
Di sisi lain Jenny dan Amel berada di rumah, papa alan sudah pulang beberapa hari setelah di rawat sekarang kondisi nya juga baik bahkan bisa masuk kantor.
Dulu waktu papa alan berhalangan datang ke kantor, awalnya jenny ingin menawarkan diri nya namun langsung di tolak mentah .entah oleh pak Mario.
"Ma, aku sama Leo mau menikah." ucap Amel saat dia sedang asyik duduk bercengkrama di ruang tamu.
"Apa! Kamu udah yakin?" raya jenny.
"Iya, ma. Lagian ya aku sekarang ini sedang mengandung anak dari Leo ma," ucap Amel memberitahu kan hal yang sangat sensitif itu tanpa berpikir panjang terlebih dahulu.
"Apa! Kamu hamil duluan Mel?" tanya jenny dan di angguki oleh Amel.
"Astaga kan mama udah wanti-wanti kalau lagi berhubungan itu pakai pengaman Amel." ucap jenny karena kesal peringatannya tak digubris oleh sang anak.
"Ya gimana dong ma, leo sih terlalu semangat kan aku juga jadi lupa buat pakai pengaman." tutur nya.
Memang bagi jenny itu bukanlah sebuah masalah, lagian Amel ada karena hubungan di luar nikah juga jadi jenny sebenarnya tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"Ya sudah kalau gitu sekarang kita tentuin aja kapan kalian menikah sebelum leo berubah pikiran." sahut jenny karena tahu Leo pacar anak nya itu salah satu pewaris Langit entertainment salah satu perusahaan besar di dunia hiburan sehingga bukankah itu hal yang sangat menguntungkan apa lagi dengan kondisi Amel yang sedang hamil ini.
"Iya, ma." balas Amel.
"Oh iya Mel, Leo tahukan kalau kamu hamil?" tanya jenny.
"Ya tahu lah ma, bahkan ya dia yang tahu duluan soalnya aku deket dirinya itu selalu mual gitu terus dia nyuruh aku periksa eh malah hamil," jawab Amel.
"Bagus kalau gitu segera suruh leo untuk datang dan lamar kamu eh langsung nikah aja kali ya takut kelamaan nanti perut kamu malah tambah besar," jawab jenny antusias.
"Iya, ma. Aku juga udah ngomong ke Leo dan katanya besok dia akan datang sama keluarga nya," tutur Amel.
"Bagus, anak pinter." sahut jenny.
Entah keluarga yang aneh anak sudah berbuat perzinahan malah terlihat santai bahkan mendukung bukankah sebagai orang tua seharusnya dia mencontohkan dan mengingatkan sesuatu hal yang baik bukan.
š„š„š„
Keesokan hari nya keluarga Leo sudah datang, Leo sudah tampan dengan balutan kemeja rapih.
Keluarga Leo sudah tahu tentang kehamilan Amel dan mereka juga sangat senang mendengarnya karena mereka memang butuh seorang penerus untuk meneruskan perusahaan nya.
Alan awalnya marah beras apa lagi Amel hamil di luar nikah bagaimana bisa mereka berdua menganggap itu hal wajar.
__ADS_1
Flashback On
Malam harinya Alan sudah kembali rumah setelah dari kantornya, di sana sudah ada Amel dan jenny yang menunggunya ingin menyampaikan kabar tentang kehamilan Amel, namun bagi Alan ini adalah hal yang aneh karena mereka berdua jarang sekali menunggu kedatangannya dari kantor karena biasanya langsung tidur.
"Kalian kenapa masih ada di sini?" tanya Alan baru saja masuk dan menolah jenny dan Amel berada di ruang tamu.
"Sayang, aku sama Amel mau ngomong sesuatu sama kam." sahut jenny.
Alan pun duduk dan ingin mendengar kan apa yang ingin mereka katakan.
"Ada apa?"
"Jadi gini sayang, besok pacar Amel sama keluarga nya bakalan dateng ke rumah buat ngelamar Amel." ucap jenny.
"Kenapa mendadak sekali?" tanya jenny.
"Karena sekarang ini Amel sedang berbadan dua dan Leo pacarnya ingin menikahi Amel," lanjut Jenny.
"APA! AMEL HAMIL!" pekik alan tidak menyangka sang anak akan hamil di luar nikah.
"Iya, sayang." jawab jenny.
"Amel, papa tidak mengajarkan kamu buat menjadi anak nakal seperti ini. Hamil di luar nikah apa maksudnya ini, kamu ingin buat keluarga kita malu!" bentak Alan merasa sudah gagal menjadi seorang ayah untuk anaknya ya meski pun hanya anak angkatnya tapi dia menganggap Amel sebagai anaknya hingga melupakan anak kandungnya yang entah sekarang bagaimana keadaan nya.
