
Pagi ini Sasya bangun lebih awal berkat alarm yang ia setting pada ponselnya.
Ia segera bangun lalu mandi dan melaksanakan shalat shubuh.Setelahnya,ia membuka lemari yang berukuran lumayan besar untuk mencari baju apa yang kira-kira harus ia gunakan hari ini.
Setelah mengobrak-abrik pakaiannya yang ada di lemari,akhirnya ia menemukan juga pakaian yang sepertinya cocok untuk melamar pekerjaan.
Tepat pukul 06.15 Bara sudah sampai di rumah Sasya untuk menjemput.
Berhubung Sasya dan kedua orang tuanya sedang sarapan,Bara memilih menunggu saja di ruang tamu.
10 menit kemudian akhirnya mereka selesai sarapan juga.Sasya segera menemui Bara karena ia merasa tidak enak membuat Bara menunggunya lama.
"Lama nunggu ya? Lo sih datangnya keawalan!" Sasya mengomeli Bara.
"Abis aku nggak sabar pengen ketemu sama tuan putri!" Goda Bara.
Bisaa ae nih cowok aneh! Emang lo fikir gue mempan rayuan apa? Nggak keless! Batin Sasya.
"Eh nak Bara! Lama nunggu ya? Maaf ya,Sasya ini anaknya emang sedikit lelet!" Sapa Maria.
"Iya gak apa-apa kok tante." Jawabnya.
"Kamu bukannya Bara anak Pak Dipto?" Tanya Anton yang tiba-tiba datang.
"Pak Anton? CEO Megah Jaya?" Bara kembali bertanya.
"Iya!" Anton tersenyum ramah.
"Lama tidak bertemu Pak!" Seru Bara ramah dan kini berjabatan tangan dengan Anton.
Ternyata mereka saling kenal! Tapi kenal darimana ya? Fikir Sasya.
"Kalian saling kenal?" Tanya Sasya heran.
"Iya,Bara ini anak rekan bisnis Papi!" Anton membenarkannya.
"Oh..." Jawab Sasya singkat.
"Kalian ngomong-ngomong mau pergi kemana sepagi ini?" Tanya Anton mencari obrolan.
"Aku mau nemenin Sasya nyari kerja om." Jawab Bara,"Maksud aku Pak." Bara mengulangi panggilannya untuk Anton.
"Udah panggil om aja! Lagian ini di luar kantor!" Tukas Anton.
"Hehee....Oke om."
Ini apaan sih? Kok malah pake drama segala!! Gerutu Sasya dalam hati.
"Ehm...Bisa berangkat sekarang?" Sasya menghentikan obrolan mereka.
"Oh...Iya!" Jawab Bara cepat,"Kalau gitu Bara pamit dulu ya om!" Lanjutnya.
"Iya hati-hati." Jawab Anton serta Maria.
Bara dan Sasya telah berlalu,kini di rumah hanya tinggal ada Anton dan Maria.
__ADS_1
"Sasya kenal Bara dimana?" Tanya Anton terlihat penasaran.
"Mana Mami tahu!" Tukas Maria.
"Heh kamu inikan Maminya! Masa masalah begitu aja nggak tahu!" Tukas Anton.
"Daripada Papi ngomelin Mami,mending buruan deh ke kantor! Tadi katanya ada meeting!" Maria mengalihkan pembicaraan.
"Okelah...Papi berangkat dulu ya! Assalamu'alaikum...." Seru Anton sembari berlalu.
"Wa'alaikumsalam."
*
Hari sudah mulai petang,Sasya telah mengunjungi berbagai perusahaan yang berbeda,ternyata informasi lowongan yang ia dapat dari Bara telah terisi oleh orang lain semuanya.
Kini mereka tengah singgah di sebuah cafe untuk menghilangkan sedikit rasa lelah dengan memesan masing-masing satu cup coffe.
"Haduhh! Kalau gini caranya alamat jadi pengangguran lagi deh!" Ucap Sasya frustasi.
"Kamu jangan gampang putus asa dong!" Bara mencoba menyemangati Sasya.
"Mau gimana lagi? Ternyata susah banget ya nyari kerja!" Tukas Sasya.
"Sebenernya aku masih ada satu tempat lagi loh!" Seru Bara.
