
Setelah Mika bersiap dengan pakaian yang sudah di siapkan yaitu gaun selutut yang sangat simpel namun elegan di lihatnya.
Dia turun ke bawah di mana di sana sudah ada semua keluarga di sana yang menunggunya, mami Siska melihat anak menantu dengan tatapan penuh kasih sayang membuat mika merasa lebih hangat dan rileks karena sebentar lagi pasti bakalan heboh dengan berita yang tersebar di internet.
Hari ini mika memutuskan untuk mengambil cuti kerja dan mungkin beberapa hari lagi saja dia akan kerja, untuk urusan pekerjaan kalau ada yang bilang kenapa sih kerja lagian melvin udah kayak juga, mika berfikiran bukan berarti sang suami kaya tapi dia malah malas bekerja dia ingin menggunakan pengetahuan nya untuk bekerja sia-sia dia sekolah tinggi-tinggi jika nantinya hanya diam di rumah begitu lah fikir mika dan Melvin menurutinya saja selama itu baik untuk sang istri toh tidak ada salahnya bukan bekerja dan pekerjaan sang juga baik.
"Udah siap?" tanya papi Jhonny dan di angguki oleh mika.
"Ya sudah kalau begitu kita berangkat," lanjut papi Jhonny.
Mereka semua pun berangkat dengan menggunakan dua mobil, mami Siska dan papi Jhonny akan satu mobil dengan kak Clara dan sang suami dan Celine pastinya, sedangkan Melvin dengan mika dengan Angga yang menyetirnya.
Di sepanjang perjalanan mika tampak gugup dan melvin bisa melihat itu dari raut wajah sang istri dan tangan mika yang terus berkeringat karena gugup.
Melvin menggenggam erat tangan sang istri menghilangkan rasa gugup nya agar lebih santai lagi.
"Tenang ada aku di ini kok," ucap melvin dengan lembut dan membuat mika serasa langsung adem hatinya dan tidak lagi gugup.
Lima belas menit kemudian mobil pun sampai di lobi kantor, banyak pekerja yang melihat ke arah Melvin di mana dia keluar dari mobil dengan mika di sampingnya membuat banyak orang bertanya-tanya siapa wanita tersebut karena Presdir nya itu menggengam tangan wanita tersebut dengan erat.
Keluarga Wijaya yang jarang sekali datang bersamaan sekarang datang bersamaan seperti akan ada acara penting karena mereka tahu kalau di aula rapat dan juga depan lobi tadi banyak sekali rekan media yang meliput.
Melvin segera mengajak sang istri ke ruangannya terlebih dahulu sebelum mereka menuju ke ruang rapat, Angga akan mengaturnya terlebih dahulu agar nantinya mika merasa nyaman.
Setelah beberapa saat Angga pun kembali dan mempersilahkan melvin dan mika untuk ke rumah rapat, di sana mami Siska dan gang lainnya juga sudah duduk di tempatnya yaitu tempat duduk di panggung juga dekat dengan melvin dan mika.
Semua rekan media menanti kehadiran Melvin, hingga tibalah saat nya melvin dan mika masuk dan rekan media mulai menyalakan flash kamera nya memotret mika dan Melvin yang berjalan ke arah tempat duduk yang di sediakan.
Konferensi pers ini juga di siarkan secara live di salah satu televisi dimana kak Dimas menjadi seorang direktur nya.
"Pagi semuanya," sapa Melvin dengan tenang nya.
"Maaf mengganggu waktu dari para media semuanya, saya melakukan konferensi pers karena ada sesuatu hal yang harus saya katakan agar tidak ada kejadian buruk lainnya yang menimpah orang yang berharga bagi saya." ucap Melvin berbasa basi.
"Saya di sini ingin memberikan sebuah informasi yang perlu para rekan media semua tahu, pasti kalian semuanya penasaran dengan sosok wanita cantik di sebelah saya ini." ucap Melvin.
