Istri Jutekku

Istri Jutekku
Jurus Menghadapi Istri marah


__ADS_3

Setibanya di rumah,


"Neng kenapa atuh? Setiap ketemu sama sahabat Neng,kalian teh selalu berantem kaya tikus sama kucing!" Tanya Deyan heran.


"Hah?" Sasya mengernyit heran.


"Iya kenapa?" Deyan menyimpulkan pertanyaannya.


"Nggak apa-apa! Akang nggak perlu mikir kemana-mana! Aku sama Riri emang udah biasa kaya gitu!" Tegas Sasya.


"Udah biasa gimana? Masa sama sahabat ngomongnya nggak tenang begitu? Terkesan lagi ngomong sama musuh!" Tukas Deyan.


"Logat bicara kami emang kaya gitu! Kami udah biasa!" Sasya menegaskannya lagi.


"Terus cara manggilnya gue lo lagi! Nggak sopan pisan!" Deyan mengomelinya.


"Ini itu Jakarta Kang,jadi panggilan gue lo itu relatif biasa!" Bantah Sasya.


"Tetep aja nggak enak didengernya!" Deyan mengomeli istrinya.


"Ribet banget sih jadi orang! Kalau nggak suka yaudah diem aja! Akang pernah bilang kita harus menyesuaikan! Dan ini aku udah menyesuaikan! Ini Jakarta Kang!" Sasya menekankan perkataannya.


"Kok kita jadi berantem begini sih?!" Deyan jadi frustasi.


"Akang yang mulai! Udahlah males banget berantem terus! Nggak ada romantis-romantisnya!" Tegas Sasya sembari berlalu masuk ke kamar.


"Ari Neng Sasya teh kunaon sih masih belum bisa ngerubah sikap juga?" Deyan mengusap wajahnya dengan kasar.


Deyan hendak masuk ke kamar namun pintu kamar susah sekali dibuka,sepertinya Sasya telah menguncinya dari dalam.


"Neng? Buka atuh! Masa Akang dibiarin disini sendirian?!" Deyan mencoba mengetuk-ngetuk pintu tersebut.

__ADS_1


"Berisik! Malam ini Akang tidur di luar!" Teriak Sasya dari dalam kamar.


"Yaudahlah kalau Akang nggak dibolehin masuk,Akang nyari tempat yang lain aja! Barangkali di sekitaran komplek ini ada yang masih gadis." Deyan menekankan perkataannya.


Ia ingin tahu bagaimana reaksi istrinya jika ia menggunakan cara ekstream ini.


Sasya dengan cepat membuka pintu kamar,"Kalau ngomong nggak pernah disaring ya! Main nyeplos aja! Udah bosen hidup?" Sasya memelototi suaminya.


"Neng fikir Akang takut? Haha nggak sama sekali!" Deyan berlagak tidak peduli.


"Jangan macem-macem ya!" Sasya semakin meninggikan suaranya.


"Akang pergi ya Neng! Setelah Akang pergi Neng jangan nangis ya!" Deyan menggodanya dan hendak berlalu.


Sasya bersimpuh di kaki suaminya,"Jangan! Pokonya aku nggak ridho Akang pergi! Aku nggak izinin Akang poligami!" Sasya tiba-tiba menangis.


Deyan memalingkan wajahnya ke sembarang arah karena tidak tahan ingin tertawa.


"Akang nggak perlu izin sama Neng karena Akang seorang suami! Yang harus izin itu istri pada suami!" Deyan tetap melanjutkan aktingnya.


"Akang inget dong sama janji Akang saat kita baikan setelah masalah rumit hari itu! Akang janji akan tetep sayang sama aku gimana pun aku!" Sasya semakin sesenggukan.


Deyan membantu istrinya untuk bangun,"Akang nggak pernah lupa sama janji Akang,tapi Neng juga jangan lupa sama janji Neng yang mau berubah!" Deyan memegangi kedua pipi istrinya.


"Maksudnya?" Tanya Sasya lirih.


"Akang cuma pengen kamu buka pintunya!" Jawab Deyan polos.


Seketika raut wajah Sasya berubah menjadi tanpa ekspresi,"Akang ngeprank aku?" Sasya membulatkan matanya.


"Hahaaa...Menurut Neng?" Deyan tertawa penuh kemenangan.

__ADS_1


"Ish dasar suami kurang kerjaan!" Umpat Sasya.


"Tapi Neng seneng kan karena ini semua cuma settingan?" Deyan menggodanya.


"Tahu ah!" Jawabnya ketus.


"Kalau Neng mau ini semua dinyatain Akang nggak keberatan kok!" Seru Deyan meyakinkannya.


"Ih nyebelin deh!" Tukas Sasya.


"Makanya atuh jangan marah-marah terus! Akang nggak suka!" Deyan memperingatinya.


"Iya,aku minta maaf." Sasya memelas.


"Pintu maaf Akang selalu terbuka buat kamu!" Jelas Deyan meyakinkan.


Sasya langsung memeluk Deyan dengan erat,"Sekarang Akang ada jurus baru buat ngadepin Neng kalau lagi marah!" Ejeknya sembari terkekeh.


"Ish!" Sasya mencubit perut suaminya.


"Hahaa..." Deyan hanya tertawa menanggapinya.


Sasya hanya diam dengan menyusup di dada bidang suaminya karena menahan malu akibat prank yang dilakukan suaminya tadi.


.


.


.


Buat yang suaminya/ istrinya suka marah-marah mangga dicoba jurus itu😂😂 (Viss aku bercanda✌✌)

__ADS_1


__ADS_2