Istri Dadakan Tuan Presdir

Istri Dadakan Tuan Presdir
BAB 79_Cerai


__ADS_3

Melvin menuju ke arah gerbang, dia menyuruh untuk satpam membukakan gerbang karena dia akan menemui orang yang dari tadi teriak tidak jelas di rumah orang.


Saat Melvin keluar Lucas langsung bisa merasakan aura dingin yang keluar dari tubuh Melvin membuat Lucas seketika mundur beberapa langkah, namun dia ingat bahwa dia ingin meminta pertolongan kepada melvin untuk meringankan hukuman sang istri dan mertuanya ya walaupun dia sendiri juga baru tahu kalau Imelda masih memiliki orang tua karena setahunya dia sudah tidak punya orang tua yang meninggal karena kecelakaan.


Lucas pun langsung menghadap ke Melvin dengan perasaan gugup karena sosok di depannya ini yang sangat berwibawa.


"Anda mencari saya?" tanya Melvin dengan tajam nya, sorot matanya seperti siapa untuk membunuh seseorang.


"Saya ingin anda membebaskan istri dan juga ibu mertua saya." ucapnya.


"Saya tahu istri dan ibu mertua saya salah kalau pun tidak bebas setidaknya minta kurangi hukuman ke pengadilan agar tidak memberatkan mereka," lanjut Lucas sudah dengan wajah penuh tangisan karena bagiamana pun istrinya sekarang sedang hamil anaknya dan harus di hukum bukankah kejam.


Namun bagi Melvin itu sama sekali tidak kejam dan menurutnya sangat manusiawi dari pada harus bati terkapar tidak berguna bukankah lebih baik hidup dan menderita karena ulah nya sendiri.


"Ada lagi yang mau di sampaikan? Kalau memang tidak ada lebih baik saya masuk, dan saya tekan kan saya tidak suka jika ada yang mengganggu dan mengusik milik saya apa lagi sampai mencelakainya karena saya tidak akan tinggal diam. Masih mending istri dan mertua mu masih hidup sampai sekarang, kalau saja istri saya tidak memohon untuk tidak membunuh mereka mungkin hari ini hanya tinggal nama dan kelakukan buruk istri dan mertua mu yang ada." ucap Melvin panjang lebar kemudian meninggalkan Lucas yang terus menangis di sana sambil berlutut karena kaki nya lemas saat mengetahui sang mantan pacar lah yang berusaha agar Imelda dan Yuanita tidak di bunuh.


Mika yang melihat kejadian dari kendala kamar pun merasa iba dengan kondisi Lucas sekarang, bagaimana pun pria yang sedang menangis di sana adalah pria yang pernah dia cintai sebelum dia terluka.


Saat sedang melihat ke arah gerbang tiba-tiba mika merasa ada tangan kekar yang memeluknya dari belakang dan siapa lagi kalau bukan sang suami dari bau parfum nya saja sudah sangat kentara sekali.


"Kenapa sayang?" tanya mika.


"Gak ada apa-apa, yuk sekarang kita ke kamar hari udah malem nih dan kamu sama baby twins harus istirahat," sahut Melvin membawa sang istri ke kamarnya sambil mengelus perut buncit sang istri, buncit bukan karena apa-apa ya ini ya karena memang sengaja mengandung.


Dengan telaten Melvin membantu sang istri untuk berganti pakaian karena akhir-akhir ini mika sering sekali kecapekan apa lagi kakinya juga mulai membengkak dan melvin juga sering memijatnya agar sang istri lebih nyaman lagi.


Di sisi lain setelah kepergian Melvin, Lucas pun akhirnya pergi dari sana dan menuju ke rumahnya di mana di sana sudah ada mama dan papanya yang menatap tajam ke arah sang anak.


"Lihatlah karena kelakuan istri mu sekarang perusahaan kita bangkrut!" pekik papa Lucas karena merasa kesal dan sedih, perusahaan yang sudah dia rintis sejak muda harus tumbang karena kelakuan menantunya sendiri.


"Lucas minta maaf pa, ma." ucap Lucas sambil bersimpuh di lantai berharap belas kasih orang tuanya.

__ADS_1


"Ceraikan dia sekarang juga!" tita papa Lucas yang langsung membuat bola mata Lucas membulat tak percaya dengan ucapan yang baru saja ia dengan itu.


"Ce...cerai?" tanya Lucas.


"Cerai dia sekarang juga atau kamu tidak akan mendapatkan warisan papa sepeserpun." ancam sang papa membuat Lucas bingung karena bagaimana pun dia tidak akan rela untuk meninggalkan warisan dari papa nya kelak itu.