"Saya di sini ingin mengumumkan bahwa saya telah menikah dengan wanita cantik ini, namanya adalah Mika Larasati Wijaya istri saya." ucap Melvin dengan lantangnya dan tegasnya mengeklaim bahwa mika adalah miliknya.
"Selamat pagi semuanya," sapa mika dengan lembutnya.
Sedangkan media mendengar penuturan dari Melvin langsung memotret mika dan Melvin untuk di jadikan timeline berita kali ini yang cukup heboh dan sangat tidak terduga.
Banyak rekan media yang berusaha untuk mencari seluk beluk keseharian dari Melvin namun tidak ada yang mendapatkannya namun siapa sangka malah orang yang di cari cari malah mengumumkan pernikahan nya dan rekan media sama sekali tidak mengendus akan hal tersebut.
"Kapan kalian berdua menikah?"
"Dari keluarga manakah istri anda?"
"Apakah anda mencintai istri anda?" begitu lah banyak pertanyaan yang bersaut sautan membuat Melvin diam dulu hingga kondisi kembali tenang.
"Harap semua rekan media kondusif karena tuan Melvin akan menjawab semua pertanyaan satu-satu sehingga di harapkan untuk tetap tenang," ucap Angga.
Setelah tenang Angga pun mempersilahkan media untuk bertanya satu-satu dan akan di Jawa oleh Melvin, hingga tiba lah di pertanyaan terakhir.
"Pak Melvin, apakah kalian saling mencintai saat memutuskan untuk menikah? Dan sudah berapa lama kalian berdua menikah?" tanya wartawan tersebut.
Mika merasa gugup bagaimana jika mereka semua tahu kalau awal mula pernikahan ini karena rasa sakitnya karena di khianati oleh mantan pacarnya dulu itu.
__ADS_1
"Kami menikah pastinya kami saling mencintai, kami sudah menikah kurang lebih tiga bulan." jawab melvin jujur apa adanya tanpa ada yang tertinggal.
Melvin mengungkapkan pernikahan nya dengan sangat yakin membuat siapa pun bisa tahu kalau Melvin memang sangat mencintai sang istri.
Setelah itu konferensi pers pun selesai melvin dan seluruh keluarga kembali ke ruangan Melvin sebelum mereka kembali pulang.
"Sayang, aku pulang ya ikut mami." ucap mika meminta izin.
"Kenapa? Gak suka ya di sini?" tanya melvin.
"Enggak, aku suka kok tapi kan kamu harus kerja sayang," ucap mika.
"Aku gak kerja kok, ayo kita pulang sekarang." ucap Melvin sudah berdiri tiba-tiba Angga masuk ke dalam mengalihkan semua pandangan.
"Tuan," panggil Angga.
"Ada apa?" tanya Melvin.
"Inters company akan segera melakukan rapat darurat," ucap Angga namun mika malah terkejut pasalnya inters company adalah perusahaan nya.
"Okey, kita ke sana." ucap Melvin.
"Sayang, kayaknya aku gak bisa ikut pulang deh kamu tunggu aja aku ya." ucap Melvin.
"Kamu mau ke mana?" tanya mika.
Melvin pun baru sadar kalau mika pasti bingung kenapa Angga tadi mengatakan inters company.
"Aku akan ke perusahaan kamu, apakah kamu lupa kalau kamu minta bantuan aku untuk mengurus perusahaan." ucap Melvin.
Mika tak melupakan itu tapi dia kadang merasa takut, takut jika sang suami sampai menyakiti papa nya.
"Iya sayang, tapi itu tergantung sih dari seberapa parahnya papa mertua akan bertindak atau setidaknya mengakui kesalahannya," ucap Melvin kemudian pergi meninggalkan ruangannya sebelum itu sudah mencium kening pipi dan bibir sang istri.
Mika juga setelah itu pergi ke mansionnya bersama mami Siska dan yang lainnya.
