ISTIMEWA

ISTIMEWA
Kemarahan Andra


__ADS_3

"Aneh aku juga aneh apa yang sebenarnya terjadi Yang aku perhatikan jika cahaya itu ada semua tak ada yang berani mendekat tapi jika cahaya itu nggak ada baru ada yang berani mendekat. Apa itu penjaga yanda." Kata Diana dalam hati.


Yanda yang mendengar pun hanya terdiam. Sejujurnya dia sendiri bingung apa yang sebenarnya terjadi


___***___


Tak terasa sudah seminggu yanda di rumah sakit akhir nya dokter pun sudah mengizinkannya untuk pulang.


Dalam seminggu ini pun teman-temannya tak pernah absen menjenguk dia.


Namun selama seminggu itu pun diana tak pernah bertemu dengan hantu anak kecil yang ia temui di ruangan Yanda.


__****___


Saat makan malam telah usai Lyan pun meminta semua anggota keluarga berkumpul di ruang keluarga.


"Habis makan ayah tunggu di ruang keluarga ya. Ada yang mau ayah sampaikan." Kata Lyan pamit meninggalkan ruang makan.


"Ayah mau ngomong apa ya kok kayaknya penting banget?" Tanya Andra.


Karena tak mendapatkan jawaban akhirnya andra pun menyenggol lengan Indra yang di samping nya.


"Hei kak tau nggak ayah mau ngomong apa? Muka ayah tuh serius banget tau nggak." Kata Andra.


"Mana aku tau kepo banget sih. tinggal tunggu aja atau kamu buruan aja susul ayah."Jawab Indra ketus.


"Dih punya kakak kok gini amat". Cibir Indra.


Setelah mereka selesai pun akhir nya mereka menyusul keberadaan Lyan di ruang keluarga.


Saat semua sudah duduk di kursi Lyan pun langsung memulai pembicaraan.


"Ada yang mau ayah sampaikan terutama untuk kamu ndra".kata Lyan


"Ada apa yah. "kata indra dan Andra kompak.


"La kok kakak juga bukan nya ayah bilang nama aku tadi ya? ". Tanya Andra pada Indra.


"Ayah gimana sih uda tau anak 2 2 ndra semua tapi manggil cuma ndra aja". Kata Dinda.


"He iya bun sorry." Kata Lyan sambil tersenyum.

__ADS_1


"Ayah mau ngomong sama andra.


Ayah minta kakak setuju ya kalau adek kelas 2 nanti ikut kelas akselerasi lagi ya biar bisa bareng-bareng lulusnya sama kamu" Kata Lyan


"Kenapa yah?" Tanya Andra bingung.


"Biar adik ada yang jaga kalau nanti kamu lulus siapa yang jaga adik kamu.? Kata Lyan


"Tapi yah jangan gitu dong masa iya Yanda SMA cuma 2 tahun. ayah nggak Bisa gitu dong." Protes Andra.


"Ayah cuma pentingkan keinginan ayah aja. Ayah udah melewatkan masa SMA Yanda yah kalau gitu" Lanjut Andra.


"Iya yah biar aja yanda SMA nggak usah akselerasi lagi yah biar dia menikmati masa SMA nya. Lagian Yanda juga kan nggak perlu cepat-cepat lulus yah". Kata Indra seolah mengerti apa yang di rasakan Andra.


"Bukan gitu nak tapi kita nggak tau apa yang akan terjadi, ini aja adik kamu udah 2x dalam bahaya. Gimana kalau kelas 3 nanti nggak ada yang jaga dia?"tanya Lyan.


"Tapi nggak gitu juga kan yah. Ayah bisa kan pindah adik aja lagi tanpa harus akselerasi yah". Kata Andra Mulai kesal.


"Mau pindahkan adik kamu sekarang juga percuma mungkin sekarang mata-mata sudah di mana-mana. membiarkan adik kamu sendirian sama saja dengan memberi umpan bagi mereka." Kata Lyan.


