Istri Dadakan Tuan Presdir

Istri Dadakan Tuan Presdir
BAB 56_Resign


__ADS_3

Halo readers maaf ya kemarin tidak upload bab baru karena kesibukan jadi mohon di maklumi jika baru upload bab baru sekarangπŸ™πŸ˜Š


Happy Reading!!!


πŸ₯•πŸ₯•πŸ₯•


Pagi harinya mika sudah bangun dan bersiap untuk berangkat ke kantor bukan untuk bekerja melain kan untuk memberikan surat pengunduran dirinya yang akan dia berikan hari ini karena dia ingin resign dan fokus dengan perusahan dan keluarganya sekarang.


Mika berada di meja makan bersama sang suami, mereka baru saja selesai sarapan rencana nya melvin akan mengantar sang istri untuk memberikan surat pengunduran diri nya tersebut.


"Udah selesai?" tanya Melvin dan di angguki oleh mika.


"Iya, udah." balas mika.


"Ya udah yuk kita berangkat," tutur Melvin beranjak dari kursinya begitu pun dengan mika.


Mereka berdua segera menuju ke mobil, Melvin sendiri menyuruh Angga agar langsung ke kantor saja tanpa ke mansion karena melvin akan membawa mobilnya sendiri.


Setelah beberapa saat melakukan mobilnya membelah jalanan ibu kota akhirnya mereka sampai di depan kantor sang istri.


Mika segera turun sedangkan melvin menunggu di mobil, mika masuk ke dalam dan melihat ada mbk Ratna dan Billy yang kebetulan baru juga sampai.


"Mika, astaga mbk kangen deh sama kamu." tutur mbk Ratna padahal baru beberapa hari saja tak melihat mika.


"Astaga mbk Ratna lebay banget sih," ujar mika sambil masih menampilkan senyumannya.


"Kamu kerja lagi kan mik?" tanya Billy karena dia sudah kehilangan rekan kerjanya itu dalam beberapa hari ini.


"Ya maaf banget ya mbk Ratna, Billy aku hari ini datang buat ngasih surat pengunduran diri aku," ucap mika merasa sedikit tidak enak karena harus meninggalkan rekan rekan kerjanya yang sangat baik sekali kepadanya.


Sedangkan mbk Ratna dan Billy yang mendengar hal itu pun sudah menduga hal tersebut namun juga sedih di buatnya karena mereka akan kehilangan rekan kerja yang sangat baik seperti mika.


"Jangan sedih dong, kita masih bisa kok saling tukar kabar dan bisa ngumpul bareng juga." jawab mika.


"Bener ya," ucap mbk Ratna.


"Iya, mbk. Ya udah aku ke pak manajer dulu ya," pamit mika namun sebelum dia pergi tiba-tiba Vivi rekan kerja mika yang dari dulu tidak suka dengan nya oun datang dan menyindir mika.

__ADS_1


"Akhirnya keluar juga, iya sih kan suaminya kaya raya masa masih mau kerja di bank kecil kayak gini." sindir nya kemudian duduk di tempatnya.


Sedangkan mika tak menanggapi nya dan langsung menuju ke ruang manajer untuk memberikan surat pengunduran diri nya.


TOK TOK TOK


Ketuk mika dari luar dan tak lama terdengar suara perintah untuk masuk.


"Masuk,"


Mika dengan segera langsung masuk ke dalam, di sana sudah ada pak manajer yang baru juga sampai sebelum mika tadi.


"Mika, akhirnya kamu masuk juga." ucap pak manajer merasa senang.


"Begini pak saya ke sini mau memberikan ini," ucap mika sambil memberikan surat pengunduran diri nya membuat pak manajer merasa bingung.


"Apa ini?" tanya pak manajer.


"Surat pengunduran diri saya pak, saya ingin resign." jawab mika.


"Saya ada kesibukan yang lain pak yang harus saya kerjakan jadi saya rasa akan sangat sulit untuk saya bekerja di sini lagi, saya sangat berterima kasih kepada dengan orang hang sudah mengajarkan saya dan membantu saya hingga saya bertahan selama ini di sini." ucap mika mau tak mau pak manajer pun mengikhlaskan satu karyawan rajinnya untuk pergi dari kantornya.


