
Pernikahan antara Darius dan Claudia akhirnya terlaksana juga. Pesta pernikahan mereka digelar dengan cukup meriah.Claudia kembali menemukan kebahagiaan dari laki-laki yang benar-benar ia cintai selama ini. Claudia menikah kembali dengan Darius bukan lantaran desakan dari Alex dan juga bukan karena dia membutuhkan ayah kembali bagi Alex. Namun Claudia sebenarnya juga masih memiliki rasa dengan Darius.
Setelah pesta pernikahan itu selesai digelar, Darius mengajak Claudia berbulan madu. Alex dan juga Salma sebenarnya merengek untuk ikut, namun karena keduanya juga masih masuk sekolah, kedua anak itu akhirnya tidak jadi ikut mommy dan daddy nya untuk berbulan madu.
"Apakah aku boleh memanggil tante dengan mommy, sama seperti kak Alex?" tanya Salma putri kecil Darius.
"Boleh dong, sayang!? Mulai sekarang, Salma harus memanggil tante dengan mommy yah, sayang!? Sama seperti kak Alex. Anggap kak Alex seperti kakak Salma sendiri yah, nak!?" kata Claudia.
"Baik, mommy! Aku tahu kalau mommy Claudia sekarang sudah menikah dengan daddy. Tapi mommy, aku sangat sedih sekali. Kenapa mommy ku bisa meninggal dunia? Mommy seperti tidak memperdulikan aku. Mommy pergi dan tidak mengajakku, hiks hiks," ucap Salma. Claudia segera memeluk Salma. Tangis Salma semakin pecah ketika Claudia memeluknya erat.
"Sayang, jangan nangis dong! Mommy Vita pasti sangat sedih kalau melihat Salma menangis seperti ini. Ayo sayang! Sekarang bukankah ada mommy di sini yang bisa memeluk Salma? Daddy dan mommy tetap menyayangi Salma sama seperti kak Alex," kata Claudia.
"Mommy Claudia akan menyayangi aku seperti menyayangi kak Alex kan?" sahut Salma.
"Tentu saja, sayang!? Mommy dan juga daddy tidak akan membedakan kalian berdua. Kami akan menyayangi kalian semua, sayang," kata Claudia.
"Terimakasih, mommy! Mommy Claudia sangat cantik dan juga baik. Aku suka punya mommy seperti mommy Claudia," ucap Salma. Darius ikut merasa terharu melihat Salma dan Claudia yang saling berpelukan itu.
Claudia duduk berjongkok mensejajarkan tinggi nya dengan Salma. Dengan lembut Claudia membelai puncak kepala Salma. Tiba-tiba saja mata Claudia berkaca-kaca saat melihat anak kecil di depan nya itu. Claudia sudah mendengar cerita secara detail dari Darius bahwasanya Salma sebenarnya adalah anak biologis dari Leon dengan Vita. Saat ini Vita telah meninggal dunia. Sedangkan Leon, ayah kandung Salma tidak berusaha merebut Salma dari Darius. Paling tidak, berusaha mendatangi Salma sebagai putrinya.
"Ayo sudah, sudah jangan bersedih dong! Sekarang mommy dan daddy harus berangkat dulu, sayang!? Alex sayang, jaga adiknya yah! Kalian berdua harus rukun dan saling mengasihi," ucap Darius.
"Siap, daddy! Aku akan menjaga adik Salma, daddy! Mommy, jangan lupa pesanku tadi malam saat sebelum tidur," ucap Alex. Claudia menyipitkan bola matanya. Lalu bertanya pada Alex.
__ADS_1
"Pesan? Kamu pesan sama mommy soal apa sayang? Mommy lupa tuh," sahut Claudia.
"Itu loh, mommy! Alex paling suka adik laki-laki. Yah, kalau bisa dua sekaligus, mommy dan daddy bikinnya. Biar aku ada kawan bermain mobil-mobilan," kata Alex. Salma yang mendengar ucapan Alex yang menyukai adik laki-laki tiba-tiba menjadi cemberut.
"Daddy, mommy! Kak Alex tidak suka aku, kak Alex sukanya adik laki-laki, hiks hiks hiks," ucap Salma yang tiba-tiba kembali menangis. Sejak meninggal nya Vita mommy nya, Salma sangat cengeng sekali. Salma mudah tersinggung dan bawa perasaan. Darius sangat paham dengan perubahan emosional putrinya itu. Darius kini memeluk putrinya dengan penuh kasih sayang.
