
"Jalan mangga selisih 2 gang dari rumah adik ini rumah no 9 pagar biru" kata hantu itu. Seraya menunjuk Diana.
"Bisa kah kalian memanggil penjaga kakak cantik ini kembali. Karena banyak yang sedang mengincar kakak saat ini" kata anna yang tiba-tiba hadir.
"Anna". Kata mereka kompak.
"Iya aku minta kakak cantik datangkan kembali penjaga kakak karena kakak ini dalam bahaya karena mereka mengetahui kakak cantik sedang tidak ada penjaga nya". Kata Anna mengulangi.
"Tapi bagaimana dengan saya?" Tanya Tara.
"Kamu percayakan saja sama mereka. mereka pasti menolong kamu .tapi keselamatan kakak cantik ini lebih penting saat ini" Jawab Anna
"Ya udah kalian pejam mata kalian kita udahan aja" Kata diana
"pulang sekolah entar kita lanjut lagi gue nggak mau yanda sampai kenapa-kenapa?"kata Andra khawatir.
"Iya benar"kata yang lain ikut mengangguki perkataan Andra.
"Sekarang kita harus gimana?" Tanya Yanda
"Kamu minta penjaga kamu kesini sekarang.
Cara nya sama kayak tadi kamu minta ia pergi sekarang kamu minta dia datang" Kata Diana .
"Iya kak yanda pun menuruti ajaran" Diana.
"Gimana kak?" Tanya yanda.
"BElum ada. masi belum datang" Jawab Anna.
"Gimana dong?"Tanya Andra khawatir.
"Kakak cantik pegang tangan kakak ganteng ini" kata Anna
Diana yang mendengarkan perkataan Anna pun langsung mengambil tangan kedua Sahabatnya itu .
"Pegang". Perintah Diana.
Yanda dan bayu pun hanya terdiam sangking kaget dengan apa yang di lakukan Diana. Ada perasaan aneh yang dirasakan saat mereka bergandeng tangan.
"Apa-apaan loh" kata Andra protes Langsung ingin melepas tangan sang adik.
"Jangan ini permintaan Anna" Kata Diana
"Katakan pada mereka penjaga kakak cantik sudah disini tapi masi menghalau para hantu dan lelembut yang ingin jiwa kakak cantik" Kata Anna.
Mendengar ucapan itu diana pun langsung menyampaikan pesan Anna.
"Apa hubungannya sama pegangan tangan kayak gitu. Bukan nya bagus jika penjaganya udah ada jadi nggak perlu gandengan segala". Kata Andra cemburu.
"Dih kakak nya cemburu". Goda Riko.
__ADS_1
"Bukannya dari awal udah dijelaskan Ndra. Loh pintar daya ingat loh kuat tapi karena cemburu buat loh jadi bodoh".Kata wahyu.
"Maksud loh apa?"Tanya Andra tak Terima di katakan seperti itu.
"Aura bayu bisa jaga adik loh ndra. Loh lupa?" Tanya Diki.
"Awas loh macam-macam sama adik gue". Ancam Andra menatap tajam mata bayu.
"Gue nggak bakal macam-macam.loh tenang aja gue cuma jaga adik loh" Kata Bayu santai seraya menutupi rasa gugup yang ia rasakan dari tadi..
"Muka nggak usah tegang gitu yu". Goda Riko.
"Iya yu santai aja nggak usah sampai jadi udang rebus gitu tuh muka".sambung Diki yang ikut menggoda Bayu.
"Apaan sih" Kata Bayu dengan ekspresi datar.
"Anna udah pergi penjaga yanda juga udah datang". Kata Diana melihat cahaya yang senantiasa berada di sisi yanda.
"Bagus dong jadi nggak usah pegangan lagi". Kata Andra seraya melepaskan tangan bayu yang terus menggenggam tangan Yanda.
"Dih kakak nya cemburuan. untung kakak nya nih yu.Orang lain udah kita gebuk ni anak.resek." Kata Riko kesal melihat sikap Andra.
"Apaan sih loh. adek gue nggak pernah pegangan ama cowok selain gue,Indra dan bokap gue jadi wajar dong gue kayak gini" Kata Andra menjelaskan.