š„š„š„
Di sisi lain Lucas yang sedang berada di kantor pun tak sengaja melihat siaran konferensi pers dari Melvin dia mengira bahwa akan ada rencana kerja sama lagi namun siapa sangka bahwa dia di kejutkan dengan pengumuman yang sangat tidak terduga itu.
"Apa! Jadi mika sudah menikah dan menikah dengan tuan Melvin?!" pekik Lucas tidak percaya itu.
Mendengar bahwa mika dan Melvin baru saja menikah tiga bulan membuat Lucas memutar otaknya mengingat kembali tiga bulan ke belakang di mana itu adalah bulan dia tidak jadi menikah dengan mika eh ternyata sang mantan malah menikah dengan Melvin bukankah mika yang berkhianat terlebih dahulu.
"Jadi selama ini kamu sudah menikah mika," gumam Lucas dengan tatapan tajam di layar komputernya.
Imelda yang sedang berada di studio foto untuk mengiklankan sebuah produk pun juga terkejut saat melihat berita tersebut, berita di mana presdir Wijaya Grup mengumumkan pernikahannya dan yang membuat Imelda syok berat ternyata istri dari Melvin adalah mika.
"Aaaaaa!" pekiknya sambil menjatuhkan semua barang yang dia temui.
Dia merasa menang karena sudah merebut Lucas dari mika namun siapa sangka ternyata mika kali ini kembali menang karena sudah berhasil mendapatkan pria yang lebih tampan dari pada Lucas dan lebih kayak pastinya.
š„š„š„
Keluarga Alan juga sedang melihat berita yang menjadi tranding saat ini, awalnya saat melihat mika di televisi membuat mereka mengerenyitkan dahinya karena apa hubungan mika dengan konferensi pers ini apa lagi dia duduk di samping Melvin namun setelah Melvin memperkenalkan mika sebagai istrinya raut wajah takut, gugup dan gemetar pun langsung di alami oleh mereka apa lagi oleh Amel dan juga jenny.
"Ma bagaimana ini?" tanya Amel takut karena dia sudah mencelakai mika kemarin pasti dia yakin kalau Melvin bakalan balas dendam.
__ADS_1
"Entah sayang, mama juga gak tahu nih." balas jenny ikut pusing.
Alan yang duduk di sofa pun hanya terus melihat ke arah layar televisi di mana sang anak di sana mengumumkan sudah menikah bahkan dia sebagai papa nya saja tidak mengetahui itu malah mengetahui dari televisi.
Alan banyak merenung di sana mengingat dan memikirkan jahatnya dia dulu kepada sang anak.
Tiba-tiba saja Alan menerima telepon dari pak Mario yang mengabarkan akan segera ada rapat darurat pagi ini jadi diharapkan agar direktur nya itu segera menuju ke perusahaan.
Dengan tergesa-gesa Alan segera menuju ke perusahaan, sampai di sana ternyata sudah banyak rekan rekan media menunggu di depan lobi.
Berita tentang pernikahan Melvin dan mika sudah tersebar luas, semua orang mulia mencari tahu siapa sih wanita yang di nikahi oleh Melvin Nahlu Wijaya dan akhirnya mereka mendapatkan informasi kalau yang menjadi istri dari Melvin salah mika pewaris inters company.
Alan tidak mempedulikan rekan media, dia langsung menuju ke ruang rapat di mana di sana sudah ada pak Mario dan juga para pemegang saham yang ingin mendengar penjelasan dari Alan karena mereka tidak tahu sama sekali akan hal tersebut.
Namun yang Alan tidak tahu adalah hari ini semua kejahatannya akan ke bongkar yaitu korupsi hingga sogokan yang dia berikan kepada para pejabat untuk menutupi semua kesalahannya dan itu sudah berhasil Melvin dapatkan.
Tak lama Melvin datang di inters company bersama dengan Angga, para awak media yang masih berada di sana pun tak lupa membidik kameranya untuk mengabadikan momen tersebut.
