Istri Dadakan Tuan Presdir

Istri Dadakan Tuan Presdir
BAB 74_Pelaku Kecelakaan


__ADS_3

Beberapa hari setelah siuman Melvin sudah cukup bugar dan fit lagi bahkan dia sudah bisa berjalan namun tetapi masih harus pelan pelan walaupun begitu kalau ada mika dia sering manja dan mengeluh tidak bisa berjalan dan masih sakit padahal itu semua modus Melvin saja agar dekat dengan sang istri.


Seperti sekarang ini mika baru saja datang ke rumah sakit dan melihat sang suami yang sepertinya sedang menunggu nya.


"Kamu lama banget sih sayang," protes nya karena harus menunggu sang istri cukup lama.


"Ih jalanan kan macet sayang, lagian aku juga harus bikin sarapan buat kamu, kamu kan gak suka sama makanan rumah sakit yang katanya hambar itu." tegas mika.


Melvin pun hanya diam saja namun langsung membuka matanya saat sang istri menyuapkan sarapan yang sudah dia buat bersama dengan ibu mertuanya itu.


"Mami mana?" tanya melvin di sela sarapan nya.


"Mami tadi bilang telat dan bakalan nyusul nanti sama papi," ucap mika.


"Oh."


Setelah itu Melvin melanjutkan sarapan nya yang menurutnya enak karena di suapi oleh sang istri dan juga menatap wajah cantik sang istri.


Tak lama mami Siska dan papi Jhonny pun datang dan memergoki sang anak yang sangat manja sekali dengan mika dan kadang kadang membuat mereka jengah melihatnya.


"Udah mesra-mesraan nya, lagian kamu ya Vin bukannya udah sembuh bahkan udah bisa jalan tapi makan masih saja mau di suapin mika!" tutur papi Jhonny saking udah jengkelnya dengan anaknya sendiri padahal seharusnya tidak apa-apa bukan lagian mika dan Melvin juga sudah suami istri.


"Biarin ih Pi," sahut mami Siska merasa kasihan juga.


"Tuh mami aja biasa aja kok papi yang repot sih," sahut Melvin.


"Udah ih jangan bilang gitu ke papi." potong mika karena menganggap itu tidak sopan namun Melvin hanya dia saja dan melanjutkan sarapannya.


Setelah selesai sarapan mika pun pamit karena dia di ajak mami Siska untuk pulang mengambil beberapa barang untuk Melvin yang terlupakan dan juga sekaligus untuk mengalihkan sang menantu agar Melvin bisa leluasa untuk berbincang-bincang dengan para lelaki sehingga di sana sekarang hanya ada Melvin, papi Jhonny dan Angga sama bertiga.


"Bagaimana perkembangan nya?" tanya melvin.


"Polisi sudah memeriksa supir truk nya tuan, dan dari yang saya selidiki seperti nya ini adalah sebuah kesengajaan." sahut Angga lagi.

__ADS_1


"Maksud kamu?"


Angga pun menceritakan semuanya, meski Melvin berbaring di rumah sakit saja namun Angga yang menggantikan untuk menangkap siapa pelakunya bahkan setelah Melvin sadar mereka terus berusaha untuk menangkap pelakunya di bantu oleh papi Jhonny dan kak Dimas.


Semua yang sudah di selidiknya Angga ceritakan kepada tuan nya itu tak terkecuali, tetapi mereka memang kesusahan dalam mencari siapa dalang dari kecelakaan ini karena sang supir diam seribu bahasa dan tidak berani untuk berbicara malah berniat bunuh diri tapi untung saja bisa di cegah, enak saja setelah menabrak main bunuh diri.


"Kamu terus pantau saja dan suruh dia untuk berbicara, kalau memang masih tidak mau bicara biar saya yang urus setelah saya keluar dari rumah sakit." ucap melvin.


"Baik, tuan."


🥕🥕🥕


Satu minggu sudah dari hari sebelumnya, sekarang ini Melvin sudah akan keluar dari rumah sakit menuju ke mansionnya di negara B.


Mika terus mendampingi sang suami sampai Melvin sampai di mansionnya dan di sambut oleh mami Siska, papi Jhonny dan kakak dan Kaka iparnya itu.


"Selamat datang kembali di rumah!" seru semua orang serempak menyambut kedatangan Melvin.