"Baik lah, saya ambil surat ini tapi nanti jika kamu butuh pekerjaan lagi atau ingin bergabung dengan kami maka dengan senang hati pintu kamu akan selalu terbuka untuk kamu mik." ucap pak manajer membuat mika terharu karena masih banyak orang yang sayang sama dirinya dan menghargai setiap kerja kerasnya.


"Terima kasih pak, kalah begitu saya pamit." ucap mika di angguki oleh kak manajer.


Setelah itu mika Kun pergi dan menuju ke tempat duduknya untuk mengemasi semua barang-barang nya di bantu oleh mbk Ratna dan Billy pastinya, udah dua teman yang sangat setia sekali kepadanya membuat mika sangat beruntung.


"Mbk, bil. Aku pamit ya," pamit mika setelah selesai membereskan semua barangnya.


"Iya, kamu hati-hati ya. Jangan lupa terus kontakan biar gak putus hubungan kita ya mik," ucap mbk Ratna sedih di tinggal rekan kerja nya.


"Iya, mbk. Aku pamit Melvin udah nunggu," ucap mika.


"Kamu di anter suami kamu?" tanya mbk Ratna di angguki oleh mika.


Setelah itu mika pun pergi dari ruangan sana dan menuju ke depan lobi di mana Melvin ternyata sudah menunggunya dan menjadi pusat perhatian banyak orang, mika sudah menyuruh Melvin untuk tidak keluar mobil namun dia malah menunggunya di luar mobil.

__ADS_1


Melihat sang istri ke luar sambil membawa kotak besar di tangannya membuat Melvin sebagai seorang suami pun sigap dengan menghampiri mika dan membawakan kotak tersebut dan dia taruh di bagasi mobil.


Hal tersebut tidak lepas dari pandangan banyak orang, mulai dari pegawai yang mengintip di balik kaca kantor hingga para nasabah dan warga yang kebetulan lewat membuat mika risih dibuatnya tetapi tidak dengan Melvin hang terlihat santai santai saja.


"Udah selesai?" tanya Melvin dan di angguki oleh mika.


"Udah,"


"Ya udah yuk kita pergi." ucap Melvin membukakan pintu mobil untuk sang istri.


Setelah itu mika masuk, Melvin pun memutari mobil setelah itu melajukan mobilnya meninggalkan kantor kerja sang istri dan kembali ke mansion.


πŸ₯•πŸ₯•πŸ₯•


Di sisi lain setelah di usir oleh mika, jenny sekarang berada di rumah Amel sang anak, dengan marah marah dan sedih jenny menceritakan bagaimana mika mengusirnya kepada sang menantu.


"Masa ya mama di tendang, di pukul bahkan dia mengatai Amel yang hamil di luar nikah Leo," ucap jenny dengan air mata palsunya karena apa yang dia ucapkan tadi sangat berbeda sekali dengan yang aslinya di mana mika tak menyentuhnya sama sekali.


"Astaga, jahat sekali sih ma dia." ucap Leo yang percaya begitu saja dengan ucapan mertuanya.


Andai saja dia tahu kalau istri dan ibu mertuanya itu ular berbisa mungkin saja Leo akan pergi meninggalkan mereka.


"Iya, sayang. Dia emang jahat dari dulu, makanya aku bingung waktu denger dia udah nikah sama Melvin Wijaya itu sayang dan dia juga malah mengusir mama." sahut Amel.


"Ya sudah kalau begitu mama tinggal di sini saja tidak usah di ambil hati mungkin saja dia mengeluarkan sifat aslinya karena publik sudah tahu kalau dia menikahi pengusaha kaya itu ma, sayang." ucap Leo menenangkan istri dan ibu mertuanya.


"Mama tidak merepotkan kamu Leo?" tanya jenny sok sok takut mengganggu padahal dia sangat senang karena rumah menantunya ini lebih besar dari ada rumah nya yang kemarin.


"Enggak kok ma, mama Amel itu juga mama aku ma jadi mama santai saja anggap rumah sendiri. Mama kan juga bisa temenin Amel biar gak sendirian dia waktu aku kerja, dia juga sekarang sering susah makan padahal lagi hamil loh." tutur Leo sangat baik kepada Amel dan juga jenny.


Entah mengapa mereka bisa mendapatkan menantu baik seperti itu, seperti hitam dan putih yang bersatu, semoga saja Leo bisa menghadapi mereka berdua kalau dia tahu bagaimana sikap istri dan ibu mertua nya itu.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2