
Beberapa saat kemudian datanglah Danu serta Siti ke rumah.
"Assalamu'alaikum....Eh keluarga besan ternyata udah nyampe." Ucap Siti langsung bersalaman dengan besannya.
"Udah lama?" Tanya Danu.
"Setengah jam yang lalu." Jawab Anton.
"Oh..." Danu mengangguk.
"Papi? Di kantor Papi ada lowongan kerja nggak?" Tanya Sasya.
"Ngapain kamu nanya lowongan? Tumben." Tukas Anton.
"Jawab dulu,ada nggak?" Sasya mengulangi pertanyaannya.
"Kalau buat kamu sih nggak ada,udah ada yang ngisi." Jawab Anton.
"Bukan buat aku,tapi buat Kang Deyan." Bantah Sasya.
"Kamu mau kerja di kantor Papi?" Tanya Anton pada Deyan.
"Kalau ada lowongan kenapa nggak? Tapi kalau nggak ada juga nggak apa-apa kok Pi." Jawab Deyan.
"Kamu lulusan apa?" Tanya Anton.
"Sarjana Ekonomi." Sasya menjawabnya dengan cepat.
"Apa yang dibilang Sasya bener?" Anton memastikannya.
"Iya Pi." Jawab Deyan sembari tersenyum.
"Kenapa kamu nggak bilang dari dulu? Andai Papi tahu dari dulu,Papi langsung perkerjakan kamu jadi Wakil Direktur di perusahaan Papi!" Tukas Anton.
"Waah jadi Papi mau angkat Akang jadi Wakil Direktur?" Tanya Sasya antusias.
"Kalau Deyan sanggup Papi oke-oke aja." Tegas Anton.
"Gimana Kang?" Tanya Sasya.
"Kalau ada lowongan di kantor Papi,Deyan mau dari bawah dulu aja nggak mau langsung jadi Wakil Direktur." Jawab Deyan.
__ADS_1
"Maksudnya kamu mau jadi karyawan biasa dulu gitu?" Anton memastikannya.
"Iya Pi." Jawabnya.
"Janganlah! Oke kalau kamu nggak mau langsung jadi Wakil Direktur kamu jadi Manager Marketing aja." Tegas Anton.
"Udah Kang mau aja! Gajinya gedean jadi Manager ketibang jadi karyawan biasa!" Desak Sasya.
"Yaudah atuh iya." Jawab Deyan.
"Berarti mulai besok kalian tinggal di Jakarta! Masa setiap hari mau bolak balik Jakarta Bandung!" Tukas Anton.
Deyan terkekeh mendengar pernyataan Papi mertuanya,"Iya atuh Pi itumah pasti! Kalau bolak balikmah capek." Tukas Deyan.
"Hahaa...." Anton tertawa.
"Ambu sama Abah izinin kan kalau Deyan tinggal di Jakarta?" Tanya Deyan.
"Ambu sama Abah dari dulu nggak pernah ngelarang malahan selalu dukung kamu! Kamunya aja yang nggak mau!" Tegas Danu.
"Syukurlah..." Tutur Deyan.
"Neng Sasya kelihatan senang sekali." Tutur Siti.
"Kayanya sih gitu." Timpal Maria.
Deyan menyusul Sasya ke kamar,ia menemukan sosok istrinya itu yang tengah merapikan baju-bajunya ke dalam koper.
"Neng seneng banget ya bisa tinggal di Jakarta lagi!" Seru Deyan.
"Seneng banget." Sasya menekankan ucapannya.
Suasana hati Deyan rasanya campur aduk.Seketika Sasya memperhatikan raut wajah suaminya yang berubah sendu.
"Akang kenapa?" Tanya Sasya.
"Nggak apa-apa." Jawabnya lirih.
"Bohong! Ayo ngaku kenapa?" Desak Sasya.
"Serius Akang nggak apa-apa." Tegasnya.
__ADS_1
"Jangan bilang Akang terpaksa tinggal di Jakarta?" Sasya menebaknya.
"Nggak kok." Jawabnya.
"Ish Akangmah pikasebeleun!" Umpat Sasya.
"Pikasebeleun teh naon sok?" Tanyanya.
"Nyebelin! Emang Akang fikir aku nggak ngerti apa?" Tukas Sasya.
"Tahu darimana?" Tanyanya heran.
"Dari Ambu." Sasya menyeringai.
"Ohh...Jadi belajarnya sama Ambu!" Deyan mengangguk-angguk.
"Ambu the best pokoknya!" Tegas Sasya.
"Ambu aja yang the best? Akang nggak nih?" Deyan menggodanya.
"Kan aku udah bilang Akangmah pikasebeleun!" Sasya menekankannya.
"Oh gitu..." Sasya menggelitikinya,"Akang nyebelin? Oke,Akang buktiin kalau Akang emang nyebelin." Lanjutnya.
"Ampun Kang! Ampun! Geli!" Sasya terus tertawa,"Stop! Oke,Akang paling the best deh!" Lanjutnya setengah memohon.
"Nah gitu atuh!" Deyan akhirnya berhenti menggelitiki Sasya.
Sasya memelas karena terlalu lama tertawa akibat kegelian tadi.
.
.
.
Boleh kritik masalah cerita😊Kalau masalah Visual jangan dikritik ya😧Tokoh utama akan tetep yang ada di episod pertama.
Kalau kalian mau demo masalah visual yang di atas,demonya jangan sama Author tapi demo aja sama yang protes masalah Visual itu di komentar😅Silahkan cari aja di semua komentar karya ini nanti juga ketemu😂
Masalah Visual Bang Dede cungkring yang ada di episod sebelumnya itu cuma gurauan Author✌Jadi tetep ya tokoh utama Kang Deyan diperankan oleh Aa Kiki Farel yang fotonya ada di episod pertama😊Makasiiih🙏
__ADS_1