"Udah yang waras ngalah aja la" kata Bayu malas berdebat dengan Andra..
"Loh bilang gue nggak waras gitu? . Awas loh ya nggak gue restui baru tau rasa loh". Ancam Andra.
"Udah-udah yuk kelas ntar pulang sekolah kumpul disini ya biar bahas masalah tuh hantu tadi"kata wahyu.
Mereka pun kembali ke kelas masing-masing dan mengikuti pelajaran kembali.
"Nda daffa kenapa ya lihatin loh terus daru tadi. Kayak ada yang mau diomongin". Kata Chika seraya memperhatikan Daffa.
"Di nggak Mikir apa-apa kok". Jawab yanda cuek
"Tau dari mana loh?" Tanya Chika.
"Asal tebak aja". Jawab yanda asal
"Aku juga bingung Chika dia kayak mikir tapi aku nggak bisa dengar apa-apa. Apa ia dia jodoh aku sama seperti yang di kata kan tante". Kata yanda dalam hati.
Sepanjang pelajaran yanda pun hanya melamun kan apa yang di pikirkan Daffa.
Sedikit pun dia tak pernah memperhatikan apa yang di jelaskan oleh guru..
"Untung loh pinter nda jadi nggak dengar penjelasan aja loh ngerti". Kata Chika memukul bahu yanda.
"Kenapa chik?" Tanya yanda saat lamunannya di ganggu Chika.
"Loh mikir apa udah bel tapi loh masih melamun yuk pulang". Ajak Chika.
__ADS_1
"Kantin dulu nggak kan tadi kita nggak ke kantin. Apa loh nggak lapar?".tanya Yanda.
"Nggak lapar lagi setelah lihat tuh hantu.Mual gue yang adanya" Jawab Chika lesuh.
"Masa chik biasa nya loh paling doyan kalau masalah makan" Kata Yanda.
"Seblak di kantin udah kayak muka tuh hantu. Es teh udah kayak darah tuh hantu.bakso udah seperti mata tuh hantu. Jadi gue bingung mau makan apa?" . Kata Chika.
"Ya udah langsung ke ruang OSIS aja kalau gitu". Ajak yanda
"Loh udah pada kumpul di sini? Nggak ke kantin kak?"Tanya yanda saat melihat semua sudah di ruang OSIS.
"Nggak selera makan udah lihat tuh hantu tadi dek" jawab Andra lesu.
"Padahal lapar tapi pas ke kantin ingat muka tuh hantu jadi nggak selera makan". Kata diki
"Gue nyesal lihat tuh hantu"kata Riko
"Itu yang loh lihat tiap hari ? Wajar loh sering aneh" Kata wahyu cuek.
"Tapi Kak bayu bisa makan. itu buktinya makan cemilan" kata yanda yang melihat bayu makan snack ditangannya.
"Lapar mereka diajak kantin banyak alasan di kasih makan nggak mau di traktir juga nggak mau ya udah makan sendiri aja". Kata bayu panjang lebar.
"Nih anak kalau ngomong ama adik loh panjang banget ndra sama kita aja singkat padat jelas" Kata Riko.
"Serba salah"kata bayu singkat.
"Udah la jadi kapan mau berangkat ke rumah tuh hantu.?" Kata Andra
"Sekarang aja lebih cepat lebih baik. Gue males besok ketemu sama tuh hantu lagi" Kata Chika.
"Iya pokok nya hari ini harus selesai tuh masalahnya gue juga nggak mau nggak makan sampai besok" kata Riko kesal.
"Jadi hantu nya mau di panggil nggak? " Tanya Diana.
"Nggak" jawab mereka semua kompak.
"Kenapa? " Tanya Diana heran.
"Nggak.kak Diana sendiri aja yang lihat dia kita males". Kata Chika
"Iya deh iya" Jawab Diana pasrah.
"Ya udah ayo berangkat" Ajak Andra.
_____***_____ maaf ya author lama up sebenarnya tinggal upload aja lagi,,tapi author benar-benar kecelakaan jadi terpaksa di tunda upload nya🙏🙏
alhamdulilah luka sudah kian mengering jadi bisa upload.
Terima kasih yang masi setia nungguin
__ADS_1
__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌
Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