"Apaan sih kamu sayang, jangan bentak Amel kayak gitu dong. Dia itu lagi hamil jadi harus lembut saat bicara sama dia tahu," ucap jenny membela sang anak.
"Tapi ma, lihat sekarang Amel membuat keluarga kita malu. Bagaimana jika media tahu kalau Amel hamil dengan Leo," ucap Alan mengkhawatirkan perusahaan nya yang akan tercoreng namanya.
"Makanya dari itu besok Leo sama keluarga nya bakalan dateng buat ngelamar Amel terus nikahin Amel deh," ucap jenny.
Akhirnya mau tak mau Alan pun merestui hubungan sang anak ke jenjang lebih serius lagi karena nasi sudah menjadi bubur dan tidak bisa di salah kan siapa pun.
Flashback Off
Sekarang lah di mana Leo sudah datang bersama dengan keluarganya, semua orang menantikan Amel yang belum juga turun.
Saat Amel sudah turun baru lah mereka membahas rencana kedepannya untuk meresmikan pernikahan Amel dan Leo.
Di ambillah kesimpulan bahwa pernikahan Leo dan Amel akan di adakan satu minggu dari sekarang dan juga sekaligus untuk konferensi pers kepada para media tentang pernikahan tersebut.
Mereka merencanakan pernikahan yang sangat mewah bahkan berencana untuk mengundang banyak tamu terhormat mulai dari para artis hingga pebisnis-pebisnis terkenal.
__ADS_1
š„š„š„
H-1 hari pernikahan Amel dan Leo dan mika baru saja mendapatkan kabar dari pak Mario bahwa Amel akan menikah besok, semua keluarganya tidak memberitahukan hal tersebut kepadanya tapi mika juga menikah tanpa memberitahukan yang lainnya jadi dia tidak mempermasalahkan nya.
Hingga tiba-tiba dering telepon nya berbunyi dan melihat nama jenny di sana membuat mika mengerenyitkan dahinya kepada nenek lampir ini tumben tumben nya menelepon nya.
[Halo,] sapa mika.
[Besok Amel menikah jadi kalau mau dateng ya dateng aja, jangan buat keributan dan juga kalau dateng jangan lupa bawa barang mahal kalau enggak maka gak akan saya perbolehkan ku masuk.] ucap jenny nyerocos saja terus kemudian menutup teleponnya tanpa bisa mika membalas nya membuat mika merasa sangat geram sekali dengan jenny.
Karena di undang, ini saat nya dia menunjukkan bahwa mika sudah tidak menderita lagi dan hidup bahagia dari pada yang dulu.
Mika segera mencari barang branded di online shop karena dia malas untuk keluar mansion dan ke mall lebih baik dia mencari di online shop dan menyuruhnya untuk mengantarkan nanti malah atau besok pagi sebelum hari pernikahan.
Di sisi lain Melvin sedang berada di ruangannya di kantor, tiba-tiba Angga masuk ke ruangan Melvin dan memberikan sebuah undangan pernikahan.
"Tuan, ini ada undangan dari langit entertainment yang mengundang Wijaya Grup untuk hadir di pernikahan anak nya," ucap angga.
"Saya tidak tertarik," jawab melvin masih fokus dengan berkas di tangannya.
Bagi Angga itu adalah jawaban hang sering ia dengar yaitu tentang tuannya yang malas untuk datang di acara pernikahan kolega bisnis makanya dari itu Angga sering tidak memberikan undangan tersebut kepada tuannya, namun kali ini undangan nya sangat beda sekali sehingga Angga akan menyarankan agar tuannya itu datang.
"Maaf tuan, tapi ini pernikahan antar Leo pewaris langit entertainment dan juga Amel anak dari inters company," sahut Angga membuat mika menghentikan kegiatannya.
Dia sangat tahu sekali siapa itu, apa lagi perusahaan nya yang harus dia jaga itu.
Melvin segera melihat undangan tersebut dan ternyata benar bahwa itu adalah Amel kakak tiri sang istri.
"Kita hadiri ini," ucap Melvin.
"Baik, tuan." ucap Angga kemudian dia Kana pergi dari sana namun langsung di tahan oleh melvin.
"Sebentar Angga, saya ada tugas juga buat kamu. Kamu cari tahu kenapa mereka bisa sangat mendadak seperti ini menikahnya? Apakah ada salah atau tidak, kalau ada yang janggal jangan lupa kabari saya," ucap Melvin dengan tegas.
"Baik, tuan."
Setelah itu Angga pun keluar dari ruangan tersebut dan mengatur semuanya, sedangkan Melvin di ruangannya sudah tidak mood untuk melihat berkas berkas nya, dia hanya memikirkan tentang bagaimana sang istri apakah dia akan datang atau tidak atau bahkan tidak di beritahu.
Melvin pun akan bertanya saja saat pulang nanti dan mencaritahu dari sang istri.
.
__ADS_1
.
TBC