"Tapi ya aku nggak setuju ini aja aku udah ngalah loh 1 sekolah padahal orang-orang pada aneh jarak kami beda berapa tahun ya tapi mala adik kelas aku sekarang.Gimana kalau kelas 3 nanti 1 kelas lagi. Orang-orang bakal ngomong apa yah? masa iya putra ke 2 Wijaya grup lulus bareng adik nya yang selisih 2 tahun."Kata Andra emosi.


"Ini demi ke baikan adik kamu ndra" kata bunda mencoba meluluhkan emosi putranya.


"Tapi nak ini demi kebaikan kamu." Kata Lyan


"Ya kebaikan yanda dengan mempermalukan aku yah". Kata Andra memotong perkataan Lyan kemudian pergi meninggal kan keluarganya.


"Kakak mau kemana?" Teriak yanda.


Saat Lyan mencoba mengejar Andra yang tengah emosi Indra pun mencegah ayah nya.


"Sudah la yah Andra pasti ke apartemen nya kok. dia butuh waktu yah" kata Indra.


"Sudah kalian istirahat aja dulu yanda juga balik ke kamar ya istirahat kan masih belum sehat." Perintah Dinda pada ke dua anak nya.


"Iya bun besok yanda bole sekolah kan?" Tanya yanda


"Iya boleh tapi jangan kecapean ya.! " Jawab Dinda.


"Siap bunda"jawab Yanda semangat.

__ADS_1


___****____


Andra yang merasa marah akan keputusan kedua orang tua nya pun memutuskan untuk tidak kembali ke rumah ia lebih memilih tidur di apartemen miliknya.


____*****_____


Pagi hari saat yanda memasuki ruang makan ia pun mencari Andra. Sepi rasanya sarapan tanpa ada celotehan dari Andra.


"Bun kakak nggak pulang ya?" Tanya Yanda seraya menatap kursi biasa yang Andra duduki.


"Iya nak. kakak kamu mungkin masih marah sama ayah." Jawab Dinda.


"Anak sekarang pada nggak ngerti orang tua. Mementingkan keinginan sendiri tanpa tahu mana yang benar dan salah" Omel Lyan.


"Adik berangkat bareng kakak aja ya." Tawar Indra berniat mengalihkan pembicaraan menghentikan omelan ayahnya.


"Iya kak" jawab yanda singkat.


Saat di perjalanan Yanda pun mengajak Indra ngobrol.


"Kak Andra emang biasa nggak pulang atau gimana kak?" Tanya yanda


"Nggak kok dia kayak gitu kalau lagi ngambek aja. Tapi cuma sehari biasanya." Jawab Indra.


"Maafin aku ya kak" kata yanda sambil menunduk ia merasa semua karena dia.


"Sudah la bukan salah kamu kok Andra nya aja yang masi emosi. Tuh bocah emang kayak gitu ntar juga datang lagi malah lebih cerewet dari sebelumnya".


Kata Indra mencoba menghibur sang adik.


"Udah gih turun udah sampai nih. Apa mau ikut kakak ke kantor." Tanya Indra.


"Nggak kok Yanda sekolah aja. Udah ketinggalan pelajaran kan udah seminggu nggak masuk"jawab Yanda seraya turun dari mobil Indra.


Yanda pun turun dari mobil dan berjalan menuju kelas. Melewati jalan yang seminggu ini tak ia lewati. "Rasa seperti anak baru lagi nih" pikir Yanda sambil terus berjalan


Sepanjang jalan menuju kelas yanda mendengar semua perkataan murid. Namun ia mendengar 1 suara aneh. Suara hati yang belum pernah ia dengar selama sekolah di sini ia pun langsung berhenti dan mencari sumber suara.


"Aneh tidak ada suara itu lagi. Itu tadi siapa? Suara itu belum pernah aku dengar.Apa ada anak baru selama aku nggak sekolah" Kata Yanda dalam hati seraya terus mencari sumber suara itu.


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌

__ADS_1


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2