Istri Dadakan Tuan Presdir

Istri Dadakan Tuan Presdir
BAB 72_Koma


__ADS_3

"Mi, Melvin baik-baik aja kan?" tanya mika dengan langsung menghampiri mami Siska.


Mami Siska sama hal nya dengan bi Endah yang diam seribu bahasa tidak bisa menjawab.


šŸ„•šŸ„•šŸ„•


"Mi, kenapa diem aja?" tanya mika sedikit meninggikan suaranya karena maminya itu tak menjawab juga.


"Mi, ini tas nya ketinggalan." ucap papi Jhonny yang baru saja masuk membawa tas sang istri namun langsung merasakan situasi yang sangat mencekam saja di dalam.


"Ini ada apa?" tanya papi Jhonny.


"Pi, Melvin baik baik aja kan?" tanya mika ganti bertanya kepada papi Jhonny.


Papi Jhonny pun terkejut karena dia belum memberitahukan kepada mika namun sang menantu seperti nya sudah tahu.


"Pi jawab! Melvin baik baik aja kan? Yang di ucapkan Kayla bohong kan mi, pi soal Melvin kecelakaan?!" tanya mika dengan nada cukup tinggi kesal dengan kebungkaman dari semua orang.


"Sayang kamu Teneng dulu ya," ucap mami Siska menenangkan sang menantu.


"Enggak mi, aku mau tau keadaan suami aku gimana!" ucap mika tegas.


Papi Jhonny pun memberikan kode kepada sang istri untuk menceritakan saja kondisi sang anak sekarang karena bagaimana pun mika harus tahu apa lagi dia adalah istrinya.


"Sebenarnya Melvin sekarang berada di rumah sakit karena kecelakaan sayang." tutur papi Jhonny.


Mika yang mendengar itu pun langsung merasakan lemas di kaki hingga dia ambruk dan jatuh ke sofa untung saja langsung di tangkap oleh mami Siska.


"Sayang, kamu gak papa kan?" tanya mami Siska khawatir dengan menantunya itu.


Seketika air mata mika langsung jatuh tak terbendung, dalam hatinya tak pernah mengira ternyata selama satu minggu ini sang suami tidak bisa di hubungi ternyata sedang terkena musibah tapi hanya dia yang tidak tahu akan hal tersebut.


"Semua orang di sini tahu soal kecelakaan melvin namun tidak ada yang memberitahu aku, aku ini istrinya mi, pi, kalian anggap apa aku ini." teriak mika sambil berdiri.


"Maafin mami sayang," ucap mami Siska ikut menumpahkan air mata melihat sang menantu yang menangis seperti itu.

__ADS_1


"Mi, Pi. Aku mau ketemu Melvin," lirih mika setelah menumpahkan semua air matanya.


"Baik, kita ke sana tapi besok ya kondisi kamu sedang tidak baik baik saja sayang," ucap papi Jhonny.


"Enggak Pi, aku maunya sekarang." tegas mika.


Mau tak mau papi Jhonny pun menuruti saja karena bagaimana pun dia tahu bagaimana perasaan menantunya sekarang yang sangat khawatir sedih bahkan takut kehilangan suaminya.


Saat itu juga mika, mami Siska, papi Jhonny, kak Dimas, kak Clara dan sang anak langsung terbang menuju ke negara B untuk melihat kondisi Melvin.


Angga juga sudah di beritahukan soal mika yang sudah tahu, ini semua karena kebodohannya seandainya saja dia tidak memberitahukan hal tersebut kepada Kayla mungkin sampai sekarang rahasia kecelakaan tuan nya tidak akan sampai ke telinga nyonya nya bukan.


Setelah terbang jauh mereka pun sampai di negara B dan langsung menuju ke rumah sakit, awalnya papi Jhonny meminta untuk ke hotel terlebih dahulu karena setelah perjalanan jauh pasti capek namun di pikiran mika sekarang ini bukanlah istirahat tetapi sang suami.


"Sayang, lebih baik kamu istirahat di mobil aja ya kasihan tahu baby nya. Kamu jangan sampai sedih nanti baby nya juga ikut sedih loh," ucap mami Siska menghibur mika dan hanya mendapatkan sedikit senyuman.


"Iya, mi." jawab mika kemudian memejamkan matanya sebentar karena jujur kepalanya sedikit pusing gara-gara menangis dari tadi.


Beberapa saat mereka sampai di rumah sakit dan mika juga sudah bangun dari tidur singkat nya itu, sampai di sana mereka segera menuju ke kamar VIP di mana tempat melvin di rawat.


