ISTIMEWA

ISTIMEWA
Andra


__ADS_3

Perlahan sebagian anak-anak itu pun mulai tersadar.



Saat akan menyadarkan anak terakhir yang terkena kesurupan mereka mengalami kesulitan karena jin tersebut tak mau keluar dari anak itu.


"Keluar la dari anak ini"pinta pak Joko


"Tidak" Bentak anak itu.


"Apa kamu raja dari mereka sehingga yang lain pergi tapi kamu masih saja berada dalam anak ini? "Tanya Pak Joko.


"Bukan saya hanya pesuruh tapi saya tak akan pergi sebelum kalian menyerahkan anak itu". Jawab anak tersebut sambil menunjuk arah Yanda


"Kamu bangsa lain. pergi la jangan mengganggu mereka. Mereka hanya ingin belajar di sini bukan mengganggu kalian" Jawab pak Joko.


"TIDAK kami tidak akan pergi sebelum anak itu mengikuti kami" Bentak anak itu..


Pak Joko pun langsung membacakan doa-doa agar jin tersebut keluar dari tubuh siswi tersebut.


"Hentikan hentikan" teriak siswi tersebut sambil menendang Diki yang memegang kakinya.


"Aduh" teriak Diki


Perlahan anak itu pun melemah dan tak sadarkan diri.


____****____


Guru pembimbing pun mulai menghampiri pak Joko yang telah menolong murid-muridnya.


"Terima kasih pak atas bantuannya kalau boleh tau nama Bapak siapa?" Tanya sang guru.


"Perkenalkan nama saya joko" Jawab Pak Joko santai.


"Sekali lagi saya ucapkan Terima kasih atas bantuan Bapak" Kata Guru tersebut.


"Kalau bole saya ingin bicara dengan anak itu"kata Pak Joko menunjuk Yanda.


"Baik pak silahkan ikut saya biar nanti saya suruh murid lain yang menyampaikan pesan Bapak" Ajak Guru pembimbing


"Baik." Jawab Pak Joko.


____****____


"Kamu kok nggak lari sih tadi.?kan jadi gini"omel Andra.


"Kita juga mau lari kak tapi tiba-tiba aja yanda di cekik gitu" Kata Chika membela Yanda.


"Udah nih obat pasangin" Kata bayu memberikan salep yang telah ia ambil di ruang UKS.


"Gila tenaga anak-anak yang lagi kesurupan luar biasa ya masa iya cewek tapi nendang lebih dari bayu". Omel Diki mengingat sakit saat ia di tendang anak yang terakhir tadi.


"Loh juga ngapain mau aja, di tendang"Kata Riko.


"Siapa yang mau dodol.gue kalau tau bakal di tendang juga bakal lari." Jawab Diki kesal.

__ADS_1


"Kalian bisa diem gak" Omel andra


Tiba-tiba ponsel Andra berbunyi.


"Nih lagi. Orang lagi gini mala nelpon". Omel Andra melihat layar ponsel terpampang nama Indra.


"Kenapa kak? "Tanya Andra.


"Adek mana bunda kangen tau nggak" Jawab dinda yang tiba-tiba merebut handphone dari tangan Indra.


"Bun ntar kakak telpon lagi ya. Soal nya lagi sibuk banget nih". Kata andra langsung memutuskan panggilan.


"Cari masalah biarin bunda lihat anak gadis nya habis di cekik bisa-bis gue jadi gelandangan." Kata Andra dalam hati.


"Nggak usah nelpon dulu kak.ada masalah di sini tolong jangan sampai bunda tau. Atau kita semua bakal kena omel. Kalau udah kelar nanti aku telpon" Andra pun mengirim pesan ke Indra.


"Kenapa kak? Tanya Yanda


"Bunda mau cek keadaan kita. Udah la ntar di telpon sekarang fokus ke keadaan kamu." Kata Andra sambil mengelus kepala sang adik


____****____


"Maaf kak pak Joko mau ketemu sama Yanda.di tunggu di ruang guru." Kata siswi tersebut.


"Ada apa? " Tanya andra.


"Nggak tau kak cuma di perintah nyampai kan pesan itu" Kata anak itu pun pamit pergi.


"Ya udah ayo kakak anterin."Ajak Andra.


"Aku bisa sendiri kok kak" Tolak Yanda.


