Istri Jutekku

Istri Jutekku
Belajar Memasak


__ADS_3

Siang harinya setelah mertua Sasya pulang dari pasar.


"Ambu?" Sasya mendekati Siti.


"Iya Neng?" Sahutnya.


"Ambu lagi sibuk nggak?" Tanya Sasya dengan hati-hati.


"Enggak,emangnya kenapa?" Jawabnya balik bertanya.


"Ehmm....Aku mau minta Ambu ajarin aku masak." Jawabnya.


"Neng teh serius?" Siti seolah tak percaya.


"Iya." Jawab Sasya yakin.


"Yaudah hayu atuh!" Ajaknya dengan antusias.


"Siap!" Sasya mengikuti Ambunya ke dapur.


Siti menyiapkan bahan-bahan yang akan mereka masak.


"Sekarang kita masak ayam kecap dulu yang gampang!" Seru Siti memberitahukan.


"Oke."


"Neng cuci ayamnya terus potong-potong sesuai selera!" Titahnya.


Sasya menuruti perintah Siti dengan segera mencuci ayam itu,setelahnya,"Nah sekarang kita siapin bumbunya!" Seru Siti.


Siti menyodorkan bumbu rempah masakan untuk menu tersebut.Saat hendak membantu Sasya mengupas bawang tiba-tiba datanglah seorang tamu yang entah siapa.


"Assalamu'alaikum...Ceu Siti?" Ucapnya.


"Wa'alaikumsalam...Sebentar!" Sahutnya dari dalam,"Neng lanjutin nya! Ambu temuin tamu dulu!" Suruhnya dan dijawab anggukan oleh Sasya.


Sasya sedang fokus mengupas bawang merah,"Neng!" Tiba-tiba Deyan mengagetkannya dengan menepuk bahunya.


"Astagfirullah Kang!" Gerutu Sasya karena kaget.

__ADS_1


"Hehe...Akang ngagetin Neng ya? Maaf ya Neng!" Deyan tersenyum.


"Hm...Jangan ganggu aku dulu! Aku lagi fokus!" Tegas Sasya.


"Yaudah atuh Akang nggak ganggu!" Jawab Deyan meyakinkan.


"Neng! Neng lanjut sama Deyan aja nya! Ambu ada perlu!" Seru Siti terburu-buru sambil berlalu lagi.


"Itu Ambu mau kemana?" Tanya Sasya heran.


"Akang juga nggak tahu!" Deyan menggelengkan kepalanya,"Eh tapi tadi maksud Ambu apa ya? Kok Neng disuruh lanjut sama Akang?" Lanjutnya bingung sendiri.


"Jadi gini Kang,akukan lagi belajar masak sama Ambu tapi Ambu mendadak ada urusan jadi Ambu nyuruh Akang buat bantu aku lanjutin masak!" Jelas Sasya,"Pertanyaannya,emangnya Akang bisa masak?" Lanjutnya seperti meragukan.


"Ehh pasti bisa atuh!" Jawabnya dengan percaya diri,"Emangnya Neng mau masak apa?" Lanjutnya.


"Ayam kecap." Jawabnya.


"Oh itumah gampang!" Seru Deyan enteng.


Sombong amat! Batin Sasya.


"Akang nggak lihat aku lagi apa?" Tukas Sasya.


"Lihat atuh! Kan mata Akang masih normal!" Tegasnya.


"Aww..." Pekik Sasya sembari mengucek matanya.


"Neng kenapa?" Deyan terlihat khawatir.


"Perih Kang!" Jawabnya.


"Jangan dikucek terus atuh nanti tambah perih! Sok sekarang cuci muka dulu!" Titahnya dan Sasya segera berlalu wastafel.


Setelahnya ia mencoba mengipas-ngipas matanya,"Masih perih ya Neng?" Tanya Deyan memastikan.


"Iya." Jawabnya.


"Sini! Biar Akang tiupin!" Deyan menarik tangan Sasya supaya jarak mereka lebih dekat.

__ADS_1


Setelah jarak mereka sudah sekitar 10 cm,Deyan mulai membuka mata istrinya lalu meniup-niupnya.


Ya Allah...Apa aku salah mencintai suamiku sendiri? Tapa apa aku layak disebut sebagai istri? Batin Sasya.


"Sekarang gimana?" Tanyanya memastikan lagi.


"Udah lebih baik." Jawab Sasya.


"Neng sekarang lihatin aja! Biar Akang yang masak!" Titah Deyan.


Tangan Deyan dengan lincah mengupas,memotong bumbu rempah lalu memasukkan ke dalam cobek.Setelah itu ia menguleknya menjadi satu bumbu yang tercampur halus.


Kemudian ia menuangkan sedikit minyak ke wajan lalu memasukkan bumbu yang telah dihaluskan setelah diulek tadi.


Ketika bumbu sudah sedikit kecoklat tuaan ia segera memasukkan ayam yang telah dipotong berukuran sedang kemudian ia mengaduknya dan tak lupa ia menambahkan daun salam,sereh,sedikit garam,micin dan tentunya kecap manis.


30 menit kemudian,"Emmhhh....Harum banget!" Sasya mengendus-ngendus,"Ternyata Akang beneran jago masak!" Lanjutnya memberi pujian.


Deyan tersenyum lalu berkata,"Kayanya udah mateng! Kita angkat aja!" Seru Deyan yakin.


Ia pun menghidangkannya ke dalam mangkuk yang berukuran sedang.


"Ayo Neng dicoba!" Deyan menghidangkannya dalam piring Sasya.


Sasya mulai mencobanya,"Serius Kang! Ini enak banget! Matengnya juga pas!" Sasya kagum pada masakan suaminya.


"Syukurlah kalau Neng suka! Sok atuh selamat menikmati!" Seru Deyan.


Sasya dengan lahap menyantap masakan suaminya.


.


.


.


Karya yang ini nggak keurus😆Abis sibuk banget😧Semoga kalian suka😊


Jangan lupa sematkan Like,Komen,Rate 5 serta Vote😍Terimakasih😊😊

__ADS_1


__ADS_2