
Pagi hari suasana di kampus khusus nya di Fakultas Sastra benar-benar heboh. Poster wajah Claudia dengan tulisan yang menyebutkan bahwasanya Claudia adalah seorang wanita tuna susila membuat semua mahasiswa dan mahasiswi membicarakan tentang Claudia. Yang awalnya orang ada yang tidak mengenal siapa itu Claudia menjadi tahu lantaran gambar wajah Claudia yang jelas menunjukkan wajah Claudia yang cantik. Namun sayang Claudia tiba-tiba menjadi dikenal banyak mahasiswa di kampus fakultas itu lantaran kabar heboh yang belum terbukti kebenarannya.
Galang salah satu mahasiswa yang naksir berat dengan Claudia juga tidak kalah kaget dengan semua gambar-gambar yang tertempel di majalah dinding. Namun tatkala Galang ingin melepas dan merobek semua poster- poster dengan wajah Claudia dan tulisan yang tidak pantas untuk Claudia itu, di cegah oleh Lily. Lily segera menarik tangan Galang menjauh dari kerumunan mahasiswa- mahasiswi di tempat itu.
"Sebenarnya siapa yang melakukan itu? Kenapa ada poster dan foto-foto Claudia ada di mading. Bahkan tulisannya seperti menunjukkan bahwasanya Claudia memang seorang pelacur. Bagaimana kalau kebenarannya Claudia tidak seperti itu. Ini akan menjatuhkan nama baik dan reputasi bagi Claudia. Kasihan Claudia," ucap Galang. Lily dalam hati ingin marah dan rasanya sangat cemburu jika Galang selalu membela Claudia.
"Aku juga tidak tahu, Galang! Aku juga baru datang dan sampai di kampus kita ini. Teman-teman mahasiswa sudah berkerumun melihat poster Claudia bersama dengan seorang pria. Bahkan ada salah satu foto, Claudia sedang dicium oleh pria itu. Bukankah itu sudah jelas bahwa Claudia yang selama ini kita anggap wanita polos dan pendiam, ternyata seperti itu," terang Lily yang berusaha mempengaruhi Galang.
"Siapa tahu laki-laki itu kakak nya atau paman nya. Dan poster serta tulisan di sana itu jelas-jelas sebuah fitnah," ucap Galang.
Namun di kejauhan tepatnya di depan gapura yang bertuliskan fakultas bahasa dan sastra di depan sana ada sebuah mobil mewah berhenti. Semua mata tertuju pada mobil mewah itu yang mana saat itu pernah membuat heboh para mahasiswa khusus nya mahasiswi di fakultas itu. Di mana pemilik mobil mewah itu adalah sekolah pria muda tampan yang gagah menawan. Tiba-tiba semua cewek-cewek atau mahasiswi berlarian menghambur menuju ke depan gapura tersebut termasuk Lily, Ana dan Ratna.
"Ada apa sih dengan mereka? Siapa yang datang? Apakah seorang artis atau penyanyi?" gumam Galang.
Sesaat kehebohan dari poster Claudia dan tulisan yang memfitnah Claudia itu tersingkirkan dengan kedatangan seseorang yang mampu mengikat para cewek-cewek di kampus itu. Galang ikut mendekati mobil mewah itu. Dia penasaran, siapa orang yang berada di dalam mobil itu sehingga semua mahasiswa khusus nya mahasiswi datang berkerumun menyambut kedatangan nya.
Sedangkan di dalam mobil itu Claudia bersikukuh tidak mau turun dari mobil mewah itu lantaran banyak kerumunan mahasiswa mahasiswi mendekati mobil yang ditumpangi nya.
__ADS_1
"Claudia, lekas turun! Atau aku akan memaksa kamu untuk turun dari dalam mobil ini? Aku harus segera ke kantor!" ucap Darius.
"Ogah! Aku gak jadi kuliah hari ini. Lebih baik antar kan aku kembali ke kantor! Ini semua gara-gara tuan muda yang membuat aku jadi kesiangan berangkat ke kampus! Sudah bangunnya kesiangan, tuan muda minta dibuatin mie goreng segala. Jadi seperti ini kan?" omel Claudia.
