Istri Jutekku

Istri Jutekku
SAH


__ADS_3

Minggu, 01 November 2020


Tak terasa hari benar-benar cepat berlalu.Pada hari ini Sasya dan Deyan akan dinikahkan.


Acara diadakan dengan sangat sederhana di rumah yang beberapa hari ini telah Anton sewa.


*


Rombongan pengantin pria sudah datang dan langsung disambut oleh rombongan pengantin wanita.Dengan membaca shalawat tala'al badru.


Deyan terlihat semakin tampan saat mengenakan jas.



Setelah disambut,semua rombongan dipersilahkan duduk.


Acara akan segera dimulai,Pak penghulu juga telah datang.


Kini pendamping pengantin wanita mengantarkan mempelai wanita ke samping mempelai pria.



Sasya tetap terlihat cantik meski dengan make up yang tidak terlalu tebal.


Acara Ijab Qabul akan segera berlangsung.Entah mengapa hati Deyan rasanya gugup tak menentu.


Pak penguhulu menjabat tangan Deyan,"Sudah siap?" Tanyanya dan dijawab anggukan oleh Deyan.


"Mau pake bahasa Sunda atau bahasa Indonesia?" Penghulu memberi pilihan.


"Pake bahasa Indonesia aja." Riuh para tamu.


"BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM...


SAYA NIKAHKAN DAN KAWINKAN ENGKAU SAUDARA DEYAN PRAYOGA DENGAN ANAK KANDUNG SAYA SASYA OKTAVIA ANTONI BINTI ANTON PRAMUDYA DENGAN MAHAR SEPERANGKAT ALAT SHALAT SERTA SEPETAK LADANG SAWAH TUNAI." Ucap Anton dituntun Penghulu untuk diikuti Deyan.



"SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWINNYA SASYA OKTAVIA ANTONI BINTI ANTON PRAMUDYA DENGAN MAHAR TERSEBUT TUNAI." Ucap Deyan lantang dengan satu kali tarikan nafas.

__ADS_1


"BAGAIMANA PARA SASKI? SAH?"


"SAH." Jawab para saksi.


"ALHAMDULILLAHI RABBIL 'ALAMIN...BARAKALLAHU LAKA WABARAKA ALAIKA WAJAMA'A BAINAKUMA FIKHAIR...."



Setelah menengadahkan kedua tangan dan mengaminkan do'a tersebut,Deyan dipersilahkan menyematkan cincin nikahnya pada jari manis Sasya terlebih dahulu setelah itu barulah Sasya pada Deyan.


Seusai pertukaran cincin,Sasya dipersilahkan mencium tangan Deyan dan Deyan mencium kening Sasya.Semua tamu bergemuruh memberikan tepuk tangan.


Setelahnya yaitu acara sungkeman kepada orang tua serta kepada mertua masing-masing.


Acara selanjutnya yaitu pemberian ucapan selamat pada pengantin baru.Tapi ini bukan resepsi! Ini hanyalah sebuah adat tradisional masyarakat sekitar,lalu dilanjut dengan makan-makan.


"Selamatnya Jang Deyan! Teu nyangka tiasa nikah saenggal ieu!" Ucapnya salah seorang tamu undangan wanita.


[ Selamat ya Deyan! Nggak nyangka bisa nikah secepat ini ].


"Hehee...Enya nuhun teh." Jawab Deyan.


"Bojona meuni geulis pisan ih." Puji tamu yang lain.


[ Istrinya cantik banget ih ]


"Alhamdulillah." Ucap Deyan.


"Mudah-mudahan sakinah,mawaddah,warahmah." Do'anya.


"Aamiin...Nuhun Kang."


Mereka pada ngomongin apa sih? Serius gak ngerti gue! Batin Sasya bingung sendiri.


"Yan! Kamuteh beruntung pisan euy! Bisa dapet istri cantik kitu!"


Ini siapa lagi? Dateng-dateng langsung nyeloteh aja! Batin Sasya lagi.


"Bisa aja kamu Ram!"

__ADS_1


"Eh serius! Kasih tahu atuh kumaha trikna supaya dapet istri kaya gitu!"


"Kamuteh ada-ada aja Ramli! Udah sana atuh! Tuh yang lain kasian kelamaan nunggu antrian buat salaman!" Tukas Deyan.


Ramli segera berlalu dan seluruh tamu undangan sisanya kini bergantian salaman pada kedua mempelai tersebut.


Setelah dipastikan semua tamu sudah tidak ada lagi,kini giliran Mami dan Papi Sasya.


"Selamat ya sayang! Sekarang kamu udah jadi seorang istri! Jadilah istri terbaik untuk suami kamu." Maria memberikan pepatah.


"Mudah-mudahan kalian senantiasa bahagia! Inget Sya,hormati suami kamu bagaimana pun kondisinya." Pepatah Anton.


"Iya Mi,Pi ." Jawab Sasya.


Kemudian disusul oleh orang tua Deyan,"Neng geulis! Kenalin ini Ambu Siti! Ibunya Deyan sekarang udah jadi Ambu mertua kamu." Seru Siti.


Sasya tersenyum ramah,"Iya tante." Jawabnya.


"Panggil Ambu nya geulis! Teu kedah manggil tante!" Tukasnya.


[ Panggil Ambu ya cantik! Gak usah panggil tante! ]


"Ehmm....Iya Ambu." Sasya mengulanginya lagi.


"Dan ini Abah! Ayahnya Deyan." Seru Danu.


"Iya Abah." Jawab Sasya mengangguk faham.


Sekejap Deyan melirik Sasya lalu segera berpaling lagi pada pandangan yang lain karena takut Sasya menyadari bahwa ia telah mencuri pandangnya.


.


.


.


Akhirnya SAH juga😆Gemesss akutuhh wkwk😂


IKUTI TERUS KELANJUTANNYA😊JANGAN PERNAH BOSEN YAA😔SEMATKAN LIKE,KOMEN,TIP,RATE 5 DAN VOTE😍HATUR NUHUN💕🙏

__ADS_1


__ADS_2