
Darius mengajak Claudia jalan-jalan ke tempat-tempat pariwisata. Mereka sengaja memakai jasa travel touring yang lengkap dengan tour guide nya. Beberapa tempat atau lokasi wisata telah mereka kunjungi. Claudia sangat senang di pulau dewata itu, dimana pemandangan nya begitu indah dan kental dengan adat istiadat maupun keyakinan dan kepercayaan nya.
Hingga sore hari menjelang malam mereka berada di pusat oleh-oleh di Bali. Darius menggandeng Claudia masuk ke toko Krisna Oleh-oleh Bali yang buka selama dua puluh empat jam. Claudia penuh semangat memasukkan barang-barang yang dia sukai ke dalam troli belanjaan. Claudia mengambil baju tidur ciri khas Bali, kain pantai, maupun suvenir ciri khas Bali seperti patung-patung, maupun gantungan kunci serta wewangian aroma terapi. Darius pun juga tidak kalah sibuk memasukkan jajanan ringan yang sudah dikemas.
Namun tiba-tiba disaat Darius sibuk berbelanja dan fokus memilih celana pendek khas Bali, dia melupakan Claudia, istrinya yang terus berjalan ke bagian-bagian pernak-pernik lain yang membuat Claudia tertarik yaitu perhiasan perak. Claudia memborong bros, gelang, cincin, gelang kaki dengan bahan silver. Sedangkan Darius masih memilih celana pendek. Di saat itu Darius bertemu seseorang di masa lalunya. Sejurus kemudian keduanya saling tatap dan akhirnya mulai menyapa karena masing-masing teringat akan kenangan masa lalu.
"Kak Darius?" gumam seorang wanita muda.
Tentu saja dia memiliki kecantikan yang luar biasa. Wanita itu asli orang Bali. Saat ini dia datang di toko itu dengan seorang anak laki-laki kecil yang usianya sekitar sembilan tahun. Darius terpana dengan kecantikan wanita yang di depan nya. Dia merupakan wanita di masa lalu nya. Tentu saja sudah pernah dekat dengan Darius.
"Ida Ayu?! Kamu kah itu?" sahut Darius.
Kini Darius celingukan melihat kanan dan kiri mencari istrinya, Claudia. Dia sangat takut jika Claudia akan cemburu jika dirinya bertemu dengan seorang wanita yang mana wanita itu pernah sangat dekat dengan dirinya sebelum menjalin hubungan kontrak nikah dengan Claudia.
"Benar, kak Darius! Sudah lama sekali kita tidak pernah jumpa. Bahkan kontak kakak Darius pun sudah tidak ada di ponselku," ungkap wanita itu yang dipanggil dengan Ida Ayu oleh Darius.
"Kamu masih saja cantik, Ida! Oh iya, kamu ke tempat ini dengan siapa?" ucap Darius seraya melihat anak laki-laki yang kira-kira sudah duduk di bangku kelas tiga sekolah dasar.
"Dia putraku, kak!" sahut Ida. Darius memperhatikan anak laki-laki itu.
"Tampan sekali! Jadi, kamu sudah menikah juga?" ucap Darius. Darius kembali memperhatikan anak laki-laki dari Ida yang wajahnya seperti ada gen seorang bule.
"Benar! Tapi sekarang aku sedang mengurus perceraian ku dengan Samuel," kata Ida.
__ADS_1
Darius mulai panik, lantaran tidak melihat Claudia di toko oleh-oleh itu.
"Eh, em Ida! Ini kartu namaku! Aku saat ini menginap di hotel nusa dua. Kalau kamu ada waktu bisa menghubungi aku. Oke? Aku harus mencari istriku, dulu! Keasyikan berbelanja, kami jadi terpisah," kata Darius.
"Tenang saja, kak! Nanti kakak juga bertemu dengan istri kakak. Baiklah, nanti aku akan menghubungi kakak deh. Siapa tahu kita bisa mengobral panjang lebar. Mumpung kita ketemu di Bali, kan?" ucap Ida.
