ISTRI KONTRAK CEO TAMPAN

ISTRI KONTRAK CEO TAMPAN
BAB 23


__ADS_3

Claudia melihat bayangan dirinya di pantulan kaca di depannya. Cermin itu cukup besar hingga bisa memperlihatkan penampilan dirinya dari atas ujung kepala sampai kaki. Benar! Malam ini Claudia mengenakan gaun biru muda dengan make up tipis di wajahnya untuk menghadiri pesta pertunangan antara Darius dengan Vita. Claudia akan datang bersama dengan Galang. Galang sudah menunggu dirinya di ruang tamu.


"Semoga aku bisa kuat melihat kamu bersanding bersama wanita pilihan kamu, tuan muda! Semoga setelah melihat kamu bertunangan dengan Vita, aku ikhlas dan sadar bahwa aku tidak pantas berada di samping kamu sebagai pendamping hidupmu," gumam Claudia sambil merapikan rambutnya. Kini Claudia keluar dari dalam kamarnya dan dengan sepatunya Claudia berjalan menghampiri Galang yang sudah menunggu sejak tadi di ruang tamu.


Galang melihat Claudia dengan gaun biru muda dan dandanan yang tidak tebal menjadi terpana dengan kecantikan Claudia. Matanya tidak berkedip melihat perubahan pada Claudia.


"Claudia!? Kamu cantik sekali malam ini," ucap Galang penuh pujian.


"Terimakasih, Galang! Ayo kita berangkat!" sahut Claudia.


"Kamu yakin akan datang di acara pertunangan mantan suami kamu itu, Claudia? Apakah kamu sanggup?" tanya Galang.


"Kenapa tidak? Bukankah aku datang bersama dengan kamu Galang?" sahut Claudia. Galang tersenyum lebar.


"Hehehe, baiklah! Pegang tanganku!" ucap Galang. Claudia dengan penuh percaya diri menggandeng tangan Galang. Keduanya melenggang melangkah keluar dari rumah itu setelah Claudia mengunci rumah baru nya itu.


Kini mereka sudah berada di dalam mobil. Galang sesekali melirik ke arah Claudia yang terlihat bersinar wajahnya.


"Claudia!" ucap Galang.


"Aku akan mengirimkan asisten rumah tangga untuk membantu kamu mengurus rumah kamu. Aku tidak tenang jika kamu di rumah itu tinggal sendiri. Ini kota besar loh, aku takut terjadi apa-apa dengan kamu. Apalagi saat ini kamu sedang mengandung," kata Galang.


"Di sana ada petugas keamanan, Galang! Perumahan itu aman kok! Banyak satpam yang berjaga-jaga di komplek perumahan itu," jelas Claudia.


"Benar! Tapi paling tidak kamu harus ada yang menemani dan membantu segala urusan rumah. Supaya kamu tidak capek," kata Galang.

__ADS_1


"Hem, terserah kamu saja deh!" sahut Claudia.


"Setelah aku menikahi kamu, kamu ikut dengan ku ke rumahku. Kamu harus pindah dan meninggalkan rumah baru kamu itu. Rumah pemberian mantan suami kamu itu," kata Galang.


"Hem, baiklah! Terserah kamu saja, Galang!" sahut Claudia.


*****


Di hotel berbintang tepatnya di ruangan megah sudah di dekorasi untuk pesta pertunangan antara Darius dengan Vita. Banyak tamu-tamu dari kalangan atas yang merupakan kolega serta rekan bisnis Darius sudah hadir di sana. Acara pertunangan itu cukup spektakuler dengan pasangan kekasih yang segera meresmikan pertunangan nya itu mengenakan pakaian yang senada. Tentu saja acara itu dihadiri oleh kedua pihak keluarga besar dari keluarga Darius dan juga dari keluarga besar Vita.


Saat acara itu dimulai semua tamu yang hadir mengikuti jalannya acara pertunangan itu dengan khidmat. Kini tiba waktu nya menyematkan cincin pada masing-masing pasangan yang bertunangan. Senyum lebar dengan wajah yang cerah terpancar pada wajah Vita dan juga Darius.


Tidak jauh dari panggung itu dimana pasangan kekasih meresmikan hubungan mereka secara serius, ada Claudia bersama dengan Galang menatap tanpa berkedip pada salah satu pria yang menjadi pusat perhatian tamu-tamu yang hadir di sana. Claudia tidak pernah menyangka jika dirinya sempat dekat bahkan terlalu dekat dengan pria itu. Namun malam ini Claudia harus sadar bahwasanya dirinya sudah tersingkir dari kehidupan Darius dan digantikan oleh wanita lain yang jelas-jelas dicintai oleh Darius.


