Istri Jutekku

Istri Jutekku
Akang tetep sayang


__ADS_3

Keesokan harinya,tepatnya jam dinding telah menunjukkan pukul 03.00 dini hari.


"Kang? Kang? Bangun iih!" Sasya menggoyang-goyangkan tubuh suaminya.


"Hm..." Sahutnya singkat.


"Bangun kek! Ayo mandi!" Ajak Sasya.


Deyan langsung membuka matanya,"Neng mau mandi bareng kitu?" Godanya.


"Bukan! Anter ke kamar mandi! Takut!" Bantah Sasya.


"Takut apa atuh? Initeh rumah Neng bukan kuburan! Akang jamin nggak akan ada setan!" Tukas Deyan.


"Nyebelin pisan sih jadi orang!" Umpat Sasya.


"Ciee yang udah mau lancar bahasa sunda ciee...." Goda Deyan.


"Ish!" Sasya mencubit perut suaminya dengan keras.


"Aww..." Deyan meringis.


Sasya akhirnya memberanikan dirinya untuk ke kamar mandi sendiri.


*


Seusai shalat shubuh keduanya ke dapur,"Masak apa ya Kang?" Tanya Sasya.


"Emhh...." Deyan berfikir keras.


"Ehh tumben initeh pasangan suami istri tos aya di di dapur! Aya naon?" Tegur Siti.


"Kitateh mau masak atuh Ambu masa mau nonton bola!" Tukas Deyan.


Sasya hanya terkekeh mendengar kelucuan yang dibuat suaminya.


"Ya iya atuh Ambu juga tahu kalau di dapur mah pasti mau masak,da kalau mau main bola mah tempatnya di lapangan bukan di dapur!" Tukas Siti tak mau kalah.

__ADS_1


Deyan menepuk jidatnya,"Sekarang Ambu duduk manis aja ya! Hari ini aku yang bakalan bikin sarapan." Sasya menimpalinya.


"Puntennya Neng,emangnya Neng bisa?" Tanya Siti memastikan.


"Jelas bisa atuh Ambu! Selama ini Neng Sasya cuma berani masak buat Deyan aja!" Tegas Deyan.


"Kenapa atuh Neng nggak pernah bilang?" Tukas Siti.


"Akang terlalu berlebihan! Aku cuma bisa masak yang simple-simple aja!" Bantah Sasya.


"Nggak apa-apa atuh Neng! Nanti kalau Ambu ada waktu senggang Ambu ajarin Neng masak lagi." Tutur Siti.


"Siap Ambu." Jawab Sasya.


*


Dalam kurun waktu setengah jam Sasya dan Deyan menyelesaikan aksi memasak mereka.


Menu pagi ini terdiri dari tempe crispy,sayur capcay,oseng kangkung dan tahu goreng.


Kini mereka tengah menikmatinya,"MasyaaAllah Neng! Ambu nggak nyangka Neng teh beneran udah pinter masak!" Puji Siti.


"Enya leres Neng! Abah oge setuju sama Ambu." Timpal Danu.


"Syukurlah kalau Abah sama Ambu suka sama masakan aku!" Seru Sasya.


"Suka pisan." Jawab keduanya.


Kini kedua mertuanya telah pergi ke pasar untuk berdagang sayuran.


Jam telah menunjukkan pukul 06.30 Sasya terus memperhatikan gerak gerik suaminya.


"Kang? Hari ini ke sawah nggak?" Tanya Sasya.


"Iya Neng,Akang cuma mau ngecek sebentar aja!" Jawabnya,"Neng mau ikut?" Lanjutnya menawarkan.


"Ikut deh,di rumah sepi." Jawab Sasya.

__ADS_1


"Yaudah hayu atuh!" Ajaknya dan mereka pun berangkat ke sawah.


*


Setelah memastikan sawah aman tidak diganggu hama,Deyan mendekati istrinya lalu duduk di sampingnya.


"Baru kali ini Akang ngelihat Neng setenang ini pas lagi lihat sawah." Tutur Deyan.


"Ternyata diam disini rasanya lebih fress ya apalagi kalau lagi ada masalah karena lihat kehijauan area sini yang masih asri." Sahut Sasya.


"Pasti atuh Neng." Jawab Deyan.


"Oh ya Kang! Akang pernah nggak sih mikir nyesel karena nikah sama aku?" Tanya Sasya tiba-tiba.


"Alhamdulillah nggak pernah Neng! Bagi Akang menghadapi segala sikap Neng itu merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Akang." Jawab Deyan penuh keyakinan.


"Akukan galak,kalau ngomong nggak pernah kalem selalu ngegas terus! Apa Akang nggak capek ngadepin sikap buruk aku itu?" Sasya bertanya lagi.


"Neng tahu nggak pribahasa ini? 'Sekeras-kerasnya batu kalau selalu dialiri air pasti akan hancur juga.' Maknanya,sekeras-keras hati seseorang jika kita terus menghadapinya dengan rasa penuh kasih sayang orang itu pasti akan luluh juga." Jelas Deyan.


"Hmmm...." Tatapan Sasya berubah sendu.


"Asal Neng tahu! Walaupun Neng galak,kalau ngomong terkadang suka ngelantur dan pastinya Neng selalu bersikap jutek,Akang tetep sayang kok sama Neng! Karena bagaimanapun sikap Neng,Neng tetep istri Akang." Deyan menekankan ucapannya.


"Ah so sweet...." Sasya segera memeluk suaminya dengan erat.


Mereka saling meluahkan rasa cinta mereka yang baru terjalin dalam hitungan jam kemarin.


.


.


.


**TAMAT😆


Eh bentar deh,mau nanya ini ditamatin sekarang apa mau lanjut lagi? Sok mangga silahkan berkomentar😅

__ADS_1


Tapi kalau lanjut Dedek nggak janji bisa Up banyak karena kebetulan lagi PAS terus harus Up karya lain juga☺Kalian tahukan Dedek masih SMA😅Jadi mohon pengertiannya☺Makasih banyakk❤**


__ADS_2