
ANNYEONG READERS π€π€
SEBELUMNYA AKU SUNGGUH-SUNGGUH MINTA MAAF KARENA JARANG UPDATE BEBERAPA HARI INI DAN BANYAK YANG MENUNGGU KELANJUTAN CERITANYA JADI SEKALI LAGI AKU SEBAGAI AUTHOR MEMINTA MAAF SEDALAM DALAM NYAπππ
ADA BEBERAPA HAL KENAPA AKU GAK UPDATE BAB BARU SALAH SATUNYA MUNGKIN KARENA SIBUK, TERUS JUGA KADANG SEDIH KALAU LIHAT ADA BEBERAPA KOMENTAR MENJATUHKAN AKU DAN KEBAWA EMOSI JADI HARUS MENENANGKAN DIRIπ
AKU USAHAKAN BUAT KEMBALI UPDATE JADI TOLONG DUKUNG TERUS CERITA AKU INI YA SEMOGA MENTAL AKU BISA LEBIH KUAT LAGI DARI SEBELUMNYA πππ
π₯π₯π₯
"Sayang, maaf ya kalau aku tadi telat karena ada rapat yang sangat mendesak," ucap melvin meminta maaf.
Mika tidak tega melihat wajah sang suami yang sangat melas itu, dia pun mengangguk kan kepalanya memaafkan sang suami.
Melvin memang naik di mobil bersama mika sedangkan mobil nya di rumah sakit dia panggil supir untuk mengambilnya.
.
Sampai di mansion Melvin membantu mika turun dan masuk ke dalam, di sana juga sudah ada mami Siska dan kak Clara yang menggendong Celine menunggu kedatangan mika.
"Gimana sayang?" tanya mami Siska mendekati mika dan membawanya ke sofa ruang tamu.
"Jadi gini mi, mika sekarang sedang hamil dua bulan dan mereka semuanya sehat." ucap Melvin sambil mengelus perut sang istri.
"Mereka?" sahut kak Clara bingung begitu pun dengan tatapan mami Siska yang juga tampak bingung pula.
"Iya, mi. Mika sekarang sedang hamil kembar," jawab melvin dengan santainya dan mika yang hanya bisa melihat wajah mami mertuanya dan juga kakak iparnya yang tampak terkejut dengan kabar yang baru saja Melvin kabar kan itu.
"Maksud kamu..?" tanya mami Siska masih tidak percaya dengan apa yang dia dengarkan bahkan mami Siska sampai menutup mulutnya karena terlalu tidak menyangka akan hal tersebut.
"Iya mi, kak Clara aku sedang hamil anak kembar dan usianya baru menginjak dua bulan." jawab mika agar mereka percaya.
Karena terharu mami Siska pun langsung memeluk mika sambil mengucapkan rasa syukur yang sangat besar karena bisa mendapatkan cucu lagi dan langsung mendapatkan dua langsung.
"Selamat ya sayang," ucap mami Siska terharu begitu pun dengan kak Clara.
__ADS_1
Kabar tentang kehamilan kembar mika sudah di dengar oleh papi Jhonny dan kak Dimas, mereka langsung datang dan langsung memberikan larangan larangan yang tidak boleh di lakukan dan juga menceramahi Melvin banyak hal di mana Melvin sebagian suami harus menuruti semua keinginan mika karena nanti jika tidak di turuti maka anak nya akan ileran dan melvin tidak ingin itu.
π₯π₯π₯
Sore harinya semua orang sudah kembali ke mansion masing masing sehingga sekarang di mansion melvin hanya ada Melvin dan mika saja sedangkan para pegawai sedang berada di paviliun untuk beristirahat.
"Sayang," panggil mika pelan saat dia dan Melvin sedang berada di ruang keluarga sambil melihat televisi dengan mika yang bersandar di dada bidang sang suami.
"Ada apa hm?" tanya melvin sambil mengelus surai lembut dan lurus sang istri.
"Ak..... aku pingin mangga muda," ucap mika pelan namun masih bisa di dengar oleh Melvin.
"Jam segini?!" tanyanya kaget karena ini sudah pukul lima sore dan sang istri ingin makan mangga muda dan mika hanya mengangguk kan kepalanya saja.
