Istri Dadakan Tuan Presdir

Istri Dadakan Tuan Presdir
BAB 80_Persiapan


__ADS_3

Setelah pergi dari penjara, Lucas tak sengaja bertemu dengan mika di salah satu cafe, wanita tersebut sedang duduk santai sambil menikmati jalanan kota yang padat akan kendaraan.


Lucas pun memilih untuk menemui mika, sedangkan mika sama sekali tidak tahu dengan adanya Lucas di sana dan masih asyik menyantap es krim di mejanya, dia sudah meminta izin kepada sang suami untuk pergi jalan jalan dengan di temani oleh bi Endah dan di supiri oleh pak Ilham pastinya.


"Enak banget ya bi," seru mika senang dengan rasa es krim yang sangat menyegarkan untuk tenggorokan nya itu.


"Iya nyonya." jawab bi Endah yang juga ikut menikmati es krim tersebut, awalnya bi Endah menolak namun mika memaksa sehingga dia pun hanya menurut saja dengan pak Ilham pastinya berada di samping bi Endah.


"Mika." panggil Lucas yang sudah berada di belakang mika.


Seketika mika mematung di tempat, bahkan saat dia tidak melihat siapa orang yang memanggilnya tapi dengan suaranya saja mika sudah tahu siapa orang tersebut.


Dia pun seketika berbalik di ikuti oleh bi Endah dan pak Ilham yang juga ikut melihat tidak suka ke arah mika, karena sebelum itu para pegawai sudah tahu siapa pria yang berdiri di depan mereka itu.


"Ngapain kamu di sini?!" tanya mika ketus karena dia sudah tidak ingin bertemu dengan pria itu lagi.


"Mika, aku ingin bicara sama kamu." ucapnya memohon agar bisa berbicara dengan mika.


"Bicara di sini saja," balas mika ketus.


Setelah terdiam lama akhirnya Lucas pun berbicara dengan menahan air matanya, dia sudah tidak bisa bersembunyi dari rasa bersalahnya kepada mantan pacarnya itu apa lagi aura kehamilan membuat mika tambah cantik saja sekarang.


"Aku mau minta maaf." ucapnya dengan parau.


"Aku minta maaf karena sudah mengkhianati kamu, sekarang aku sudah mendapatkan karmanya. Aku tidak akan pernah mengganggu kamu lagi jadi aku harap kamu hidup bahagia, aku mau ngasih tahu kamu kalau aku sama Imelda sudah bercerai dan ini semua pantas aku dapatkan karena sudah mengkhianati kamu," lanjutnya dengan air mata yang sudah berlinang air mata penyesalan.


Sedangkan mika yang mendengarnya sedikit terenyuh karena Lucas sudah menyesali perbuatannya, sebagai sesama manusia biasa tidak mungkin mika terus membenci Lucas apa lagi dulu dia pernah mengisi ruang hatinya.


"Berdiri lah," ucapnya membuat Lucas yang tadi bersimpuh di depan mika pun berdiri dengan menundukkan kepalanya karena malu dengan dirinya sendiri sekarang.

__ADS_1


"Aku sudah memaafkan mu dan aku berharap kamu menjalani hidup yang lebih baik lagi nantinya," ucap mika membuat Lucas mendangakkan kepalanya seraya tersenyum ke arah mika.


"Terima kasih, aku janji bakalan menjauh dari kamu dan berubah lebih baik lagi." ucapnya kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.


Sedangkan di sisi lain Melvin yang akan menjemput sang istri pun di buat terkejut dengan Lucas yang berlutut di depan sang istri sehingga dia pun memilih untuk bersembunyi agar tidak ketahuan.


Melvin mendengar semua percakapan antara istrinya dan juga Lucas, ada rasa bangga di hati melihat sikap sang istri untuk memaafkan Lucas membuat Melvin senang dan berkata dalam hati.


"Tidak salah aku memilih kamu untuk menjadi istriku dan juga ibu dari anak anak ku sayang." ucapnya dalam hati.


