ISTIMEWA

ISTIMEWA
Pulang


__ADS_3

"udah ada asisten kakak yang beresin barang kakak sama ayah Dan bunda. kakak ya tinggal berangkat aja" jawab Indra Santai.


"Kenapa nggak sekalian yang kita kak"sambung Riko kesal.


" Lah salah siapa langsung pergi. Di panggil nggak ada yang dengar"jawab Indra.


"Salah Andra nih kak" kata Diki.


"Kalian ngapain nyalahin gue.Sekarang baru protes, udah la semua barang kalian udah di mobil kan?"kata Andra kesal.


"kok yanda sama bayu masih belum sadar ya" kata Diana seraya menatap kedua orang yang masih terbaring tak sadarkan diri.


"mereka cuma tidur kok masih bernapas tuh."sambung Riko.


"aneh" kata Andra pelan.


"Bukan aneh tapi semenjak kejadian ini kalau bayu terbaring gini gue cuma perhatiin napas sama gerak perutnya naik turun apa nggak" jelas Riko.


"Loh jangan perhatiin perut adik gue nyet" kata Andra sambil memukul kepala Riko.


"aduh sakit. Gue bilang perhatiin perut bayu nyet bukan yanda" teriak Riko kesakitan mendapati kepalanya yang di pukul Andra.


"Gue penasaran sama cerita Bayu yang pergi ke alam lain. Yu loh bangun ya gue nungguin cerita loh nih" sambung Riko.


"kenapa nggak sekalian loh ikut aja sama dia kemaren? " tanya Wahyu.


"Gue cuma nggak mau nyusahin penjaga Yanda aja. kalau gue yang ke sana mala buat masalah soal nya gue ganteng jadi bakal di tahan di sana"Kata Riko pede


"iidih pedee gila" sambung chika yang dari tadi terdiam menyimak pembicaraan mereka.


"Kalian bisa diem nggak mereka berdua butuh istirahat"kata Indra.


"iya kak, iya maaf"kata Chika.


"tau rasa loh" kata Riko.


"kak Indra ma gue baru sekali ngomong langsung di suruh diam"kata Chika pelan.


"abis suara loh cempreng banget merusak telinga" ejek Riko.


Mendengar perkataan itu pun Chika hanya diam menatap tajam Riko yang tersenyum bahagia.


Saat semua terdiam hening dalam pikiran masing-masing. Jika Yanda sadar pasti pendengarannya la yang paling bising. bayang kan saja 7 orang dalam satu ruangan dengan pikiran masing-masing.

__ADS_1


"Gimana adik kamu belum juga sadar?"tanya Lyan yang tiba-tiba datang memecahkan keheningan di antara mereka.


"belum yah" jawab Indra pelan.


"ya udah kalian semua siap-siap bunda sama ayah udah pamit sama pak joko dan nenek sinar. serta semua keperluan rumah sakit sudah beres kita berangkat sekarang ya.


kalian bagi 2 mobil ya soal nya bunda pakai pesawat pribadi biar nggak lama di jalan" perintah Dinda.


"Bund kita pesawat juga ya capek di mobil" pinta Andra.


"terus mobil ayah sama Indra gimana? " tanya Lyan


"yaahh elah ayah suruh asisten Kak Indra kek atau bodyguard kak Indra.kan mereka banyak di sini.Jadi kita semua cepat pergi dari sini,kan pak joko juga udah berpesan biar kita keluar dari sini sebelum senja yah" kata Andra.


"ya udah iya kita pesawat semua" jawab Dinda pasrah .


Akhirnya mereka semua pulang menggunakan pesawat pribadi keluarga Lyan.Sehingga lebih menghemat waktu di perjalanan.


____****____


Begitu sampai di rumah sakit Yanda dan Bayu pun segera mendapatkan perawatan maksimal.


