ISTIMEWA

ISTIMEWA
Akhirnya


__ADS_3

Bayu dan yanda pun memejamkan matanya.


___****___


Di rumah pak Joko.


"Gimana pak ini udah pagi tapi Bayu belum juga sadarkan diri? " Tanya Lyan


"Maaf Pak sepertinya anak ini tak berhasil menemukan anak bapak" Kata pak Joko pelan seraya menatap Bayu yang terbaring tak sadarkan diri.


"Jadi anak saya tak akan kembali lagi?"Tanya Dinda mulai menangis.


"Gimana sama Bayu? ini udah lebih dari waktu yang di beri sama pak Joko" Tanya Andra yang juga khawatir akan keadaan temannya.


"Apa yang akan kita sampai kan sama kedua orang tua Bayu?"Tanya Riko yang panik melihat keadaan Bayu.


"Gimana jelasin nya?" Sambung Diki panik.


"Bener-bener nggak sadar bro nadi nya nggak ada. Gimana nih?"tanya Wahyu panik


Mendengar perkataan anak-anak yang di hadapannya membuat Dinda pun terduduk lemas.


"Bun sabar. Kita bakal cari cara kok buat nemuin yanda" Kata Indra merangkul dan mencoba menenangkan sang bunda.


Sesaat kemudian Dinda pun tak sadarkan diri.


"Bawa bunda kalian ke kamar dulu kalian berdua jagain tante ya" Pinta Lyan pada Diana dan Chika.


Diana dan Chika pun menemani Dinda yang tak sadarkan diri.Sedangkan para pria sedang berdiskusi di ruang tamu rumah pak Joko.


"Sekarang apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan anak kami pak? " Tanya Lyan berharap menemukan jalan keluar dari masalah yang ia hadapi.


"Maaf pak anak Bapak masih akan tetap terjebak di sana tapi anak ini sudah lebih dari 12 jam dan belum juga sadarkan diri. Sedangkan portal itu sudah tak bisa kita buka lagi"Jelas Pak Joko.


"Ada baiknya bapak hubungi kedua orang tua anak ini agar menyiapkan semua keperluan pemakaman anaknya"Kata nenek sinar.


"Apa tak ada harapan untuk Bayu kembali ke sini pak? " Tanya Andra khawatir akan keadaan temannya.


"Saya sengaja memberi waktu 6 jam saat portal di buka oleh mereka.Sedangkan saya dan sinar kembali membuka gerbangnya saat tengah malam mengingat jika waktu 6 jam tak cukup maka akan ada waktu sampai 6 pagi ini tapi kami sudah menunggu.sampai jam 6 anak ini tak kunjung datang. Sehingga kami tak dapat lagi menahan gerbangnya. Dan sekarang benar-benar tak bisa di buka lagi"jelas pak Joko.


"Dengan amat sangat kami minta maaf karena belum bisa menyelamatkan anak ini beserta anak Bapak" Ucap nenek sinar pelan.


"Yu bangun loh masih bisa dengar kita kan" Kata Riko berharap teman nya bisa kembali bersama mereka.


"Maafin gue bro gara-gara gue loh jadi gini" Kata Andra menyesal.

__ADS_1


"Baiklah kalau memang nggak ada cara lain saya akan coba menghubungi keluarga anak ini" Pamit Lyan kepada nenek sinar beserta Pak Joko seraya mengeluarkan ponsel dan akan menghubungi keluar Bayu.


"Om tunggu"teriak Diana keluar dari kamar.


"Maaf saya mendengar semua yang kalian bicara kan. Tapi tolong jangan bilang Bayu sudah meninggal. Dia pasti balik lagi kok" Lanjut Diana.


"Balik gimana pak Joko aja udah nyerah" Kata Riko.


"Nadinya pun udah nggak ada diana.Loh lihat dong" Sambung Diki.


"Gue yakin penjaga yanda pasti bisa bawa dia kesini. Saya yakin pak, cahaya yang saya lihat kemarin malam mengikuti jiwa Bayu" Kata Diana.


