
-Bara Pov
Bara menyetir mobilnya dengan tidak fokus,entah mengapa perkataan Sasya tadi terus saja terngiang di kepalanya.
Setibanya di rumah,Bara marah-marah tidak jelas.Hingga membuat Mamanya sendiri kebingungan.
Bara membanting pintu kamarnya dengan keras,lalu menjatuhkan tubuhnya ke ranjang dengan kasar.
Fikirannya benar-benar sangat kacau,tapi entah mengapa itu semua bisa dirasakannya.Padahalkan awalnya ia hanya menjadikan Sasya sebagai sasaran yang selanjutnya akan menjadi korban ke playboyannya.
"Kok gue sakit hati sih? Harusnya gue biasa aja dong! Secara dia itu cuma gue anggap sebagai sasaran gue yang berikutnya! Tapi kenapa rasanya sesakit ini?" Ucap Bara gusar.
"Gue bisa dapetin ribuan cewek yang lebih gampang ditaklukkin,yang pastinya gak galak,gak jutek,dan gak so jual mahal kaya dia!" Ucapnya lagi.
"Heh!" Bara mendengus kesal,"Kenapa rasanya masih sakit sih? Kenapa sakitnya susah hilang?" Lanjutnya gusar.
"Gue gak mungkinkan jatuh cinta beneran sama cewek jutek itu?" Tanyanya pada diri sendiri.
"Iya...Semua itu gak mungkin!" Bantahnya pada ucapannya sendiri.
Bara mencoba merilekskan fikirannya agar ia tidak perlu memikirkan tentang Sasya lebih jauh lagi.
Setelah dirasa sedikit membaik,Bara memutuskan memainkan ponselnya dan mulai menekan aplikasi Google.
__ADS_1
Ia mencari makna dari segala hal yang sedang kini ia rasakan.
Jawaban terverifikasi > Jatuh Cinta.
"Hah?" Bara kaget membaca jawaban dari google tersebut,"Ini gak mungkin!" Bantahnya.
"Please Bara,lo gak mungkin jatuh cinta sama si jutek itu!" Ucapnya meyakinkan diri.
Ia melempar ponselnya ke atas sofa,lalu mengusap wajahnya dengan kasar.
"Sasya? Kenapa gue bisa jatuh cinta beneran sama lo? Gue gak ngerti kenapa rasa ini bisa tiba-tiba ada dalam hati gue!" Lirihnya.
"Padahal lo itu gak semanis cewek-cewek yang pernah gue temui sebelumnya! Tapi kenapa saat lo ngomong tentang perasaan lo yang gak akan bisa luluh sama gue? Saat lo menyudutkan gue? Hati gue rasanya sakit banget denger pengakuan lo!" Tuturnya.
Tiba-tiba sosok bayangan Sasya muncul di hadapannya,"Lo harus berhenti jadi playboy! Lo harus yakinin gue kalau lo udah berubah!" Ucap bayangan tersebut.
"Sya? Kamu disini? Oke,aku janji akan berubah! Tapi kamu maukan terima aku lagi untuk memulai semuanya dari awal? Kita lupakan yang telah lalu! Kita mulai semuanya dari awal ya!" Bara mendekati bayangan tersebut yang ia kira banyangan itu Sasya sungguhan.
Tiba-tiba bayangan tersebut dalam sekerjap hilang,"Sya? Sasya kamu dimana?" Bara mencari keberadaan bayangan itu.
"Sya,aku janji akan serius sama kamu! Kamu maukan kasih aku kesempatan untuk berubah?" Ucapnya sibuk memandangi sekeliling kamar mencari keberadaan banyangan Sasya.
Beberapa saat kemudian bayangan itu tak ia temukan lagi,"Bodoh lo Bara! Mana mungkin Sasya ada disini! Yang tadi itu mungkin cuma bayangannya aja!" Tukas Bara pada dirinya sendiri setelah ia kembali ke alam sadar,"Kenapa gue jadi halu gini ya?" Lanjutnya heran.
__ADS_1
Bara sekejap melamun,"Oke fixs! Jadi gue beneran jatuh cinta sama Sasya!" Fikirnya.
"Huuuffft....!!! Oke,Bara,lo tenang! Lo santai! Lo rileks! Lo lupain perkataan Sasya tadi! Dan mulai sekarang lo harus fokus buat dapetin hatinya Sasya!" Tegasnya.
"Sasya Oktavia Antoni,I'm really sorry! I love you...." Ucapnya sendu.
-Bara Pov End
.
.
.
Ohh my god😰Jadi Babang Bara beneran jatuh cinta sama Sasya? Terus sekarang gimana dong😤
Heheee😆😆Santai aja pemirsaaa😅Kita lihat aja nanti😉
PENGEN TAHU? PANTENGIN AJA TERUS😊
Jangan lupa tinggalkan like,coment,tip,rate 5,dan Vote😍Terimakasih😊
SEE YOU NEXT 🙋👇Bye-bye😆😆
__ADS_1