"Kamu cariin ya, oh ya di sebelah kan ada pohon mangga aku mau yang di sebelah mansion aja sayang," ucap mika sangat antusias karena dia baru saja ingat akan pohon mangga yang sering dia lihat saat melewati rute tersebut.
"Aku beliin aja ya, ya masa aku yang petik." gerutu Melvin karena ini sudah sore dan matahari akan segera tenggelam.
"Aku maunya kamu yang ambil langsung dari pohonnya sayang." ucap mika.
"Ya udah kalau gitu aku petik in," ucap Melvin membuat mika kembali dengan wajah ceria nya dan senyum yang merekah.
"Yey makasih sayang," ucap mika berterima kasih kemudian memeluk erat sang suami.
"Aku ikut ya," ucap mika meminta izin namun langsung di tolak oleh melvin karena ini sudah malam, biarkan saja dia di bantu oleh para pegawai pria, lagian juga pohonnya masih berada di pekarangan milik nya sehingga melvin dengan bebas mengambilnya.
Mika tetap saja ngotot ingin ikut melihat Melvin sendiri yang memanjatnya sehingga mau tak mau Melvin mengizinkannya padahal sekarang sudah sore hari dan matahari akan segera tenggelam.
Di temani oleh bi Endah, mika menyaksikan di dekat gerbang mansion sambil melihat Melvin memanjat dengan di bantu pak Ilham dan mang Asep untuk membantunya.
Melihat mangga yang masih kecil-kecil di pohonnya dan belum masak membuat Melvin merasa air liurnya keluar saja karena saking masam nya dia merasakan padahal dia belum mencoba nya.
Melvin mengambil beberapa buah yang sekiranya sudah cukup besar dan akan matang karena takut jika terlalu muda akan sangat asam sekali.
Setelah selesai memetiknya Melvin memberikan buah tersebut kepada sang istri, mika langsung mengambilnya dan memberikan nya kepada bi Endah untuk di buatkan rujak manis karena dia sangat ingin sekali.
__ADS_1
Menuju ke dapur mika menunggu pesanan selesai di buat, di samping nya juga ada melvin yang tak habis pikir dengan sang istri yang sangat aneh sekali padahal setahu dia mika sangat tidak suka dengan makanan asam apa lagi mangga yang masih muda itu.
"Ini nyonya," ucap bi Endah memberikan pesanan majikannya itu.
Jangan tanyakan lagi air liur dari mika yang rasanya ingin ngeces aja karena melihat mangga yang masih berwarna putih itu.
Mika menyuapi ke mulutnya dan langsung bisa merasakan rasa asam yang sangat menyegarkan bahkan dia sampai menghentakkan kakinya saking enak nya.
Melvin yang melihat hanya bisa merasakan asma di bibirnya padahal bukan dia yang makan.
"Mau," tawar mika yang langsung di tolak mentah mentah oleh Melvin.
"Enggak, kamu makan aja. Makannya jangan banyak banyak loh ya inget baby nya," ucap Melvin mengingatkan sang istri.
"Siap bos." jawab mika tegas namun langsung melahap makanannya.
Tak terasa piring sudah kosong dan mika sudah merasa puas setelah memakannya membuatnya merasa senang sekali.
"Udah selesai?" tanya Melvin dan di angguki oleh mika.
"Sayang, aku ngantuk deh." ucap mika sambil menguap.
Mika memang sejak hamil ini sering banget ngantukan , laperan sungguh Melvin terkadang gemas sendiri dengan tingkah sang istri.
"Ya sudah kalau gitu kita tidur yuk." ajak Melvin dan di angguki oleh mika.
Melvin langsung mengangkat mika ala bridal style menuju ke lantai dua menggunakan lift karena bakalan capek jika harus naik tangga apa lagi berat mika sekarang bertambah karena ada dua kehidupan baru di dapan perutnya.
Namun sebenarnya berat mika berapa pun bagi Melvin tidak berat Karen alihat sendiri otot tangan dan kakinya yang sungguh membuat orang terpesona karena postur tubuh nya yang sangat perfect itu.
Mika bersandar di dada bidang sang suami sambil memejamkan matanya dan mengalungkan lengannya di leher Melvin sungguh membuat mika nyaman sekali.
.
.
__ADS_1
TBC