Buat Melvin hal seperti ini adalah hal yang sangat kuno, norak dan sangat kekanak-kanakan tetapi bagaimana pun melvin harus terlihat happy apa lagi ini semua adalah permintaan sang istri bagiamana coba melvin harus menolak ya kan.


Setelah itu mika membawa Melvin ke kamar karena kondisi Melvin belum sembuh total dan harus banyak istirahat padahal Melvin sudah merasa bahwa tubuhnya sudah fit sekali.


Malam harinya melvin ke ruang kerja sang papi dan di sana sudah ada Angga dan kak Dimas yang baru saja sampai tadi sesaat sebelum Melvin keluar dari rumah sakit, sedangkan para wanita berada di ruang tengah sedang menonton televisi sekaligus juga menjaga Celine.


"Bagaimana kak, Angga?" tanya Melvin yang memang meminta bantuan sang kakak untuk melacak siapa orang di balik semuanya bersama dengan Angga.


"Jadi tuan ternyata dalang di balik kecelakaan ini adalah seorang wanita dari negara A bernama Yuanita," ucap Angga.


"Siapa itu? Perasaan aku tidak ada masalah dengan orang bernama Yuanita itu." ucap Melvin yang belum tahu siapa wanita tersebut.


"Dia adalah ibu dari Imelda wanita yang basuk ke penjara karena sudah menculik nyonya tuan." lanjut Angga membuat Melvin langsung mengepalkan tangannya tak habis fikir berani berbuat hal yang sangat berbahaya untuk sang anak padahal anaknya sendirilah yang salah.


"Sepertinya wanita tua itu sudah bosan hidup," lantangnya menahan amarah.

__ADS_1


"Tahan Vin inget sekarang lebih baik kamu fokus tentang kesembuhan mu dan istrimu setelah itu baru kamu buat perhitungan kepada wanita itu." ucap kak Dimas namun bagi Melvin tidak ada acara tunda menunda jika harus membahas soal wanita tua kurang ajar dan tak tahu diri itu padahal sudah untung Melvin tidak menjatuhi anaknya hukuman mati.


"Aku gak bisa tahan kak, karena wanita itu hampir saja nyawaku hilang jadi lebih cepat dia mendapatkan ganjarannya dari pada harus berkeliaran di luar dengan bebas." jawab Melvin dan kak Dimas juga paham tentang kemarahan sang adik ipar sehingga tak mencegahnya lagi.


"Lalu bagaimana rencana kamu Vin?" tanya papi Jhonny yang dari hanya dian saja.


"Karena pekerjaan di sini sudah tidak ada lebih baik kita kembali ke negara A dan mengalihkan kasusnya ke sana saja lagian juga pelaku kecelakaan ada di sana bukan," sahut Melvin dan di angguki semua orang.


Setelah itu mereka keluar dan menuju ke ruang tengah untuk membaur dengan yang lainnya sedangkan Angga undur diri karena bukan bagiannya dia berada di sana.


Melvin mendekati sang istri yang berada di sofa sambil mengelus perutnya yang mulai menonjol itu sambil memakan cemilan yang ada di sana dan fokus pada berita yang sedang di tampilkan di televisi.


Dia langsung duduk di dekat sang istri sambil memeluk mika dari samping membuat semua orang yang ada di sana langsung melihat kelakuan Melvin yang tak malu malu umbar kemesraan di depan semua orang, namun mami Siska senang melihat nya karena beberapa waktu lalu mika dan melvin salah paham namun sekarang sudah kembali baik.


Sedangkan mika yang di perlakukan mesra oleh sang suami pun merasa malu karena di lihatin oleh keluarga besarnya namun dia juga tidak bisa bergerak karena Melvin dari tadi menyuruh mika untuk tidak bergerak.


Melvin menaruh kepalanya di leher sang istri mencium wangi dan harumnya parfum sang istri yang membuat candu, mika merasa geli di buat sang suami.


"Kalau mau mesra-mesraan sana loh ke kamar, di sini adalah aku yang gak bisa bercinta karena kakakmu sedang halangan." protes kak Dimas di buat kesal saja.


Semua orang yang mendengar hal itu pun di buat ketawa dan iba rasanya sedangkan Melvin tak menangapi sang kakak dan langsung menarik tangan mika ke kamar membuat semua orang menggelengkan kepalanya tak percaya dengan kebucinan sang anak.


.


.


TBC


🔥Rekomendasi Cerita🔥


Judul: Menikahi Mafia


Author: Lala_syalala

__ADS_1



__ADS_2