"Hai, bukan aku yang minta dibuatin sarapan. Salah kamu sendiri kenapa buatin aku mie goreng. Lagi pula kamu juga kenapa pakai acara bangun kesiangan segala," Darius tidak mau kalah.
"Coba tadi malam, tuan tidak minta tambah lagi sampai beberapa ronde. Aku tidak akan sampai larut malam tidur nya karena harus mengerjakan tugas kuliah dulu. Sekarang bagaimana? Aku malu jika turun dari mobil ini dan mereka melihat aku," kata Claudia.
Darius sudah tidak sabar lagi. Kini Darius mulai membuka pintu samping mobil itu. Saat Darius turun, kehebohan terjadi. Semua mahasiswi bersorak-sorai dan terpesona dengan Wajah tampan Darius. Darius kini memutari mobilnya dan membuka pintu samping di mana Claudia duduk. Claudia masih berusaha menutupi wajahnya supaya tidak dikenali oleh teman-teman mahasiswa di kampus nya.
"Turun kamu!" ucap Darius sedikit keras memerintah. Claudia masih enggan untuk turun dari mobil itu.
Semua mahasiswa dan mahasiswi melongo saat melihat adegan mesra yang dilakukan oleh Darius. Tentu saja para mahasiswi menjadi patah hati karena laki-laki muda dan tampan itu saat ini sedang menggendong Claudia sampai di ruangan kelas. Namun saat melewati mading dengan poster Claudia dan tulisan yang menyebutkan bahwasanya Claudia adalah seorang wanita malam. Darius segera menyuarakan dengan lantang pada mahasiswa di kampus itu.
"Aku tidak peduli siapa orang-orang yang sudah berbuat ini. Namun aku nyatakan dan jelaskan kebenarannya. Bahwasanya wanita yang ada di poster itu adalah istri aku. Dia Claudia, istriku yang masih kuliah di kampus ini. Setelah ini, barang siapa yang berani mengganggu Claudia istriku, sama saja akan berhadapan dengan aku. Aku Darius Sastro Wardhana, CEO di perusahaan NN grup," ucap Darius.
Semua mahasiswa dan mahasiswi yang mendengar pernyataan dari mulut Darius itu tentu saja menjadi terpaku dan terbuka mulutnya karena terkejut. Beberapa mahasiswa ada yang langsung melepaskan semua poster dengan gambar Claudia dan tulisan yang memfitnah Claudia. Claudia benar-benar tidak bisa berkata-kata alias ber word- word.
__ADS_1
"Claudia!?" panggil Hilda.
"Hilda!!" sahut Claudia.
"Dia benar-benar suami kamu? Wah kamu benar-benar sangat beruntung bisa memiliki suami tampan, kaya raya seperti tuan muda Darius," kata Hilda yang segera mendekati Claudia. Tentu nya Hilda ingin tenar juga seperti Claudia.
"Hilda, maaf selama ini aku belum bercerita banyak dengan kamu," sahut Claudia.
"Kamu jahat! Kamu mengarang cerita kalau bekerja sebagai pembantu. Eh nyatanya kamu menjadi nyonya muda di rumah mewah itu," kata Claudia.
Setelah Darius menyelesaikan sedikit masalah kecil di kampus itu, dia segera membisikkan sesuatu pada Claudia sebelum pergi meninggalkan kampus itu.
"Ingat, Claudia! Aku sudah menyelamatkan kamu dari masalah kecil di kampus kamu ini. Tapi ini semua tidak gratis, baby! Nanti malam aku akan meminta bayaran nya. Hem, tiga ronde dan kamu di atas," bisik Darius.
"Hah? Tiga ronde? Di atas?" gumam Claudia.
"Benar! Kalau kamu merasa tidak sanggup, kamu bisa minum jamu untuk menambah stamina dari sekarang. Oke? Aku nyari duit dulu yah, baby!? Oh iya kamu minta apa, biar saat aku pulang dari kantor nanti aku akan sekalian membelikannya untuk kamu," kata Darius pelan.
__ADS_1
"Enggak ada! Terima kasih! Ayo Hilda, kita masuk kelas!" sahut Claudia seraya menarik tangan Hilda meninggalkan Darius yang tersenyum lebar menggangu nya.