ISTIMEWA

ISTIMEWA
Bertemu Mbah Guntur 2


__ADS_3

"Iya sih dia bilang gitu tapi saya pikir cuma menakut nakuti saja" Jawab Diana pelan.


"Nanti dia akan meminta bantuan kamu karena hanya kamu yang dapat melihat dia dan dia masi ada urusan yang belum kelar". Kata mbah guntur.


"Nggak mau mbah saya takut wajah nya serem banget"Tolak Diana spontan.


"Kamu tak perlu takut. Karena ada kedua anak ini yang akan membantu kamu"Kata mbah guntur seraya menunjuk Andra dan Yanda.


"Idih ogah mbah berurusan sama nih anak dan para hantu-hantunya". Tolak Andra.


"Bukan kah dia telah membantu kalian apa salahnya kamu juga membantu dia. Manusia itu simbiosis mutualisme harus saling menguntungkan. Bukan?" Kata mbah guntur.


"Iya deh iya mbah". Kata Andra pasrah


"Ini jeruk untuk anak bapak dan ibu pakai selepas azan magrib karena biasa malam dia bekerja mengelabuhi pikiran anak bapak. Dan yang ini untuk besok pagi sebelum ia berangkat kekantor agar ia aman jika bertemu wanita itu.


Dan yang ini terakhir di pakai menjelang magrib esok hari"kata Mbah Guntur.


"InsyaAllah atas ijin Allah anak bapak akan sembuh" Lanjut mbah guntur


"Cara menggunakan jeruk ini gimana mbah? " Tanya Lyan


"Masukkan air dan jeruk kedalam gelas lalu pakai air itu untuk cuci muka 3 kali sambil membaca shalawat Nabi lalu buang jeruknya" Kata mbah guntur menjelaskan.


"Bagaimana jika jeruk ini nggak di pakai mbah?" Tanya Andra.


"Kamu ngapain nanya gitu nak?"Tanya Dinda.


"Ya habis dari tadi kak Indra diam aja bun.mungkin aja dia nggak mau pakai obat nya. Ya kan dek?" Tanya Andra meminta persetujuan sangat adik.


"Meskipun gue nggak ngerasa apa-apa tapi bakal gue pakai kok obat yang mbah ini kasi soalnya gue nggak suka setiap hari di ikutin sama hal-hal mistis". Jawab indra kesal.


"Alah bilang aja kakak takut ya kan? ".Goda Andra.


"Iya gue takut di kantor sendirian tiba-tiba ada bunyi di toilet terus Tiba-tiba kursi gerak sendiri. Coba loh di posisi gue.?" Tanya Indra kesal melihat sang adik yang terus menggodanya.


"Langsung kabur cari yanda lah kak"Jawab Andra spontan.


"Haha kakak jujur banget". Jawab Yanda sambil tertawa puas.


"Mbah maaf sebelum nya apa yang sebenarnya di inginkan para makhluk halus dan orang-orang yang mengincar anak saya?"Tanya Lyan kembali fokus menghadap mbah guntur.

__ADS_1


"Cepat atau lambat kalian akan mengetahui itu".jawab mbah guntur.


"Tapi mbah gimana kita mau jaga anak kita jika kita aja nggak tau apa yang sebenarnya kita hadapi"tanya Lyan bingung.


"Tak lama lagi mata batin anak ibu dan bapak akan segera terbuka kembali.Ibu dan bapak harus ekstra hati-hati menjaga anak ibu dan bapak ini. Dengan terbuka nya mata batin anak ibu makhluk itu akan semakin mengincar anak ibu dan bapak. Belum lagi aliran itu telah mengetahui jika anak ibu ini yang mereka cari selama ini.mereka akan senantiasa mengikuti gerak gerik anak ibu dan mencari celah agar bisa menculik dia"kata mbah Guntur mengingatkan mereka.


"Bisa mbah tunjukkan di mana letak perkumpulan itu mbah? " Pinta Lyan.


"Kalau itu saya tak tahu pak" Jawab mbah guntur singkat.