"Oh ya? Dimana?" Sasya menanggapinya dengan antusias.
"Nggak ngerti kerjaan di bagian itu!" Tukas Sasya lesu.
"Gampang kok kerjanya." Seru Bara meyakinkan.
"Udahlah gak minat! Mending sekarang pulang aja! Ngapain lama-lama di luar tapi gak ada hasilnya sama sekali!" Gerutu Sasya.
"Oke kita pulang,tapi jangan cemberut lagi dong! Keep smile!" Suruh Bara namun Sasya masih tetap cemberut,"Senyumnya mana?" Lanjutnya.
"Gini nih!" Bara menyontohkannya lalu Sasya terpaksa mengikuti arahan Bara dengan memasang senyuman selebar mungkin di bibirnya.
*
Kini mereka sedang dalam perjalanan pulang.Keduanya saling diam tanpa ada obrolan apapun.
Sesampainya di rumah Sasya,Bara menolak untuk mampir dengan alasan ada pekerjaan yang harus segera diurus.
Ternyata Anton sudah pulang lebih awal dari Sasya dan tengah berjaga di sofa ruang tamu.
"Gimana? Udah dapet kerjaan?" Tanyanya memastikan.
"Belum." Jawab Sasya lesu.
"Katanya lihat aja besok! Buktinya mana? Tetep masih zonk!" Ledek Anton.
__ADS_1
"Sasya butuh waktu Pi! Sasya udah usah kesana kemari tapi perusahaan yang Sasya datangi rata-rata udah diisi orang lain!" Protes Sasya.
"Sini duduk!" Suruhnya menepuk sofa tepat di sampingnya.
Sasya menuruti perintah Papinya dengan duduk di samping Papinya,"Kamu udah lama kenal sama Bara?" Tanyanya.
"Nggak kok Pi! Aku baru kenal dia 2 hari yang lalu!" Sasya tak membenarkannya.
"Ehh anak kesayangan Mami udah pulang! Calon mantu Mami mana?" Tiba-tiba Maria datang memotong obrolan Sasya dan Anton dengan hebohnya.
"Hah? Calon mantu?" Anton mengernyitkan keningnya.
"Mami jangan ngarang deh! Bara itu bukan siapa-siapanya aku!" Tegas Sasya.
"Hmm....Padahal Mami berharap Bara jadi menantu Mami." Tukas Maria sendu.
"Papi nggak setuju kalau Bara jadi menantu kita!" Bantah Anton.
"Iya Pi! Sasya sependapat sama Papi!" Sasya mendukung Anton.
"Kenapa?" Maria terlihat bingung.
"Bara itu tidak pantas untuk Sasya! Dia itu bukan pria baik-baik!" Tegas Anton.
"Papi nggak bisa nyimpulin begitu aja dong! Emang Papi ada bukti?" Tukas Maria.
"Papi nggak mungkin ngomong kaya gini tanpa ada bukti yang kuat!" Jawab Anton yakin,"Dia itu playboy! Saat pertama dia dateng ke kantor Papi untuk gantiin Ayahnya,semua staff wanita yang tua maupun yang muda dia kedipin!" Lanjutnya mulai menguak fakta.
Jadi si cowok aneh itu playboy! Fikir Sasya.
"Hah? Yang bener Pi?" Maria sontak kaget mendengarnya.
"Iya Mi! Awalnya Papi juga gak percaya! Lalu Papi coba cari kebenarannya! Dan saat dia keluar dari kantor Papi,dia kedipin lagi tuh semua staff itu!" Lanjut Anton.
"Iihh kok Bara genit gitu ya?" Maria bergidik.
"Maka dari itu Papi larang keras kamu berhubungan dengan si playboy itu!" Tegas Anton.
"Papi tenang aja! Sasya gak sedikitpun tertarik kok sama si cowok aneh itu!" Ucap Sasya meyakinkan Anton.
"Good!!!"
Mereka melanjutkan obrolan dengan masih bertopik pembahasan tentang Bara.
Sasya mendapat banyak informasi mengenai Bara dari Papinya untuk membuatnya harus lebih berhati-hati lagi pada playboy itu.
.
.
.
Like,like,like! Jangan lupa like! Komen! Vote jugaa yaa sayangku😊Thank you all😙
SEE YOU NEXT 😉👇👇
__ADS_1