"Kita pulang, Claudia!" bisik Galang yang tidak ingin Claudia menjadi sedih saat melihat pasangan yang bertunangan itu menunjukkan kemesraan nya. Claudia menggeleng pelan.


"Benar! Dan setelah ini giliran kamu akan aku nikahi, Claudia. Kamu layak mendapatkan kebahagiaan itu dari aku. Sekarang jangan sedih-sedih yah! Aku akan mengajak kamu berdansa dengan ku," ucap Galang.


"Berdansa?" sahut Claudia.


"Benar! Saat acara dansa tiba, kita turun. Aku tidak mau kalah seperti pasangan kekasih yang telah bertunangan itu," ucap Galang.


"Eh, em tapi aku malu Galang! Aku mohon jangan lakukan itu. Acara ini, acara mereka. Bukan acara kita, Galang!" kata Claudia.


"Jangan khawatir! Ini acara kita juga karena mereka telah mengundang kita di acara pesta pertunangan mereka," ucap Galang.

__ADS_1


Benar, setelah rentetan acara pertunangan itu dilaksanakan, pembawa acara telah menyebutkan bahwasanya acara berikutnya adalah acara dansa. Musik dansa itupun sudah terdengar dan diputar. Pasangan kekasih yang baru saja meresmikan pertunangan mereka itupun berdiri di tengah-tengah gedung acara pertunangan itu. Mereka mulai berdansa dengan penuh penjiwaan. Tentu saja keduanya sama-sama melemparkan senyuman termanis nya.


"Ayo, kita turun!" ajak Galang seraya menarik tangan Claudia di tengah-tengah kerumunan para tamu-tamu yang sudah melihat ke pasangan kekasih yang sudah bertunangan itu.


Kini di sana sedang berdansa pasangan Darius bersama dengan Vita dan juga Galang bersama dengan Claudia. Bisik-bisik tamu-tamu undangan mulai terdengar. Mereka tentu bertanya-tanya akan pasangan baru selain pasangan yang bertunangan malam hari ini.


"Siapa pasangan itu? Pria dan wanita nya sama-sama menawan. Tampan dan juga cantik," salah satu tamu undangan bertanya pada tamu yang lain.


"Sepertinya wajahnya tidak asing. Pria itu sepertinya putra mahkota dari keluarga Buwono," tebak salah satu tamu yang hadir itu melihat ke arah Galang yang memeluk pinggang Claudia dalam dansa nya.


"Galang! Semua orang-orang melihat ke arah kita! Cukup, Galang! Hentikan kekonyolan ini! Kita bisa menyaingi pasangan kekasih yang baru saja bertunangan itu," ucap Galang semakin merapatkan pelukan nya dan berdansa dengan Claudia. Mau tidak mau Claudia mengikuti langkah kaki Galang yang mengajaknya berdansa.


"Tenang, Claudia! Ini lebih menarik dari apapun. Kamu lihat, pria brengsek itu mulai melihat ke arah kamu," kata Galang.


"Hah? Apakah kita akan terkena masalah, Galang! Lihatlah, mata Darius yang tajam seperti elang itu! Dia melotot ke arah kita," ucap Claudia panik.


"Tenanglah, Claudia! Hahaha dia seperti nya mulai terbakar jenggot nya," kata Galang.


"Dalam hitungan ke lima, dia pasti akan mendatangi kamu, Claudia!" sambung Galang.


Benar saja, Darius mendatangi Claudia yang sedang berdansa dengan Galang.


"Maaf, tuan! Boleh kita bertukar pasangan?" ucap Darius. Claudia melotot matanya saat Galang melepaskan pelukan di pinggang nya lalu langsung beralih ke Vita. Kini mereka berdansa dengan bertukar pasangan.


Claudia gugup saat mata Darius menatapnya lekat. Sorot mata itu penuh amarah.

__ADS_1


"Aku pikir kamu tidak akan punya nyali untuk menghadiri acara pertunangan ku. Ternyata kamu cukup berani, Claudia. Bahkan kamu datang bersama dengan seorang pria. Benar-benar hebat! Lepas dari aku kamu dengan cepat menemukan pengganti ku," ucap Darius.


"Eh? Em, aku?!" sahut Claudia.


__ADS_2