ISTIMEWA

ISTIMEWA
Tara 3


__ADS_3

"Nggak.kak Diana sendiri aja yang lihat dia kita males". Kata Chika


"Iya deh iya" Jawab Diana pasrah.


"Ya udah ayo berangkat" Ajak Andra


8orang itu pun berangkat ke alamat yang di tuju sesuai dengan perintah sang hantu yang telah mereka temui.


Begitu sampai di rumah itu mereka pun di sambut oleh kerumunan ibu-ibu.


"Ada perlu apa ya adik-adik ini? "tanya salah satu ibu.


"Maaf Bu bisa bertemu dengan keluarga almarhum" tanya bayu sopan.


"Bisa mari masuk nak. Kalau boleh tau ada perlu apa ya dik?"Tanya wanita tua itu.


"Kita teman almarhum mbah bisa bicara dengan orang tua Almarhum soalnya ada pesan dari almarhum yang ingin kita sampaikan". Pamit Andra.


"Silahkan duduk nak biar ibu panggilkan sebentar". Pamit ibu itu lalu pergi meninggalkan ke 8 anak SMA yang kini tengah bingung apa yang harus mereka sampaikan kepada orang tua almarhum.


Tak lama menunggu akhirnya datang seorang wanita tua yang mata sembab mungkin menangisi kepergian sang anak.


"Maaf menunggu kalian teman anak saya? Tapi dia tidak pernah cerita kalau punya teman anak SMA". Kata ibu itu heran melihat seragam yang ke 8 anak itu kenakan.


"Kita juga baru kenal buk sama anak ibu. Perkenalkan nama saya Bayu. Dan ini teman-teman saya


Ini Lyandra, wahyu, Diki, Riko,Lyanda, Chika, dan Diana" Kata Bayu memperkenalkan diri mereka.


"Salam kenal tante"kata ke 7 orang yang telah di perkenalkan oleh Bayu.


"Silahkan diminum nak". Kata ibu mempersilahkan mereka meminum minuman yang telah di siap kan.


"Kami turut berduka cita atas meninggalnya kak Tara bu. Semoga almarhum bisa tenang di sana semoga amal ibadahnya di Terima". Kata Diana.


"Gimana mau tenang orang dia masi gentayangan gitu "sambung Riko.


"Maksud kamu apa nak?"Tanya ibu itu kerkejut dengan ucapan Riko.


"Nggak papa kok buk teman saya satu ini emang agak kurang sopan buk". Kata Andra menutup mulut Riko.

__ADS_1


"Kalau boleh tau adik-adik ini ada perlu apa ya. Tadi saya dengar katanya ada pesan yang ingin kalian sampai kan?"Tanya ibu Tara.


"Maaf sebelumnya tante kita juga bingung mau ngomong apa". Kata Diana kemudian terdiam.


"Udah loh aja yang ngomong" kata Diki pada Andra.


"Nggak tau gimana ngomongnya".Jawab Andra bingung.


"Maaf sebelumnya kak Tara berpesan ia minta kami untuk ambilkan kotak di laci kamar nya yang kami juga nggak tau apa tapi ia minta kami berikan kotak itu untuk pacar nya" Kata Bayu


"Ternyata dia masi ada hubungan sama wanita itu" Kata ibu Tara seraya mulai menitihkan air mata nya.


"Maaf tante kalau buat tante sedih" kata Chika.


"Dia sangat menyayangi pacarnya tapi kedua orang tua pacarnya tak merestui hubungan nya. Tante bahkan sudah melamar wanita itu tapi lamaran tante di tolak oleh keluarganya. Karena keluarga tante nggak selevel sama dia.


Tak di sangka ia masi berhubungan sama wanita itu. Mereka bahkan sudah pacaran hampir 7tahun tapi harus berakhir seperti ini" Kata ibu tara sambil menangis.


"Kak tara juga tak ingin tante terus bersedih seperti ini. Ia minta maaf belum bisa membahagiakan tante sampai akhir hidupnya ia masi sering membuat tante sedih" Kata Diana menyampaikan apa yang dikatakan Tara.


"Dia anak baik dia nggak pernah buat tante sedih dan susah". Kata ibu tara.


