Istri Dadakan Tuan Presdir

Istri Dadakan Tuan Presdir
BAB 82_Kisah Sempurna (END)


__ADS_3

Follow Instagram: @lala_syalala13


Kalau ada typo boleh komen di ceritanya biar aku enak buat revisinya karena beberapa kata pasti ada yang terlewat ya readers.


πŸ₯•πŸ₯•πŸ₯•


Setelah dua jam mika masih saja belum sadarkan diri, dia berada di ruangan VVIP di mana di sana sudah ada Melvin, mami Siska, papi Jhonny, kak Clara dan juga kak Dimas di sana.


Untuk baby twins sendiri masih belum datang karena masih di bersihkan lagi oleh suster, tak lama pintu di buka dan menampakkan dua bayi kembar yang sangat mungil itu.


"Halo cucu cucu Oma," sapa mami Siska saat mencoba untuk menggendong sang cucu.


Rasa Harri tercetak jelas di wajah opa dan Oma baru ini di mana mereka .merasa senang karena sekarang anak-anak mereka sudah menjadi seorang orang tua utuh apa lagi dulunya baik mami Siska dan papi Jhonny sempat mengkhawatirkan status jomblo sang anak lanang.


Mami Siska menggendong bayi laki-laki mungkin yang menggemaskan yang wajahnya sangat mirip sekali dengan ayahnya siapa lagi kalau bukan Melvin, sedangkan bayi perempuan berada di gendongan Melvin dan tak lama juga di ambil oleh papi Jhonny yang dari tadi ingin sekali menggendong sang cucu.


Tak Alma ada pergerakan di ranjang membuat semua orang menoleh dan melihat mika yang mulai membuka matanya perlahan.


Melvin langsung menghampiri sang istri sambil terus menggenggam tangannya agar sang istri kembali sadar.


"Sayang, kamu udah bangun?!" tanya Melvin.


"Sayang," lirih mika maklum lah orang habis melahirkan, dia rasanya sangat lemas sekali namun seketika dia ingat akan baby twins nya yang belum sempat dia lihat sama sekali karena dia keburu pingsan setelah melahirkan tadi.


"Iya, sayang ini aku." ucap Melvin.


"Anak anak aku mana?" tanya mika pelan sambil menggerakkan pandangan nya dan ternyata di sana sudah ada keluarga sang suami di sana.


"Mami, papi, kak." sapa mika berusaha untuk ramah.


"Udah kamu tiduran aja, nih baby nya sayang buruan kamu kasih asi deh karena dari tadi kayaknya udah pingin minum aja deh." sahut mami Siska memberikan baby boy nya kepada mika dan begitu pun dengan papi Jhonny yang memberikan baby girl ke Melvin.


"Halo anak anak mommy," sapa mika untuk pertama kali dengan suara bergetar ya saat melihat wajah tampan dan cantiknya dari anak anaknya.


"Siapa namanya sayang?" lanjut mika menanyakan tentang nama sang anak.


Dengan senyum Melvin pun langsung memberitahukan nama yang sudah dia siapkan untuk anak anaknya, bahkan belum ada yang tahu siapa nama baby twins itu.


"Namanya adalah 'Marvel Xaquille Wijaya' untuk baby boy yang tampan ini, sedangkan untuk baby girl cantik ini namanya 'Merva Fyneen Wijaya" ucap Melvin dan langsung mendapatkan senyuman dari semua orang karena nama yang begitu indah di dengar.


"Hai baby Marvel, baby Merva." lanjut Melvin mengapa anak anaknya.


Melvin memang sengaja menamai anak anaknya dengan huruf dengan M karena memang nama dia dan sang istri di awali dengan huruf jadi Melvin pun berinisiatif untuk memberikan nama tersebut.


"Bagus sayang," ucap mika menyukai nama tersebut.


"Ekkkk," rengek baby Merva.

__ADS_1


"Kayaknya baby twins butuh asi deh, lebih baik segera kamu susui sayang biar kami semua keluar." ucap mami Siska dan di angguki oleh mika.


Semua orang pun keluar dan hanya menyisakan Melvin saja, dia membantu mika untuk menyusui anak anaknya.


Pertama-tama dia menyusui baby Marvel terlebih dahulu karena dia ada di gendongannya, ini adalah pengalaman pertama mika menyusui.


Saat baby Marvel menyusu rasanya sedikit perih dan sakit apa lagi dari tadi mereka belum meminum asi mereka sama sekali.


Melvin yang melihat sang istri pun sedikit tidak tega, ia menganggap orang menyusui yang tidak terasa apa apa namun dia ternyata salah.


Apa lagi ini adalah kali pertama bagi mika untuk menyusui pasti ada sedikit rasa tidak biasa.


"Jangan keceng kenceng sayang, kasihan mommy nya tahu. Daddy gak akan minta sayang nanti ada jatah daddy sendiri kok," ucap melvin menenangkan sang anak dan juga sekalian menggoda sang istri karena terlalu kuat meminum ASI-nya, untung saja asi mika termasuk melimpah sehingga dia tidak harus khawatir tidak bisa memberikan ASI kepada anak anaknya.


Mika yang mendengar hal itu pun membelalakkan matanya dan langsung memukul lengan sang suami karena ucapannya saat ada anak anak di sini.


"Ih daddy apa-apaan sih," dengus mika.


"Maaf, maaf sayang." balas Melvin dengan senyuman tanpa dosa.


Setelah selesai minum asi, baby twins langsung tidur nyenyak di box bayi yang memang di sediakan di sana, mika juga merasa tubuhnya cukup lelah sehingga dia memilih untuk tidur sebelum nanti anak anaknya bangun lagi dan dia akan sulit untuk tidur.