"Oke, Ida! Aku ke sana dulu yah!" sahut Darius. Namun Ida dengan cepat mencium pipi kanan dan kiri Darius membuat Darius melotot matanya dengan sempurna karena terkejut. Lalu Darius hanya tersenyum saat mendapatkan ciuman itu dari Ida.
"Aku harap setelah ini, kita bisa bertemu dan berkencan kembali walaupun hanya satu malam," bisik Ida tanpa sungkan.
"Eh??" Darius melebar bola matanya. Dia tidak menyangka jika Ida tanpa basa-basi ingin mengajaknya ketemuan. Padahal jelas-jelas tahu kalau Darius saat ini sudah memiliki istri.
Darius segera mencari keberadaan Claudia yang masih asyik berbelanja. Benar, tanpa kesulitan Darius menemukan Claudia sedang memilih perhiasan perak.
"Bagus, ambil semuanya saja sayang!" sahut Darius.
"Hehehe, kakak ini mentang-mentang banyak duit semua nya suruh diambil semua nya. Oh iya, kakak sudah dapat celana pendek nya?" kata Claudia
"Ini ada empat, sayang! Nanti buat mandi pantai," sahut Darius.
"Hem, bagus celana pendek yang kakak pilih," kata Claudia.
*****
__ADS_1
Setelah acara berbelanja di toko Krisna oleh-oleh Bali, mereka berdua makan malam di sebuah restoran mewah di pulau dewata itu. Claudia seperti dimanjakan oleh Darius di acara bulan madu itu.
Saat makan malam, Darius mendapatkan pesan chat dari Ida. Diam-diam Darius juga membalas pesan chat itu. Tanpa disadari, Darius senyum-senyum sendiri membaca isi pesan dari Ida Ayu.
"Hem, cantik sekali sih Ida!? Foto ini, saat aku masih bersama dengan Ida saat liburan di Australia," batin Darius sambil memandangi foto masa lalu bersama dengan Ida yang baru saja dikirimkan kembali oleh Ida Ayu melalui aplikasi WA.
"Kamu lagi ngapain, sayang?" tanya Claudia yang sejak tadi memperhatikan Darius yang tersenyum sendiri.
"Eh?? Tidak, tidak! Ini aku sedang menghubungi Ryan untuk mengurus perusahaan. Kita mungkin sementara waktu akan lebih lama acara bulan madu nya, sayang! Bila perlu sampai kamu benar-benar hamil," ucap Darius.
"Hehehe, jangan lama-lama dong sayang!? Kasihan Alex dan Salma dong, kalau kita lama di pulau dewata ini. Kita bersenang-senang terus, sementara mereka kangen menunggu kedatangan kita," sahut Claudia. Darius meraih tangan Claudia lalu menciumnya dengan hangat.
"Setelah sampai di hotel, aku ingin mengeksekusi kamu, sayang," kata Darius pelan. Claudia tiba-tiba saja kembali merona wajahnya.
"Kakak," gumam Claudia malu-malu.
*****
Sesampainya di hotel, Darius langsung menjatuhkan tubuh nya di atas tempat tidur. Sedangkan Claudia saat ini sedang berada di dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya. Seharian jalan-jalan ke tempat-tempat wisata membuat badan lengket dan gerah.
Darius kini teringat dengan Ida Ayu. Senyuman nya kembali mengembang ketika teringat Ida Ayu dengan berani mencium pipi kanan dan kiri nya saat berpisah di toko oleh-oleh Krisna. Bahkan Ida Ayu tidak segan-segan dan malu mengajaknya berkencan.
Benar! Mereka pernah dekat dan bahkan hubungan mereka sangat intim. Karena Ida Ayu sendiri dulu adalah istri kontrak Darius sebelum Claudia. Namun kontrak mereka tidak selama Claudia. Bahkan bersama dengan Ida Ayu hanya satu bulan saja karena saat itu
__ADS_1