"Kak minta Sekretaris kakak ke sini dong bawa mobil.mereka semua mau pulang nih". Pinta Andra


"iya kak nanti kalau kita mau pulang kan santai aja tinggal grab kan bisa".sambung chika.


"mereka kok belum sadar ya. bunda sama ayah udah hubungi om putra belum ya?" tanya Andra.


"Udah kok tapi om sama tante lagi di luar negeri insyaallah sudah rapat mereka langsung pulang"jawab Lyan.


"Syukur la kalau mereka udah tau" kata Andra pelan.


"ndra kamu pergi cari makan gih kasian teman-teman kamu belum makan dari tadi" kata Dinda mengingatkan sang anak.


"Ngapain yah kan bisa pesan aja. mau apa aja juga di antar kesini" jawab Andra Santai.


"kalian mau apa biar gue pesenin? " tanya Andra


"terserah" jawab Diana.


"Dasar cewek kalau di tanya ya di jawab mana ada makanan yang namanya terserah" jawab Andra kesal.


"Pesan yang pedas manis ada nggak ndra" kata Riko.

__ADS_1


"Nyet kira-kira makannya apa yang pedas manis. lama-lama gue kesal juga nih ama kalian semua" omel Andra .


"Gue pesan makanan di depan aja deh mau nggak mau terserah kalian"kata Andra kesal mendengar jawab teman-temannya dan berniat pergi keluar ruangan.


Namun saat Andra ingin keluar tiba-tiba Diana menarik lengan Andra sambil berteriak " awas"


"apa an sih nggak ada apa-apa aneh" kata Andra kesal lengannya di tarik paksa Diana.


"ada cahaya hitam" kata Diana kaget.


"Jangan sentuh dia" teriak Diana pada sosok yang ingin menyentuh Yanda.


"apaan sih? "tanya yang lain ikut panik melihat tingkah Diana.


Saat yang lain panik melihat Tingkah Diana namun berbeda dengan bayangan hitam itu tak menghiraukan dan perlahan mendekati yanda dan bayu.


Diana yang melihat sosok hitam itu pun bingung apa yang harus ia lakukan. "penjaga yanda mana. bayu sadar dong". pikir Diana.


Disaat Diana tengah terdiam tiba-tiba adik dari Dinda pun tiba langsung membacakan ayat kursi. Diana yang mendengar itu pun langsung menoleh ke sumber suara. melihat ternyata yang tiba seorang wanita cantik yang mirip dengan ibu yanda. Kemudian ia pun segera mengikuti membaca Ayat kursi. serta Andra dan yang lain pun mengikuti Diana dan Indah. meski mereka tak tau apa maksud dari yang mereka lakukan hanya Inda dan Diana yang bisa melihat sosok itu.


Tak lama setelah mereka membacakan ayat kursi tiba-tiba sosok itu pun hilang.


"alhamdulillah" ucap Indah dan Diana.


"alhamdulillah" di ikuti yang lainnya bersyukur meski tak mengerti apa yang baru terjadi.


"maaf tante siapa ya? "tanya Diana.


"dia tante inda adik bunda"Jawab Andra.


"o pantas agak mirip" sambung Riko yang ikut penasaran.


"kamu juga bisa melihat mereka?" tanya inda pada Diana.


"i iya tante" jawab Diana sedikit gugup.


"Kalau lihat yang gitu lagi nggak usah panik tinggal baca ayat kursi insyaallah atas izin Allah mereka yang niat jahat akan pergi" kata Indah mengingat Diana.


"Tapi kadang mereka nggak pergi meski di bacakan ayat kursi" jawab Diana.


"Di situ lah letak kekuatan mereka kadang ada yang baru kita baca udah pergi. ada juga yang masih bertahan, tapi tadi kamu lihat kan teman-teman kamu mengikuti apa yang kita bacakan sehingga makhluk itu pergi akhirnya karena tak tahan dengan bacaan kita" kata Indah.


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌

__ADS_1


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2