ISTIMEWA

ISTIMEWA
Bertemu Shafa dan mencari solusi


__ADS_3

"Jadi gini yah bun pagi tadi yanda kan minta kak indra antar tuh karena yanda ngerasa ada yang nggak beres sama kak indra. Sepanjang perjalanan yanda merasa ada yang ngikutin jadi yanda minta Chika sama kak Diana temui yanda di mobil kan kak diana bisa lihat mereka tuh jadi siapa tau ada yang ngikutin kak indra. Dan ternyata dugaan yanda benar bun kak indra ada yang ngikutin.Kata kak diana yang ngikutin nya jahat bun"kata Yanda mulai menjelaskan.


"Jadi sekarang gimana? "tanya Dinda khawatir.


"Kata kak Diana aman bun selagi penjaga yanda yang jaga kak Indra" Jawab Yanda.


"Dari mana kalian bisa menjamin semua itu?" Tanya Lyan.


"Kata Anna yah soalnya tadi Anna minta ketemu kita jadi dia jelasin semua nya yah". Jawab Andra.


"Kalau penjaga kamu jaga Indra kamu gimana?" Tanya Dinda pada Yanda.


"Untuk sementara aman bun soalnya ada bayu yang jaga Yanda" Jawab Andra.


"Maksudnya gimana ?" Tanya Lyan bingung.


"Kata Anna aura Bayu bisa jaga yanda dari makhluk halus tante." Kata Riko.


"Jadi sekarang kita harus gimana?" Tanya lyan.


"Kata Anna kita bisa tanya sama Shafa gimana cara nyelamatin kak indra" Jawab Diana.


"Shafa siapa lagi itu? " Tanya Dinda Bingung.


"Bukan orang tante tapi hantu". Jawab Chika.


"Hantu?"Tanya Lyan dan Dinda.


"Iya bun hantu yang memberi tahu kalau yanda dalam bahaya waktu di rumaH sakit kemarin bun". Jawab Andra.


"Sepertinya mulai sekarang kita akan banyak berurusan sama hal kayak gini yah". Kata Dinda frustasi.


"Jadi kapan kita ketemu sama hantu itu? "tanya Lyan.


"Sekarang bisa tante soalnya dia ikut kita kok". Kata Diana.


"Dia di mana nak? " Tanya Dinda.


"Tunggu jangan bilang dia di samping gue" Kata Riko.


"Iya Emang di belakang loh ko". Jawab Diana santai.


"Aduh udah di bilang ini jangan deket gue kok mala nempel-nempel terus sih". Kata Riko menunduk.


" Ada baiknya tante sama om juga ketemu sama shafa jadi kita bisa bareng-bareng cari cara nyelamatin kak Indra ". Kata Diana lembut .


"Iya nak penjaga yanda nggak mungkin bisa terus-terusan sama Indra karena yanda juga nggak selamanya dekat sama bayu ada kalanya kita lengah" Jawab Dinda.


"Belum lagi kita nggak tau sekuat apa lawan kita ini"Kata Lyan.


"Ya udah kita panggil dia sekarang aja ya om tante" pamit Diana.

__ADS_1


"Diana pun melakukan hal biasa yang mereka lakukan agar membuka mata batin mereka.


"Astaghfirullah kok muka nya pucat banget". Kata Chika saat baru melihat Shafa.


"Iya lebih pucat dari Anna" Sambung Riko.


"Ini yang loh lihat?"Tanya Andra.


Mendengar pertanyaan itu Diana hanya menganggukkan kepala.


"Wajar la loh nggak mau temenan sama ni hantu" Kata Riko seraya menunjuk Ke arah Shafa.


"Jaga mulut mu" Kata Shafa menatap tajam Riko.


"He sorry. Santai main-main aja kok" Kata Riko terbata-bata.


"Maaf nak kita cuma mau tau gimana cara nyelamatin anak saya" Kata Lyan.


"O iya terimakasih atas bantuan kamu Yanda selamat dari kejadian di rumah sakit kemarin" Kata Dinda tulus.


"Iya tante. Sama-sama" Jawab Shafa.


"Iya kak makasih ya udah bantu aku" sambung Yanda.


"Iya sama-sama" Jawab hantu itu seraya tersenyum.


"Dih senyumnya serem banget".kata Chika, Riko dan Diki kompak.


"Jadi gimana caranya buat anak saya bebas dari makhluk yang ngikutin nya". Tanya Lyan.