"Bisa kita lihat kamar kak Tara tante? "tanya Bayu.


"Kamar ini masi sama seperti sebelum ia pergi meninggalkan tante. Nggak terasa dia udah nggak akan ke kamar ini lagi". Kata ibu tara yang masi menangis mengenang kepergian anaknya.


"Bole saya buka lacinya tante? "tanya Bayu.


"Nih anak to the point banget deh". Kata Riko kesal melihat sikap Bayu.


"Ia silahkan nak" Jawab ibu Tara.


"Mungkin kotak ini maksud nya". Kata Bayu sambil memegang kotak merah kecil di tangannya.


"O iya tante kata kak Tara di laci paling bawah ada buku tabungan serta atm pin nya tanggal lahir kak tara uang di dalam ATM itu untuk tante semua karena itu tabungan untuk pernikahannya sama kak ayu tapi takdir berkata lain. Uang itu bisa tante pergunakan untuk keperluan adik-adiknya"kata Diana menyampaikan pesan Tara.


"Perasaan tuh hantu nggak pernah ngomong gitu deh?"Kata Riko penasaran.


"Maksud kalian apa?" Kata ibu Tara.

__ADS_1


"Maaf tante."kata Riko gugup.


"Saya tau kalian menyembunyikan sesuatu dari saya. Semasa anak saya hidup dia nggak pernah cerita tentang kalian. Tara anak yang terbuka sama tante. Siapa kalian sebenarnya? " Tanya ibu Tara karena bingung akan siapa mereka sebenarnya.


Mendengar perkataan sang ibu membuat mereka pun terdiam bingung harus bagaimana menjelaskan nya.


"Loh sih kok ngomong gitu jadi gimana nih?"tanya Andra pada Diana.


"Habis tuh hantu minta di sampaikan gitu gue kan cuma menyampaikan aja" Jawab Diana pasrah.


"Hantunya nggak pernah ngomong gitu kita semua nggak ada yang dengar"kata Andra.


"Beneran hantunya yang minta gue ngomong gitu barusan itu hantunya di samping ibu itu" Kata Diana melihat arah ibu Tara. .


"Apa" kata mereka kompak.


"Kenapa nak. Bukan nya mendapatkan jawaban tapi kalian mala asik ngobrol". Kata ibu tara aneh dengan ke8 anak SMA yang tengah berada di depannya.


"Maaf tante" kata yanda.


"Tante bole duduk di sini ada yang mau kita sampaikan"kata yanda meminta ibu itu untuk duduk dengannya di tepi ranjang


Mendengar perkataan yanda ibu tara pun menuruti dan mulai meminta penjelasan tentang apa yang sebenarnya terjadi.


"Maaf tante jika kami ceritakan yang sebenarnya apa tante akan percaya?"Tanya Yanda ragu.


"Tergantung tentang apa yang kalian sampaikan jika masuk akal akan saya percaya tapi jika itu hanya lelucon lebih baik kalian pergi". Kata ibu itu tegas karena merasa di permainan oleh anak SMA yang mengaku teman anaknya.


"Sebenarnya. Kita kenal sama kak Tara baru hari ini tante" Kata Yanda.


"Apa? Tapi anak saya sudah nggak ada. Jadi apa maksud kedatangan kalian ke sini! ". Tanya ibu Tara bingung.


"Sebenarnya teman kami ini indigo tante dia bisa lihat anak tante. Dari kemarin aNak tante ngikutin ke tiga teman saya itu. Dia meminta teman saya menyampaikan pesannya sama tante dan juga pacarnya. Di meminta kami memberi kotak ini kepada pacarnya karena pacarnya begitu terpukul atas kepergian anak tante" Kata Bayu menjelaskan.


"Jangan mencoba membohongi saya dengan lelucon seperti ini. Apa lagi ini menyangkut kematian seseorang" kata ibu Tara mulai sedih mendengar penjelasan Bayu.


"Kak tara tolong jika emang kakak di sini kasih tanda agar ibu kakak ini bisa percaya sama kami. Karena cuma diana sendiri yang bisa lihat kakak di sini kak". Kata Andra


"Loh apa-apaan sih mempersulit masalah aja" kata Riko kesal mendengar apa yang dikatakan Andra.

__ADS_1


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2