Melvin setelah menidurkan anak dan istrinya pun keluar melihat keluarganya yang masih menunggu di sana, kak Clara dan sang suami sudah pulang karena Celine yang dari tadi menangis untuk pulang.


"Gimana di dalem Vin?" tanya papi Jhonny.


"Ya udah, mami sama papi pulang dulu nanti kalau ada apa-apa kamu kabari aja ya Vin." lanjut papi Jhonny.


"Iya, Pi."


"Mami pulang dulu ya sayang," sahut mami Siska.


"Iya, mi." balasnya lagi.


Setelah kepergian mami dan papi nya melvin pun ikut masuk ke dalam, duduk di sofa sambil memejamkan matanya karena dia sendiri juga lelah namun karena rasa bahagia itu lelahnya seketika hilang tanpa jejak, melihat baby twins yang sedang tidur nyenyak dan juga sang istri membuat dia merasa menjadi lelaki paling beruntung di dunia ini.


Kelahiran baby twins juga sudah menyebar, seluruh kantor Wijaya Grup menyambut penuh suka cita kelahiran pewaris selanjutnya kerajaan bisnis keluarga Wijaya.


Semua media sosial berisikan kelahiran baby twins, banyak yang penasaran bagaimana rupa dari bayi tersebut karena ibu dan ayahnya saja tampan dan cantik pasti anak anaknya tampan dan cantik pula bukan.


Sudah satu minggu mika berada di ruang sakit dan selama itu pula Melvin tidak pergi ke kantor, semua urusan di urus oleh Angga dan papi Jhonny.


"Sayang, aku kapan bisa pulang sih?" tanya mika kesal karena dia sudah merasa baik baik saja.


Melvin yang sedang asyik menggendong baby Merva pun langsung melihat kearah sang istri.


"Dokter bilang besok kamu udah boleh pulang kok," salah Melvin membuat binar binar di wajah mika.

__ADS_1


"Beneran?!" tanya mika senang dan di angguki oleh Melvin.


Mika segera memeluk tubuh sang suami lebih tepatnya perut sang suami karena tangan atasnya menggendong baby Merva.


Sedangkan baby Marvel sedang di gendong oleh mami Siska yang berkunjung, beliau hanya bisa tersenyum dan menggeleng kan kepalanya melihat sikap putra dan menantunya, beliau senang akhirnya es kutub yang susah mencair itu bisa cair dengan datangnya sosok wanita yang sederhana dan cantik yang sudah memberikan sepasang cucu lucu ini.


Melvin mengecup lama kening sang istri menyalurkan semua rasa senangnya dan bahagianya.


Keesokan harinya....


Mika dan Melvin sudah dalam perjalanan menuju ke mansionnya, dia baru saja keluar rumah sakit di bantu dengan bi Endah untuk membawakan barang-barang nya sedangkan baby nya berada di box bayi yang khusus di gunakan untuk kendaraan.


Sampai di mansion mika dan Melvin meletakkan baby twins di box bayi yang sudah mereka siapkan, untungnya saja baby twins sedang tertidur lelap sehingga tidak terlalu rewel.


Setelah menaruh baby twins mika menuju ke balkon kamar sang anak menghirup udara segar merasakan tenangnya jiwanya namun tiba-tiba ada tangan yang memeluknya dari belakang siapa lagi kalau bukan sang suami.


"Kenapa hm?" tanya Melvin menyandarkan kepalanya di bahu sang istri.


"Gak kenapa kenapa kok," balas mika.


"Makasih ya sayang, makasih sudah melahirkan putra dan putri yang sangat cantik sekali, aku jga terima kasih karena kamu sudah mau menjadi istri aku." tutur melvin tulus dari hatinya.


"Iya, sayang. Aku juga berterima kasih sama kamu kalau saja dulu aku tidak di khianati oleh mantan aku mungkin aku akan menjadi wanita bodoh yang hanya di butakan oleh cinta." ucap mika.


"Pertemuan yang sangat tidak terduga, pernikahan dadakan tanpa cinta tapi dari semua cerita itu akhirnya aku bisa bersama kamu sayang, mulai mengerti sebuah kesempurnaan dalam hidup." ucapnya.


"Terima kasih karena kamu sudah melengkapi hidupku dan aku berjanji akan selalu mencintai kamu dan juga anak anak kita," lanjut Melvin.


Mika sudah menitikan air matanya karena terharu dengan ucapan sang suami, dia pun langsung memeluk erat sang suami begitu pun sebaliknya.


Akhirnya kisah ini menjadi sebuah kisah sempurna yang pada awalnya hanyalah sebuah kisah penghianatan dan balas dendam menjadi kisah kasih sayang seorang CEO dingin untuk sang istri.


.


.


...~SELESAI~...


πŸ₯•πŸ₯•πŸ₯•


Annyeong yarobun


Akhirnya kisah Melvin dan mika sudah selesai nih,, gimana ceritanya suka kah kalian??


Maaf sebelumnya kalau aku kemarin-kemarin jarang up ya karena kesibukan tapi akhirnya cerita ini selesai juga, aku sangat mengapresiasi sekali buat readers sekalian yang sudah mau pantengin cerita ini dari awal hingga akhir dan yang selalu support aku mulai dari follow akun aku, favorit kan cerita ini, vote, like, share dan juga hadiahnya ya karena tanpa dukungan kalian semuanya cerita ini tidak akan bisa selesai seperti saat ini.


Aku mau ngingetin lagi buat kalian semuanya jangan lupa follow akun aku ya biar kalian gak ketinggalan saat aku up cerita baru lagi, udah ah segitu aja basa basinya dan salam penutupnya, aku tunggu kehadiran kalian di cerita ku selanjutnya ya yarobun.🀭

__ADS_1


BYEEEEEEE SEE YOU NEXT STORYπŸ€—πŸ€—


__ADS_2