
Claudia mendapati Ida Ayu memeluk Darius. Tentu saja hal itu membuat Claudia melotot tajam. Entah bagaimana ceritanya Ida Ayu tiba-tiba nemplok memeluk suaminya ketika Claudia ke toilet sebentar. Dan sekarang, Claudia mendapati Ida Ayu duduk di atas pangkuan suaminya dengan tangan Ida Ayu melingkar di leher Darius. Jangan lupakan, bagian kancing atas kemeja Darius juga sudah terbuka di sana. Sehingga terlihat bagian dada Darius yang terbuka. Tentu saja Darius terkejut saat mendapati Claudia melihat posisi seperti itu.
"Eh?? Claudia, sayang!!?" gumam Darius yang langsung mendorong Ida Ayu yang duduk di atas pangkuannya hingga jatuh tersungkur. Hal itu membuat Ida Ayu cemberut dengan perlakuan kasar Darius terhadap dirinya.
"Ada apa ini? Sebenarnya ada hubungan apa kak Darius dengan Ida? Kalian bilang bahwa kalian teman sekolah. Selain itu apa ada hubungan khusus selain teman?" kata Claudia sambil melihat Darius dan Ida secara bergantian.
Ida mulai berdiri setelah didorong oleh Darius tadi saat mencoba merayu Darius. Itu kebenarannya. Lalu yang terlihat adalah Claudia melihat Ida Ayu seperti ingin mencium Darius karena posisi nya duduk di atas pangkuan Darius sambil kedua tangannya melingkar di leher Darius. Apalagi bagian kancing kemeja Darius sudah terbuka. Sehingga bagian Dada Darius sudah terbuka.
"Claudia, sayang!! Biar aku yang menjelaskan padamu. Semua tidak seperti yang kamu lihat! Ida Ayu berusaha mendekati ku lagi, sayang?! Aku tidak mungkin mengkhianati kamu. Percaya dengan ku, Claudia sayang?!" kata Darius.
"Bohong! Kak Darius! Bukankah kakak rindu dengan ku? Kakak Darius ingin mengulang kebersamaan kita seperti dulu. Dulu kita pernah berhubungan. Dan saat itu sangat indah," urai Ida Ayu.
"Cukup! Hentikan omong kosong ini! Asal kamu tahu yah!? Kak Darius adalah suamiku. Kamu siapa? Berani-berani nya ingin mendekati kak Darius lagi. Sedangkan kak Darius sudah memiliki menikah dan akulah istrinya sekarang ini. Sekarang, pergi dan jangan lagi menggangu kami lagi!" ucap Claudia. Claudia segera memeluk Darius seolah menunjukkan bahwasanya Darius milik nya. Hal itu membuat Ida Ayu sebal.
"Kak Darius, ayo katakan pada wanita itu kak!! Kalau kamu lebih memilih ku daripada istrimu, kak! Bukankah kak Darius ingin kembali dengan ku? Aku tahu kalau kak Darius juga rindu dengan ku. Demikian hal nya dengan ku, kak! Ayo kak Darius, katakan kalau kak Darius lebih memilih aku daripada istri kakak," ucap Ida Ayu tanpa malu. Claudia benar-benar tidak menyangka jika Ida Ayu sangat berani terang-terangan bicara seperti itu pada Darius disaat ada dirinya.
"Jangan bicara omong kosong, Ida! Aku tidak mungkin memilih kamu, Ida! Aku sudah memiliki istri. Dia lebih segala-galanya daripada kamu. Sekarang lebih baik kamu pergi karena kami tidak membutuhkan kamu lagi untuk menjadi guide di pulau dewata ini. Karena kamu berniat ingin merusak hubungan aku dengan Claudia, istriku," ucap Ida.
"Tapi kak!? Aku masih menyukai kamu kak!? Aku ingin kembali dengan kamu," rengek Ida Ayu.
__ADS_1
"Tidak bisa, Ida! Maaf, aku sudah memiliki Claudia, istriku dan juga wanita satu-satu nya dalam hidupku sekarang," kata Darius.
"Tunggu apa lagi! Sekarang pergilah Ida! Oh, iya, aku sampai lupa membayar kamu yang sudah beberapa hari ini menjadi guide kami. Sebentar yah, aku ambilkan uangnya," ucap Claudia sambil mencari tasnya lalu mengeluarkan dompetnya. Claudia menarik uang kertas dengan mata uang dolar. Lalu memberikannya pada Ida Ayu.
"Hem, lima ratus dolar cukup kan bayaran kamu menjadi guide beberapa hari ini?" kata Claudia sambil memberikan uang kertas dolar pada Ida Ayu.
"Aku tidak butuh duit kamu! Awas saja setelah ini!? Aku tidak akan membiarkan kalian berdua hidup tenang setelah ini. Kalian sudah menyakiti aku," ancam Ida. Claudia yang mendengar nya hanya bisa menyipitkan bola matanya. Sedangkan Ida Ayu mulai keluar dari tempat itu menyisakan Darius bersama dengan Claudia.