"Iya iya deh" Jawab Yanda pasrah.


"Assalamualaikum" kata yanda dan Andra sambil mengetuk pintu.


"Wa'alaikumsalam silakan masuk" Terdengar jawaban dari dalam


" Pak apa bole saya bicara 4 mata sama anak ini? "Pamit pak joko.


"Nggak bole kalau mau ngomong sama dia harus ada saya" Jawab Andra kesal.


"Dasar anak sekarang kalau udah cinta bawaannya kurang waras". Kata pak joko tersenyum melihat tingkah Andra.


"Ada yang mau saya tanya sama anak ini menyangkut para hantu yang mengincar dia. Saya tidak akan macam-macam sama dia nak" Lanjut pak Joko.


"Maaf Pak dia kakak anak ini jadi saya rasa dia juga harus tau. Jika bapak tak ingin orang lain tau baik saya akan meninggalkan kalian bertiga" Kata guru tersebut kemudian pergi meninggalkan ke tiga orang tersebut.


"Oh jadi kalian kakak adik? " Tanya pak joko


"Iya dia adik kandung saya. pewaris ke tiga Wijaya group. Jadi apa yang menyangkut dia saya juga harus tau" Kata Andra menjelaskan.


"Maaf nak apa kamu seorang indigo?Bisa melihat mereka.? " Tanya pak Joko


"Bukan Pak" Jawab Yanda jujur.

__ADS_1


"Terus kenapa mereka mengincar anak ini.?" Pikir Pak joko.


"Apa bole saya lihat telapak tangan kamu"pinta Pak joko ingin memastikan.


Yanda pun menyodor kak telapak tangan nya.


"Bukan dia tapi kenapa mereka mengincar anak ini.Bahkan penjaga nya pun nggak ada. Mungkin ia bukan anak yang dimaksud itu"pikir Pak Joko.


"Kenapa Pak? " Tanya Yanda bingung


"Bukan mungkin salah orang" Jawab Pak Joko.


"Maksud Bapak? " Tanya Andra bingung


"Bukan apa-apa jaga adik kamu jangan sampai dia sendirian.takut nya terjadi apa-apa sama dia" Kata pak Joko mengingatkan


"Cuma itu aneh banget" Kata Andra pelan


"Ya udah saya pamit terimakasih atas waktunya" Pamit pak Joko kemudian pergi.


____*****___


"Aneh tuh orang"kata Andra saat pak Joko pergi.


"Nggak aneh kak cuma di kayak lagi nyari orang gitu. Dia kira adek ternyata bukan" kata yanda yang mengetahui apa yang ada di pikirkan pak Joko.


"Kamu yakin nggak kenapa-kenapa?


Atau kita pulang aja gimana?kakak nggak mau kamu kenapa-kenapa loh" Tanya Andra.


"Apa an sih kak. Masih sehat kok nggak kenapa-kenapa juga"jawab Yanda.


"Kamu mau ngomong sama bunda? Tadi bunda nyariin kamu loh" Kata Andra.


"Nggak ah ntar bunda lihat leher merah gini yang ada bunda panik. Kalau bunda telpon lagi bilangin aja adek udah tidur" Jawab Yanda tak ingin orang tua nya khawatir.


____*****____


"Hei yanda loh nggak apa-apa kan?" Tanya chika saat Yanda tiba di tenda.


"Nggak apa-apa kok" Jawab Yanda Santai.


"Ndra gue boleh nggak nyatu ke tenda nya yanda sama chika" Pinta Diana.


"Kenapa loh takut. ?" Tanya Diki.


"Masa iya nih anak takut. Udah makanan harian kali lihat yang gituan" Kata Riko tak percaya.


Diana pun menarik lengan Andra sedikit menjauh dari teman temannya.


"Perasaan gue nggak enak dari kejadian tadi penjaga yanda belum juga balik.gue cuma takut terjadi apa-apa sama dia" Kata Diana.


"Ya udah iya loh boleh 1 tenda sama mereka urusan yang lain biar gue yang urus. Kalau terjadi apa-apa loh cepat hubungi gue" Perintah Andra kemudian kembali bergabung dengan teman-temannya.


"Ya udah kita balik ke tenda acara malam ini sampai di sini aja soalnya banyak murid yang kelelahan gara-gara tadi" Ajak Andra.

__ADS_1


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2