"Bukannya kita emang mau nyembuhin kak indra ya bukan yanda" Tanya Chika .


"Hantu nya nggak nyambung nih". Sambung Riko.


"Niat kita emang kak indra tapi hantu itu jawab pertanyaan hati ayah iya kan" Kata yanda keceplosan.


"Apa iya?" Tanya mereka kompak kecuali Andra.


"Ehm iya"jawab Lyan.


"Kok loh tau sih? "tanya wahyu heran.


"Iya yan kok loh tau? "Tanya Chika yang di angguki yang lain karena merasa heran kenapa yanda bisa mengetahui kata hati ayahnya.


"Tuh anak asal ngomong aja benar. Masa kalian nggak tau sih kalau tuh anak tebak-tebak aja tadi" Kata Andra membohongi teman-temannya. Karena ia tak ingin teman-temannya tau jika Yanda bisa mendengar isi hati ayahnya.


"Iya cuma asal tebak aja kok". Jawab Yanda sambil tersenyum.


"Bisa fokus ke tujuan awal aja nggak entar Diana lemes masalah belum kelar loh"Kata Andra mengalihkan pembicaraan agar teman-temannya kembali fokus.


Mendengar ucapan andra kembali teman-temannya terdiam.

__ADS_1


"Apa yang harus kami lakukan dan siapa nama dukun itu?" Tanya Diana.


"Nama nya mbah guntur jika kalian bilang dukun dia bukan dukun tapi dia hanya orang yang bisa menyembuhkan orang yang terkena pelet, atau semacamnya" Kata Shafa.


"Di mana lokasinya. Apa kamu tau jalannya." Tanya Lyan.


"Iya saya tau"


"Kalau begitu tolong kamu antar kita ke sana" Pinta Lyan.


"Kapan? " Tanya Shafa.


"Secepatnya." Jawab Lyan singkat.


"Apa nggak bisa sesudah kita kemah aja ke sananya. Takut terjadi apa-apa sama Yanda dan kak Indra?.tanya Andra.


"Ada baik nya sebelum pergi kemah karena kita nggak tau apa yang akan terjadi di sana nanti".. Saran Bayu.


"Kan loh ada yang jaga yanda jadi kan aman" Kata Riko.


"Benar yang di katakan Bayu. secepatnya akan lebih baik. Sebelum kelompok penjahat yang mengincar yanda menyadari jika penjaga yanda tidak bersamanya" Sambung wahyu.


"Benar sepertinya kalian harus hati-hati karena perkumpulan itu sudah menyadari jika penjaga yanda tak bersamanya" Kata Shafa menanggapi perkataan wahyu .


"Dari mana mereka tau jika penjaga yanda nggak ada?" Tanya Diana heran.


"SeBagian dari mereka ada yang indigo. Jadi mereka bisa tahu jika cahaya itu tidak di samping Yanda kata Shafa menjelaskan .


"Ya sudah besok kita pergi ke sana. Lebih cepat lebih baik kan". Ajak Lyan.


"Tapi kita sekolah om" Tanya Diana.


"Kita nggak harus pergi semua om cuma minta Diana yang nemenin kita karena dia yang bisa lihat shafa jadi dia bisa nunjukin jalannya. Nggak harus kita yang lihat Shafa." kata Lyan menjelaskan.


"Tante mohon bantuan kamu ya nak". Pinta Dinda.


"Yanda ikut bun". Kata ganda


"Nggak usah nanti kamu kenapa-kenapa juga" Jawab Dinda. .


"Justru akan bahaya kalau yanda nggak ikut para penjahat tau penjaga yanda nggak ada ntar bisa-bisa yanda di culik lagi"Kata yanda.


"Andra juga ikut bun". Tawar Andra.


"Kita bole ikut ya tante" pinta Chika.


"Nggak. kalian harus sekolahkan. Lagian ini masalah keluarga om biar om yang selesaikan.Terimakasih kalian sudah membantu om sejauh ini". Kata Lyan tulus.


"Iya om kita ngerti".. Jawab wahyu.


"Yang harus kalian pikirkan bagaimana cara membuat indra mau mengikuti kalian."Kata Shafa.

__ADS_1


__**__ untuk yang sudah baca tinggal kan jejak dong. jangan lupa Like dan komen,agar author lebih semangat lagi.👌👌👌


Terimakasih 🙏🙏🙏🙏👌👌👌👌👌


__ADS_2