"Ih, wanita sekarang sangat nekat yah! Jelas-jelas ketahuan salah ingin menggoda dan merebut laki orang. Tapi masih saja pakai acara mengancam segala," omel Claudia.
"Claudia, sayang!?" ucap Darius yang berusaha ingin merengkuh istrinya. Namun kali ini Claudia melotot matanya. Claudia masih terlihat marah karena teringat pose dimana Darius seperti diam saja saat Ida Ayu hendak mencium nya bahkan memeluk dirinya. Sampai akhirnya Claudia datang melihat nya, Darius baru melepaskan dan mendorong tubuh Ida Ayu. Bagaimana kalau diri nya tidak memergoki nya? Mungkin saja suaminya itu sulit untuk menolaknya. Apalagi Ida Ayu sangat seksi dan sangat pandai merayu seorang laki-laki.
"Tapi, sayang?? Kita belum ada satu minggu di sini loh. Bahkan kita belum ke lombok. Wisata di sana sangat bagus juga," sahut Darius.
"Aku tidak peduli, kak! Aku ingin pulang! Aku sudah kangen dengan Salma dan juga Alex! Oh, iya kak! Satu lagi! Selama satu bulan ini, kakak tidak boleh menyentuh ku! Itu hukuman untuk kak Darius karena sudah membuat aku marah karena menyuruh mantan kakak itu menjadi guide kita. Itu supaya kak Darius bisa berdekatan lagi dengan Ida bukan?" ucap Claudia.
"Eh?? Tidak, tidak sayang!? Bukan seperti itu, sayang!? Aku sendiri juga tidak menduga bisa bertemu kembali dengan Ida Ayu saat berbulan madu ini. Ayolah, Claudia sayang!! Semua tidak disengaja, sayang!!? Satu bulan, apakah aku sanggup tanpa memeluk kamu sayang??!" kata Darius.
"Aku tidak perduli," sahut Claudia mode merajuk ala anak kecil.
__ADS_1
Tiba-tiba saja Darius menjadi suami yang takut istri. Hukuman satu bulan tidak boleh menyentuh Claudia akan membuat Darius gila dan pusing. Dia laki-laki normal yang selalu bersemangat dan memiliki hasrat yang tinggi. Mana bisa berpuasa selama satu bulan?
"Aku harus membujuk, Claudia! Istriku kalau merajuk membuat aku takut. Ini sangat berbeda dengan Claudia yang dulu. Sekarang istriku lebih garang dari sebelumnya. Tapi aku sangat suka itu!" batin Darius sambil menatap istrinya yang sudah sibuk packing barang-barang.
"Sayang?!" ucap Darius berusaha membujuk Claudia yang masih cemberut.
"Hem?! Jangan berusaha merayu ku!!? Lebih baik kakak segera memesan tiket untuk kepulauan besok!?" sahut Claudia ketus.
"Besok aku ingin berbelanja lagi, oleh-oleh khas Bali untuk anak-anak kita, sayang!? Alex dan juga Salma belum kita belikan oleh-oleh," kata Darius kembali berusaha membujuk Claudia. Darius masih ingin berlibur di pulau Bali itu. Bahkan rencananya akan ke pulau Lombok juga. Namun karena adanya Ida Ayu semuanya menjadi kacau.
"Ayolah, sayang!!? Aku minta maaf! Kamu masih cemburu dengan Ida Ayu yah?" ucap Darius sambil memeluk Claudia dan pelukan itu semakin erat karena Claudia berusaha melepaskan nya. Namun Darius tidak ingin semua nya berlarut-larut. Dia harus bisa membujuk istrinya itu.
"Percaya deh dengan aku! Memang beberapa kali aku menjalin hubungan dengan seorang wanita. Namun sekarang ini aku tidak mau yang lain lagi. Aku ingin menjadikan kamu wanita dan istriku satu-satu nya. Karena aku sudah sangat mencintai kamu, Claudia!!" ucap Darius sambil tetap memeluk Claudia dan tidak membiarkan Claudia melepaskan nya.
"Gombal!" sahut Claudia.
"Kalau kamu tidak percaya, belah lah dadaku," kata Darius. Ucapan itu terdengar sangat lucu. Karena Darius membusungkan dada nya dan mendekatkan pada Claudia. Claudia tiba-tiba menjadi cekikikan melihat Darius yang berusaha membujuknya sejak tadi.
"Tapi awas saja yah!? Kalau aku melihat kak Darius nakal lagi, akan aku buat terong kakak sayur gulai. Biar tahu rasa kakak!!" ucap Claudia tanpa filter. Darius tersenyum lebar saat melihat istrinya sudah bisa dibujuknya.
__ADS_1
"Itu tidak akan terjadi sayang!? Aku janji, pokoknya hanya kamu istriku satu satunya," sahut Darius kembali merengkuh istrinya yang tiba-tiba saja menjadi sangat manja.