"Ok, Lucas bakalan ceraiin Imelda." ucapnya tegas lagian juga dia dan imelda menikah hanya karena terpaksa karena dulu mika tidak hadir dalam pernikahan mereka, dan Lucas juga mulai sadar bahwa semua ini berawal dari kesalahannya sendiri.


Kalau saja dia tidak selingkuh dengan Imelda mungkin yang akan bahagia menantikan buah hati adalah dia dan mika bukan mika dengan orang lain.


Selama ini Lucas terlalu percaya diri bahwa sang mantan pacar kembali padanya namun ternyata dia salah, mika malah menjauh dan membuktikan bahwa cerita nya dan juga mika memang sudah sangat sangat berakhir tidak bisa untuk di perbaiki lagi.


🥕🥕🥕


Pagi harinya Lucas ke penjara untuk memberitahukan bahwa dia akan segera bercerai dengan nya, kalau kalian bertanya bagaimana dengan surat-surat perceraian maka jawabannya semua sudah di urus oleh sang papa sehingga tidak perlu lagi tanda tangan dari Imelda hang pastinya akan tidak mau untuk berpisah, setelah ini dia tidak ingin berhubungan lagi dengan wanita yang sudah menghancurkan hidupnya itu.


Lucas sedang menunggu di balik dinding kaca yang memisahkan bilik tahanan dan pengunjung dan tak lama Imelda datang dengan wajah yang mulai tidak terurus bahkan banyaknya lebam yang di sebabkan pukulan membuat mukanya tambah tak karuan dan Lucas melihat itu pun miris namun dia sendiri juga tidak bisa membantu.


Dia ingin segera memeluk suami tercintanya itu namun sayang nya tidak bisa karena terhalang oleh tembok kaca tebal.


"Imelda, mulai hari ini kita sudah resmi bercerai dan akte cerai untuk kamu. Aku harap setelah ini kita tidak akan pernah berhubungan bahkan bertemu lagi." tutur Lucas tegas kemudian menghilang dari balik bilik tersebut.


Untuk akte cerai sendiri Lucas titipkan ke penjaga tahanan untuk di berikan kepada Imelda karena dia tidak bisa memberikan secara langsung dengan penghalang tembok kaca tersebut.


Sedangkan Imelda malah masih sibuk menyadarkan dirinya Dair ucapan sang suami tadi, setelah sadar dan melihat suami tidak ada di dalam sana membuat. Imelda menjerit tak karuan.


"Enggak, enggak mungkin." ucapnya dengan senyum tidak percaya.


"ENGGAK, ENGGAKKKK MUNGKINNNNNN!" teriaknya.


Bahkan saat petugas membawa kembali ke sel tahanannya di mana di sana ada jenny dan juga Yuanita memandang heran dengan sikap Imelda yang teriak-teriak bahwa membuat mereka berdua khawatir.

__ADS_1


"Sayang, kenapa sayang?" tanya Yuanita kepada sang anak saat Imelda terus berteriak bahkan dengan air mat ayang terus turun.


"Ma, Lucas ma." ucapnya dengan lirih karena sudah menangis dan teriak dari tadi bahkan mengganggu ketenangan sel dan menggangung penghuni sel lainnya.


"Kenapa dengan Lucas sayang?" tanyanya lagi.


"Dia menceraikan aku!" tuturnya kembali dengan tangisan yang pecah sudah.


Yuanita dan jenny juga terkejut mendengarnya karena mereka yakin kalau Lucas akan menemani Imelda hingga akhir namun ternyata salah dia malah yang meminta cerai.


Tak lama petugas memberikan akte yang di berikan oleh Lucas ke Imelda dan di sana tertulis akte perceraian sehingga bagaimanapun mereka berdua sudah tidak memiliki hubungan lagi sebagai suami istri.


"Ma, aku menyesal ma. Aku mau minta maaf ke mika ma," ucapnya lirih tulus dalam hati.


Ketiga wanita itu menangis dan menyesali perbuatannya dan ingin meminta maaf kepada mika tapi sayang permintaan maaf mereka sudah di tutup rapat oleh mika.


Sebenarnya dia sudah memaafkan namun dia tidak ingin lagi bertemu dengan wanita wanita itu yang sudah membuat hatinya sakit dan dia hampir kehilangan nyawanya, nyawa sang baby hingga nyawa sang suami.


.


.


TBC


🔥Rekomendasi Cerita🔥


Judul: One Night Stand


Author: elaretaa


__ADS_1


__ADS_2