Setelah kepergian Lucas, Melvin pun mendekat sang istri dan memeluk mika dari belakang sambil mengelus perut buncit sang istri, membuat sang empunya langsung terkejut namun langsung bisa menebak siapa itu karena dari bau parfum saja mika sudah sangat yakin bahwa itu adalah sang suami yang memang sudah janji akan menjemputnya.


"Udah selesai?" tanya Melvin dan di angguki oleh mika.


"Ya udah sekarang kita pulang?" tanyanya lagi dan lagi lagi di angguki oleh mika.


Sampai di mansion mika dan Melvin segera menuju ke kamar untuk beristirahat karena jujur mika sangat capek sekali jika harus berjalan berlama-lama.


Dia berharap saat baby twins nya lahir semuanya akan berjalan lancar karena jujur mika sedikit takut mengingat ini adalah kehamilan pertama nya apa lagi dia sekaligus.


Dia sangat salut kepada ibu-ibu yang sudah berjuang dalam melahirkan anak-anak mereka, apa lagi anak kembali yang pasti sakitnya bukan main.


"Sayang, kamu yang sabarnya sebentar lagi kita bakalan ketemu." ucap mika bermonolog sendiri karena sang suami tadi sedang di luar dengan Angga di ruang kerjanya.


šŸ„•šŸ„•šŸ„•


Kehamilan 9 bulan.....


Kehamilan mika sekarang sudah memasuki bulan terakhir yaitu bulan sembilan di mana dokter memprediksi bahwa dia akan melahirkan sekitar satu atau dua minggu lagi.

__ADS_1


Mika ingin sekali bisa melahirkan secara normal karena bagaimana pun dia ingin merasakan menjadi seorang ibu seutuhnya dengan kelahiran normal, namun dia juga tidak mengatakan bahwa kelahiran cesar tidak menjadi ibu seutuhnya ya.


Semua ibu hebat karena sudah mampu bertahan dengan tidak menyerah di ruang operasi dan berhasil membawa seorang bayi lucu ke dunia dan itu adalah pengorbanan yang luar biasa hebat sekali.


Hari ini mika dan Melvin sedang mempersiapkan perlengkapan untuk ke rumah sakit nanti agar nanti saat kontraksi terjadi mereka bisa langsung membawanya.


"Sayang, kamu lebih baik duduk aja biar aku yang siapin," ujar Melvin membawa sang istri duduk di ranjang.


Mika hanya menurut saja karena bagaimana pun sang suami pasti tidak akan memperolehnya untuk membantu, lagian juga mika sudah merasa engap.


Setelah selesai beres beres mika dan Melvin pun menuju ke bawah, menuju ke dapur untuk makan malam, Melvin memang sengaja tidak ke kantor selama beberapa hari ini hingga sang istri melahirkan karena dia ingin menjaga mika takut jika sang istri nanti kesakitan karena anak melahirkan namun dia tidak ada di sana.


Untuk urusan perusahaan tenang saja ada Angga yang sudah menghandle nya dan juga papa Jhonny yang mengganti kan posisi sang anak untuk sementara waktu.


Setelah makan malam selesai mika dan Melvin menuju ke ruang keluarga untuk bersantai santai dengan Melvin yang mengelus perut sang istri.


"Baby sering banget sih nendang nya kasihan mommy tahu," ucap Melvin mensejajarkan wajahnya dengan perut sang aktris mengajak berkomunikasi sang anak.


Memang saat Melvin mengelus perut sang istri selalu saja baby twins nya selalu bereaksi dengan menendang nendang seperti tahu kalau mereka sedang di sapa oleh sang daddy namun bagi mika itu sangat membuatnya nyeri karena tendangan nya cukup keras apa lagi dia bayi dua duanya menendang di perutnya.


"Persiapannya udah semuanya?" tanya Melvin menegakkan punggungnya.


"Udah sayang," balas mika karena sang suami dari tadi selalu bertanya seperti itu padahal dia tadi juga ikut membantu menyiapkan semuanya, maklum lah yang bentar lagi jadi daddy baru.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2