"Mbah apa ada penangkal agar anak saya tidak di ganggu oleh makhluk halus mbah? " Tanya Dinda.


"Anak ibu tak memerlukan penangkal apa pun karena dia sudah ada yang menjaga. Penjaga dia lebih dari cukup" Jawab mbah Guntur.


"O iya mbah Terima kasih mbah" Kata dinda.


"Iya sama-sama" Jawab mbah guntur singkat.


"Kita pamit mbah takut kemalaman di jalan. Ini mbah sedikit yang bisa kami beri sama mbah. Semoga bermanfaat". Kata Lyan seraya menyerahkan amplop.


"Tak perlu pak. Saya iklas membatu". Tolak mbah guntur.


'Tolong di Terima pak kita ikhlas memberi ini. Siapa tau ke depan kita masi membutuhkan bantuan mbah". Kata Dinda


"Tapi mbah ini untuk mbah"kata Dinda.


"Iya saya tau tapi saya titipkan uang ini untuk kalian beri ke panti di pertigaan jalan itu nanti" Pinta mbah guntur.


"Baik mbah Kita pamit nanti kami akan memberikan titipan mbah ini". Kata Dinda.


"Jaga anak ibu dan bapak terlebih di tahun ini mata batinnya akan terbuka dan akan ada gerhana bulan" Kata mbah guntur.


"Maksud mbah apa?" Tanya Lyan bingung mendengar perkataan mbah guntur yang bukan seperti mbah guntur.


"Tak apa-apa terus jaga dia. Makin banyak yang akan mengikuti kalian di perjalanan pulang ini. Jangan lupa berdoa dan jangan tinggalkan solat."pesan mbah guntur yang suara nya sudaH seperti dia lagi.


"Iya mbah Asalamualaikum" pamit Lyan.


Keluarga itu pun kembali ke mobil dan berniat pulang. Saat di perjalanan. Yanda pun bertanya pada diana.


"Aneh ya suara mbah guntur tadi bukan seperti mbah guntur waktu ngomong Kayak suara orang lain gitu" Kata Yanda heran.

__ADS_1


"Emang bukan mbah guntur .tadi dia di rasuki kakek-kakek tua" Jawab Diana singkat.


"Bukannya dia udah tua ya? "Kata Andra.


"Bukan itu tadi kakek tua rambut putih bersorban dan pakai baju putih bertongkat" Kata Diana menjelaskan.


"Kamu lihat jelas nak?" Tanya Dinda.


"Iya tante wajahnya juga hampir mirip sama ketiga anak om dan tante ini.tapi lebih mirip ke kak indra dan andra".Jawab Diana.


"Berarti itu dari keluarga kamu bun kan anak-anak ini wajahnya mengikuti kamu". Tuduh Lyan.


"Apa maksud perkataannya tadi ya?"Tanya dinda heran.


"Entah tante tapi seperti nya dia mengikuti kita soal nya aura itu ada di sekeliling kita". Jawab diana.


"Kamu bisa melihat dia?" Tanya Lyan


"Nggak om cuma bisa merasakan aura nya aja om" Jawab Diana jujur.


"Semoga kita tetap di lindungi Allah agar aman sampai tujuan". KaTa Lyan


"Aminn" jawab semua kompak.


____****____


Sesampai di rumah hari pun sudah malam Lyan pun langsung memerintah kan indra untuk memakai jeruk yang di beri oleh mbah guntur. Dan meminta diana untuk menginap di rumah nya. Karena merasa takut akan banyak ny aura yang mengikuti mereka akhirnya diana pun menyetujui untuk menginap di rumah itu.


"Kak makasih ya udah nolong kita hari ini" Kata yanda sebelum tidur.


"Iya sama-sama semoga kak andra cepat bebas dari wanita itu". Jawab diana.


"Amin" Jawab Yanda.


"Aku harus gimana menghadapi hantu itu sedangkan hantu itu sangat menakutkan."


. Kata diana dalam hati.


#maaf author masi kurang sehat ya mangkanya jarang Up do'ain ya biar cepat sembuh jadi bisa up terus


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌

__ADS_1


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2