"Kita nggak bisa biarin jasat Bayu gini terus Diana. Keluarga mereka berhak tau" Kata Riko.


"Aku mohon beri waktu 3 jam lagi kalau Bayu nggak sadar juga baru kita hubungi orang tua nya" Pinta Diana. .


"Kalau sampai 3 jam masih nggak bisa kamu mau apa?"tanya Riko.


"Tolong kalian percaya sama gue.Kalian ingat waktu kita di pantai penjaga yanda bisa nyelamatin nyawa yanda berserta nyawa kita. Masa nyelamatin nyawa Yanda dan Bayu dia nggak bisa" Kata Diana.


"Benar yah tolong kasih waktu"pinta Andra. "Gue berharap apa yang di katakan Diana ada benarnya"lanjut Andra pelan


"Baiklah kita tunggu 3 jam lagi semoga yang di katakan Diana ada benarnya." jawab Lyan.


mendengar perkataan itu semua yang berada di sana pun hanya mengaminkan berharap ada keajaiban. Dan mereka pun kembali terduduk menatap Bayu yang tengah terbaring tak sadarkan diri.


____****____


"eh eh Bayu sadar" teriak Riko yang melihat jari Bayu mulai bergerak.


"yanda ada di belakang gedung kepala sekolah SD tempat kita camping". ucap Bayu pelan.


"apa" kata yang lain pun mulai mendekatinya.


"Lyanda ada di belakang gedung kepala sekolah tempat kita camping cepat jemput dia,dia terluka" kata Bayu mencoba bicara meski seluruh tubuhnya rasa hancur.


"biar kakak,ayah sama Andra yang ke sana kalian bawa Bayu ke rumah sakit" perintah Indra


"ok" jawab Riko dan Diki kompak


"bunda ikut ya nak" pinta. Dinda.


"bunda di sini aja" jawab Andra


"Bunda mau lihat keadaan adik kamu nak" jawab Dinda sedih.

__ADS_1


"udah la ndra bunda ayo.kita harus segera ke sana" sambung Lyan menghentikan perdebatan kedua ibu dan anak itu.


"aku ikut ya biar bisa temenin tante" pinta Diana.


"gue ikut mereka ke rumah sakit ya masa gue sendirian di sini. " sambung Chika


Mereka pun bergegas dengan tujuan masing-masing.


Diana, dinda, lyan, Andra dan Indra mencari yanda sedangkan Riko, Diki, wahyu dan Chika mengantarkan Bayu ke rumah sakit.


Dalam perjalanan tak henti-hentinya Dinda terus berdoa demi keselamatan sang anak perempuan satu-satunya.


Saat telah tiba di tempat camping mereka pun bergegas mencari gedung kepala sekolah.


"di sana kan" tunjuk Andra saat baru keluar dari mobil.


mereka pun berlari dengan penuh harapan agar segera menemukan Yanda.


Dan saat tiba di belakang gedung kepala sekolah betapa terkejut mereka melihat keadaan yanda yang tak sadarkan diri dengan kaki penuh darah.


"sayang bangun nak" tangis Dinda langsung memeluk anak yang telah ia rindukan.


"dek bangun"kata Indra langsung mengambil lengan sang adik mengecek denyut nadi yanda.


"sayang bangun nak". tangis Dinda.


"bunda" jawab Yanda pelan.


"ayo bawa ke rumah sakit" perintah Lyan.


"Terima kasih" kata diana menunduk ke arah penjaga Yanda yang berada di samping Yanda


Indra pun langsung membawa yanda menuju mobil.


____****_____


.Mereka pun menuju rumah sakit terdekat..


Kedua orang tua Andra pun meminta di letakkan di 1 ruangan yang sama agar mudah menjaga yanda dan Bayu.


Saat kedua anak tersebut telah mendapat perawatan intensif dari pihak rumah sakit.


"Kalian semua beresin perlengkapan kalian ya kita pulang hari ini". Perintah Dinda


"Tapi bun Yanda sama Bayu masi butuh perawatan bun" jawab Andra.

__ADS_1


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2