
"Bagaimana, Ryan! Apakah wanita itu menyukai rumah dan mobil yang aku berikan? " tanya Darius setelah Ryan datang melaporkan bahwa tugasnya sudah ia selesaikan untuk mengantarkan Claudia pindah di rumah baru nya. Saat ini Darius masih di ruangan kerja nya.
"Sepertinya, non Claudia sangat mencintai Anda tuan Darius!?" sahut Ryan. Darius hanya menyunggingkan senyuman nya. Ryan menjadi mengerut kan dahinya.
"Tuan, saat melihat non Claudia saya rasanya tidak tega. Dia mengakui kalau sudah jatuh hati dengan tuan muda Darius. Keputusan hari ini berpisah dengan tuan muda Darius membuat non Claudia merasakan berat. Dia begitu sedih, tuan. Jika tuan muda Darius melihat nya, pasti tidak akan tega," ucap Ryan. Darius malah terkekeh mendengar nya.
"Sudahlah, Ryan! Jangan lagi menceritakan wanita itu. Semua itu sudah lewat. Aku dan Claudia hanya menjalankan kontrak nikah saja. Setelah itu kita sudah tidak ada lagi keterkaitan," sahut Darius.
"Tapi tidak kah, tuan muda memiliki sedikit rasa ketertarikan dengan non Claudia?" kata Ryan.
"Hai kamu tahu kan, kalau aku ada Vita kekasih ku," sahut Darus.
"Oh, iya Ryan! Besok sabtu tolong kamu persiapan segala nya untuk acara tunangan ku dengan Vita. Aku ingin acara pertunangan kami berjalan lancar dan meriah. Pastikan semua nya diundang," kata Darius.
"Non Claudia diundang kah?"tanya Ryan. Darius melotot matanya mendengar pertanyaan dari asisten pribadi nya itu.
"Sepertinya kamu sangat menyukai wanita itu?Silahkan kalau kamu mau mengundangnya! Aku tidak keberatan! Tapi jangan sampai kedatangannya menimbulkan masalah di acara pertunangan aku dengan Vita," ucap Darius.
"Hehe, saya pastikan non Claudia tidak akan membikin ulah di acara pertunangan anda, tuan muda Darius," sahut Ryan.
Ryan keluar dari dalam ruangan kerja Darius dan kembali ke meja kerjanya.
__ADS_1
*****
Claudia istirahat di dalam kamarnya. Saat ini Claudia masih terngiang-ngiang dengan kejadian malam itu. Malam terakhir bersama dengan Darius setelah makan malam bersama. Claudia menikmati malam panjang bersama dengan Darius di kamar hotel yang telah dipesan sebelumnya oleh Darius.
Flashback on.
Claudia menciumi semua wajah Darius. Dia akan merindukan aroma tubuh maskulin Darius suatu saat nanti. Karena esok hari dia akan berpisah dengan Darius.
"Claudia! Claudia sayang! Ouh Claudia, kamu?" ucap Darius disertai *******.
Claudia kini sudah meraup bibir tebal nan seksi milik Darius. Darius sesaat menikmati segala inisiatif yang dilakukan oleh Claudia. Claudia melakukan nya seolah-olah esok hari tidak akan lagi bisa melakukan penyatuan itu lagi bersama pria yang saat ini berada di bawah kungkungan nya.
Kini Claudia mulai menyesap dan sedikit menggigit bagian ujung susu Darius. Claudia menikmati nya seperti sedang memainkan permen. ******* dan erangan Darius masih tertahan. Namun matanya sudah terpejam menikmati dinginnya bibir Claudia yang menciumi setiap jengkal bagian yang menarik bagi kaum hawa.
Benar! Claudia mulai memasukkan benda pribadi milik Darius itu. Ukurannya cukup fantastik membuat Claudia buka tutup mata saat masuk ke dalam goa inti nya. Claudia sangat bersemangat ingin menjadikan malam terakhir bersama Darius ini akan lebih berkesan. Claudia tidak ingin membuat kecewa pria itu. Pria yang sudah memberikan kesejahteraan bagi dirinya. Pria yang mengajarinya bagaimana nikmatnya berhubungan antara pria dan wanita.
Darius tidak tahan dengan pemanasan yang dilakukan oleh Claudia. Hingga keadaan membalikkan semuanya. Claudia kini berada di bawah. Dan kedua mata mereka saling bertemu dengan pikiran yang berbeda.
"Darius?!" Gumam Claudia. Sorot mata Darius seolah menusuk jantung Claudia. Claudia pasrah diapakan apa saja oleh Darius.
"Aku menyukai kamu sayang," ucap Darius. Sukses membuat Claudia melongo tidak percaya. Di saat itu Darius langsung menyambar bibir Claudia dan mulai melakukan kegiatan intens pada tubuh wanita yang beberapa bulan ini telah menjadi istri kontrak nya. Dan besok hari dimana mereka akan bercerai atau berpisah.
__ADS_1
"Darius sayang!! Aku menyukai kamu. Benar-benar menyukai kamu," Sahut Claudia. Darius tersenyum saat wajah Claudia begitu menggemaskan bagi nya. Ini tentu berbeda dengan Vita, kekasihnya.
"Aneh, kenapa aku mulai ragu untuk berpisah dengan Claudia? Apakah aku benar-benar menyukai nya? Ah tidak? Aku hanya mencari kepuasan saja darinya. Wanita yang aku cintai adalah, Vita. Bukan Claudia," Batin Darius seraya melakukan kegiatan intens itu.
Bahkan sebentar lagi Darius akan bertunangan dengan Vita setelah berpisah dengan Claudia. Namun hatinya ada sedikit keraguan maupun bimbang. Tetapi Darius tidak mau memikirkan dan mengakui nya bahwa Claudia sangat spesial di hatinya.
Mentari kembali hadir. Di sebuah kamar itu masih ada sepasang suami istri tertidur di atas peraduan dibalik selimut tebal. Keduanya terlihat saling berpelukan seolah mereka enggan untuk berpisah. Namun hari ini, mereka telah sepakat untuk menyudahi sebuah hubungan diantara keduanya.
Claudia membuka matanya dan matanya langsung tertuju pada pria yang tampan memeluk nya. Claudia segera melepaskan pelukan itu dan turun dari ranjang itu. Claudia segera membersihkan tubuh nya karena Ryan, sang asisten pribadi dari Darius akan menjemput dirinya. Perceraian antara Darius dengan Claudia sudah diurus secepatnya oleh Ryan.
Claudia sudah siap merapikan pakaian dan sedikit mengoles wajahnya dengan make-up tipis nya. Claudia hendak keluar meninggalkan kamar itu, namun tiba-tiba suara khas pria dewasa, bariton memanggil nama Claudia.
"Claudia!?" panggil Darius.
"Eh??" Claudia menoleh dan menghentikan langkahnya.
"Mau kemana? Kamu belum makan pagi. Tunggu aku! Kita makan pagi bersama terlebih dahulu, baru kamu bisa pergi," kata Darius.
"Tapi..?!" sahut Claudia.
"Tidak ada penolakan! Tunggu sebentar saja, aku akan mandi dan berganti pakaian terlebih dahulu!" kata Darius segera turun dari tempat tidur hotel itu lalu beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
__ADS_1
Setelah Darius selesai mandi dan mengenakan pakaian nya, barulah Darius mengajak Claudia sarapan pagi bersama. Setelah nya, keduanya mulai melakukan pemutusan hubungan kontrak dan perceraian mereka. Ryan di sini lah yang mengurus segala sesuatu nya.
Flashback off.