu nggak ada pasti akan terjadi sesuatu sama kamu"?Kata Diana khawatir.


"Aku nggak peduli sama diri aku kak yang terpenting apa yang ngikutin kak Indra apa kah bahaya untuk kak Indra?" Tanya yanda.


Diana yang mendapat pertanyaan itupun langsung menoleh arah mobil Indra yang mulai keluar dari pekarangan sekolah. Diana yang melihat itu pun langsung tersenyum.


"Tuh kan aneh tadi panik banget sekarang mala senyum" Kata riko.


"Yang ngikutin kakak kamu bahaya nda tapi kakak kamu nggak papa kok soal nya penjaga kamu yang bakal Jaga dia. Soalnya aku lihat cahaya itu ada di mobil kak Indra berarti dia jaga kakak kamu." Kata Diana


"Alhamdulillah kalau gitu" Jawab yanda lega.


"Bisa nggak kamu mikir keselamatan kamu dulu baru mikir keselamatan orang lain. Penjaga kamu nggak ada tapi kamu nggak khawatir sama sekali. Gimana kalau terjadi sesuatu sama kamu?" Kata Bayu.


Teman-teman nya yang mendengar perkataan panjang dari Bayu pun hanya menatap penuh tanya pada pria dingin yang mulai banyak bicara itu.


"Loh hitung nggak ko berapa kata yang udah keluar dari mulut Bayu?"Tanya wahyu heran.


"Hitung deh kayak nya kurang lebih 30 kata deh" Kata Riko.


"Apa an sih". Kata Bayu ketus.


"Abis loh ngomong panjang kayak gitu jarang.jadi aneh kita dengar nya". Kata Andra.


Mendengar ucapan Andra Sontak semua pun langsung tertawa.


"Apa yang lucu perasaan kak Bayu sering kok ngomong panjang tapi ekspresi nya aja yang tetap dingin". Kata yanda polos.


Mendengar ucapan yanda kembali membuat mereka tertawa.


"Adik lo jujur banget ndra" kata riko sambil tertawa.


"Sebelum kamu khawatir keadaan orang lain harusnya mikir dulu keadaan kamu."Kata Bayu pada yanda lalu berlalu pergi meninggalkan mereka.


"Ya ngambek". Kata Diki.


"Kak tunggu" kata yanda mengejar Bayu.


Yang lain pun ikut mengejar mereka berdua.


Saat yanda telah berhasil mengejar Bayu ia pun menggenggam tangan Bayu menahan agar berhenti.


"Kakak kenapa marah?" Tanya Yanda heran

__ADS_1


Namun Bayu hanya diam.


"Makasih udah khawatir sama yanda" Kata yanda tulus.


Mendengar ucapan itu Bayu pun hanya menganggukkan kepala.


"Maaf apa kalian ada tempat untuk bicara soalnya ada yang mau anna sampaikan."Kata diana saat telah di samping yanda.


"Tapi kan bentar lagi bel kak" Kata Yanda.


"Kita ke ruang OSIS aja. Bel bentar lagi tapi pelajaran pertama sampai jam ke 3 kosong soalnya guru-guru mau rapat soal kemah 3 hari lagi". Jawab wahyu.


"Kemah kok kakak nggak ngomong sama adek??" Tanya Yanda menatap tajam Andra.


"Kan adek baru hari ini sekolah. Emang tuh hantu mau ngomong apa sih?tanya Andra.


"Nggak tau tapi ada hubungannya sama keluarga kalian" Jawab Diana .


"Ya udah ngomong di sini aja" Kata Andra ketus.


"Mau di kira gila sama anak-anak lain?"Tanya Diana.


"Nggak ayo kita keruang OSIS aja". Ajak riko.


" Eee Bentar deh berarti sekarang ada anna ya?" Tanya riko menghentikan langkah kakinya.


"Iya ada tuh di samping loh. " Jawab Diana santai.


"Astaga pindah-pindah jangan dekat gue dekat Bayu aja soalnya dia dingin udah kayak mayat". Kata Riko bersembunyi di belakang Andra.


"Idih apa-apaan buat malu aja deh punya temen penakut kayaK gini" Kata Andra Jijik melihat kelakuan sahabatnya itu.


Sesampai mereka di ruang OSIS bertepatan dengan bel masuk. Ternyata Benar yang di katakan wahyu guru pun mengumumkan jam kosong sampai jam ke 3 semua murid diharapkan mengerjakan tugas yang telah guru berikan.


Mereka pun terdiam mendengarkan pengumuman yang di berikan.


Saat pengumuman selesai Andra pun langsung bertanya yang ingin Diana sampaikan.


"Sekarang loh bilang apa yang ingin loh sampaikan ke kita?" Tanya Andra


"Bukan aku tapi dia." Kata Diana menunjuk ke arah anna.


"Bisa kah kamu membantuku agar mereka bisa melihat ku". Tanya Anna.


"Baik la". Kata Diana " Kalian siap-siap ya"kata diana mulai meminta teman-temannya menggenggam tangannya.


"Tutup mata kalian". Perintah diana.


Mereka semua pun menuruti perintah diana tak lama setelah itu diana pun meminta teman-temannya membuka mata.


"Kali ini kamu nggak semenyeramkan pas pertama bertemu ya" kata riko saat membuka mata dan bisa melihat anna.


"Apa yang ingin kamu sampaikan?"Tanya Andra to the point.


"Ini tentang kakak kalian berdua"kata anna seraya menunjuk Andra dan Yanda .

__ADS_1


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2