"Salma sayang! Kak Alex tetap menyayangi kamu, walaupun kamu adalah adik perempuan. Benar begitu kan, kak Alex?" kata Darius.
"Eh, astaga adik Salma! Aku juga menyayangi adik kok! Cius gak bohong kok! Cuma aku ingin adik lagi. Yah, kalau begitu aku ralat deh. Mommy, bikinkan aku adik laki-laki dan perempuan sekaligus yah, mommy!?" ucap Alex. Claudia melihat ke arah Darius lalu seketika wajahnya menjadi merona. Darius hanya tersenyum lebar sambil mengedipkan bola matanya.
"Jangankan dua, daddy akan bikinkan sepuluh adik laki-laki dan perempuan. Tetapi semuanya itu hanya Tuhan yang berkehendak. Daddy dan mommy hanya bisa berusaha dan bekerja keras, sayang!?" ucap Darius kini mulai meraih tangan Claudia.
Kini Darius memeluk Salma, Alex dan Claudia sekaligus.
"Bahagia nya memiliki kalian semua nya," ucap Darius.
"Oke, selama daddy dan mommy pergi, kalian bisa jalan-jalan dengan om Ryan yah sayang?! Itu kalau kalian mau, oke?!" ucap Darius.
"Siap daddy!" sahut Alex dan juga Salma bersamaan.
*****
Di sebuah kamar penginapan, Claudia dan Darius mulai melepaskan penat karena perjalanan. Mereka baru tiba di kota itu dan langsung ke penginapan. Mereka belum jalan-jalan menikmati tempat-tempat wisata di kota itu. Claudia memilih mengajak Darius berbulan madu ke dalam negeri. Darius mengajak Claudia di pulau dewata Bali.
__ADS_1
Saat ini mereka berdua sedang menginap di salah satu hotel di nusa dua Bali. Di sana view nya sangat indah. Apalagi saat berdiri di balkon kamar hotel mereka melihat langsung pemandangan dan pantai. Hal itu membuat Claudia merasa senang.
"Kamu senang sayang?" tanya Darius sambil memeluk Claudia dari belakang. Darius mengecup bahu dan tengkuk Claudia yang terbuka. Claudia tersenyum seraya menjawab.
"Tentu saja, kak! Yang lebih utama karena saat ini kita kembali bersama dan menjadi suami istri lagi. Aku tidak pernah menyangka jika aku dan kamu bisa kembali bersatu. Apalagi setelah kita sama-sama berpisah dan tidak pernah bertemu karena masing-masing dari kita sama-sama menikah dengan pasangan kita Masing-masing," ucap Claudia.
"Sebenarnya saat itu, aku serius ingin kembali dengan mu, Claudia! Bukan dengan Vita. Tapi karena kamu menjauh dan lari dariku, akhir nya aku menikah dengan Vita," urai Darius.
"Hem, nyatanya kamu memilih Vita daripada aku, kak!" kata Claudia.
"Hai, bukannya kamu yang lari dengan pria itu? Kamu tidak mau kembali menikah dengan ku. Kamu lebih memilih Galang daripada dengan ku," sahut Darius.
"Ih, kok jadi dibalik-balik sih, kak!? Pokoknya, dalam masalah itu kakak Darius yang salah. Karena kakak telah menikah dengan Vita," kata Claudia.
"Ya sudah, aku salah! Dalam hal ini semua nya aku yang salah. Bukan kamu, sayang! Kamu tidak pernah bersalah," sahut Darius.
"Hehehe, ya sudah aku yang salah, kak!" kata Claudia.
"Aku!" sahut Darius.
"Aku?!" kata Claudia. Kini keduanya terkekeh. Darius membalik kan tubuh Claudia hingga keduanya saling berhadap-hadapan. Darius dengan lembut mendekatkan tengkuk Claudia hingga kecupan itu terjadi. Namun karena tidak puas hanya sekedar ciuman kini keduanya saling berciuman. Di atas balkon kamar penginapan sambil merasakan semilir angin pantai di sekitar pantai nusa dua di hotel itu, mereka saling merengkuh dan mengikis jarak.
"Ah, ini sangat manis sayang?!" ucap Darius dengan suara berat.
__ADS_1
"Kakak, haruskan tetap di sini? Malu jika dilihat orang-orang itu. Bagaimana kalau kita masuk ke dalam kamar saja," kata Claudia.
"Biarkan saja! Aku ingin disini sayang," sahut Darius. Kembali Darius mencium bibir Claudia yang sudah basah.