Berita tentang Melvin ke inters company sudah menyebar luas hingga saham yang di miliki inters company juga naik padahal Melvin baru saja masuk.
Melvin masuk ke dalam ruang rapat dimana di sana semua orang sudah hadir dan hanya tersisa satu kursi atas nama sang istri.
"Maaf saya terlambat," ucap Melvin duduk di kursi sang istri.
Saat Melvin datang suasana yang tadinya berisik tiba-tiba hening tanpa ada suara, semua orang diam tanpa berbicara sama sekali.
"Saya dengar ada rapat darurat jadi saya datang ke sini," ucap Melvin dengan muka santainya.
Dia tahu kalau semua orang di sana bingung kenapa juga Melvin datang ke sini apa lagi ini mereka sedang melakukan rapat darurat hanya orang penting di sana saja lah yang berhak untuk datang, Melvin tahu hal tersebut.
"Oh maaf mungkin banyak yang bertanya kenapa saya bisa datang ke sini, saya di sini ingin menggantikan suara istri saya yang tidak ingin ke sini dan mengembankan tugasnya kepada saya jadi anggap saja saya seperti yang lainnya yang datang hanya untuk mendengarkan penjelasan bapak Alan yang terhormat." ucap melvin dengan berwibawa membuat semua orang tetap diam.
"Anda suami anak saya?" tanya Alan memulai pembicaraan kepada Melvin karena dia terllau penasaran sekali.
"Apakah penting hal itu yang anda tanyakan sekarang?" tanya Melvin balik dengan wajah dinginnya.
"Saya wajib tahu apa hubungan anda dengan anak saya karena saya orang tuanya," ucap Alan dengan PD nya dia mengatakan kalau mika adalah anak nya setelah apa yang dia lakukan kepada mika.
Semua orang di sana diam saja melihat perdebatan Melvin dan Alan, semua orang tidak berani untuk mencela pembicaraan mereka berdua karena hanya ada ketegangan di dalam sana.
"Anda papa nya kan, kalau memang Anda papa nya seharusnya anda lebih perhatian lagi, padahal mika sangat menyayangi anda bahkan dia menolak untuk saya memecat anda dari sini karena anda papa yang dia cintai tapi karena kelakukan anda sendiri lah jadi maafkan saya jika nanti semua kebusukan tuan akan segera terbongkar," ucap Melvin membuat semua orang di sana bingung maksud pembicaraan nya dan hanya Angga, pak Mario dan Alan sendiri yang bersangkutan yang tahu apa maksud nya.
Angga pun segera menyalakan proyektor yang terpasang untuk menunjukkan betapa buruknya kerja papa mertuanya itu sebagai seorang direktur perusahaan.
Satu persatu bukti di perlihatkan menunjukkan betapa banyaknya uang yang di gelapkan oleh Alan, jangan tanyakan lagi Alan sudah ketar-ketir karena semua yang dia sembunyikan sudah terbongkar.
Saat akan kabur tiba-tiba saja pihak polisi datang untuk meringkus Alan ke penjara sedangkan pihak kejaksaan menggeledah ruang kerja nya untuk mencari barang bukti lainnya.
Para media yang masih berada di sana pun merasa mendapatkan jekpot karena mereka mendapatkan berita baru lagi yang bagus untuk mereka.
Alan di ringkus ke kantor polisi sedangkan Melvin kembali ke mansion nya setelah semuanya sudah beres karena dia ingin berada di dekat sang istri saja terus.
Dia berharap dengan adanya konferensi pers tadi itu bisa membuat sang istri lebih dan tidak di pandang rendah lagi oleh orang lain dan tidak ada yang bisa mendekati mika lagi karena dia hanya milik Melvin seorang. (Udah bucin akut nih kayaknya presdir satu ini deh.)
.
.
__ADS_1
TBC