"Iya, bagiamana kondisi Melvin?" tanya papi Jhonny.


"Masih sama tuan, tuan Melvin masih dalam kondisi koma tidak ada pergerakan apapun tetapi masa kritisnya sudah lewat." ucap Angga.


Baru saja selesai mengucapkan hal tersebut mika langsung berjalan masuk menuju ke kamar tersebut.


Baru saja masuk dia sudah melihat seseorang yang sangat dia rindukan dan baby twins nya rindukan sedang berbaring tak berdaya di sana dengan banyak nya alat yang terpasang membuat mika sedih.


Dia berjalan menuju ke dekat ranjang tempat di mana Melvin berada, dia langsung menggengam tangan sang suami merasakan tubuh hangat yang selama ini dia rindukan.


"Sayang, hei kenapa kamu malah tidur di sini hm? Kenapa gak di rumah aja yuk bangun terus kita pulang yuk," ajak mika menahan agar dia tidak ikut menangis melihat sang suami.


Mami Siska dan yang lainnya yang melihat dari dekat pintu pun ikut sedih di buatnya, seorang istri yang merindukan suaminya namun suaminya malah berbaring di sini.


"Udah lebih baik kita keluar biarkan mika menyalurkan rasa kangennya kepada melvin," sahut papi Jhonny.

__ADS_1


Setelah itu mereka pun keluar dari sana dan meninggalkan mika bersama dengan Melvin saja berdua.


"Sayang bangun yuk aku kangen banget sama kamu, baby twins juga kangen sama daddy nya." tutur mika menggenggam tangan Melvin dengan erat sambil air mata yang terus mengalir.


Dia menenggelamkan wajah nya di kasur sambil menangisi keadaan dengan tangan yang masih bertautan tiba-tiba saja alat yang terpasang di tubuh Melvin tiba-tiba berbunyi dan Melvin tiba-tiba saja kejang membuat mika khawatir.


TIT TIT TIT TIT (anggap bunyi alatnya ya)


"Sayang sayang kamu kenapa?!" seru mika khawatir, dia segera memencet tombol darurat untuk memberitahukan dokter bahkan kepadanya sang suami sedang buruk.


Air mata sudah tumpah ruah karena memikirkan keadaan Melvin, dia belum siap jika harus kehilangan sang suami dia sangat mencintai Melvin tidak ingin di tinggalkan.


Sedangkan di luar kamar pasien mami Siska dan yang lainnya sedang duduk di depan menunggu mika di dalam namun tiba-tiba terkejut dengan banyaknya dokter yang berlari di lorong kamar mereka hingga masuk ke dalam kamar tersebut.


"Dok kenapa dok?" tanya mami Siska khawatir meningitis dokter masuk namun langsung di tahan oleh suster yang juga masuk.


Tak lama mika keluar dari ruangan dengan air mata yang mengalir deras, dia saling berpandangan dengan mami Siska sebelum mami Siska langsung memeluk erat tubuh sang menantu yang membuatnya lemah melihat keadaan anak dan menantunya itu.


"Mi, Melvin mi. Tadi dia kejang kejang," ucap mika memeluk erat tubuh sang mami hingga lama kelamaan pelukannya memudar dan dia mulai kehilangan kesadarannya dan pingsan di pelukan sang mami.


"Pi, tolong Pi mika pingsan." seru mami Siska.


Papi Jhonny pun membantu mika untuk ke kamar pasien di samping kamar Melvin yang memang sengaja dia pesan untuk istirahat keluarga besarnya.


Dokter pun memberikan suntikan vitamin karena mika terlalu stress dan juga kekurangan cairan mungkin karena memang terlalu memikirkan tentang kondisi Melvin apa lagi dia sedang hamil jadi seharusnya mika tidak terlalu stress karena bisa membahayakan baby twins nya.


Melvin sendiri juga sudah di tangani oleh dokter, itu terjadi karena ada rangsangan di otak nya, seperti nya dia mengenai orang di dekatnya dia ingin bangun tetapi otak nya masih menyuruh untuk dia tidak membuka matanya dan tetap koma seperti ini.


.


.


TBC


Yuk mampir ke Instagram aku di @lala_syalala13 di sana udah aku upload loh visual nya mika dan Melvin, dan di sana juga ada beberapa cerita lain loh yang di jamin pasti seru jadi yukkk kepoin....

__ADS_1


__ADS_2