ISTRI KONTRAK CEO TAMPAN

ISTRI KONTRAK CEO TAMPAN
BAB 27


__ADS_3

Claudia sedih, saat ini dirinya kembali teringat akan Darius. Kenangan pertama kalinya dirinya melakukan tugas nya sebagai istri kontrak Darius.


Flashback on.


Claudia berjalan mendekat Darius yang duduk di kursi. Dengan gugup Claudia membuka ikat pinggang yang dikenakan oleh Darius. Darius memperhatikan Claudia yang mulai bereaksi melayani Darius sebagai suami nya walaupun hanya dalam waktu satu tahun sesuai isi dalam perjanjian kontraknya. Claudia berhasil melepas ikat pinggang yang melingkar di celana kain Darius. Kepala Claudia mendongak ke atas melihat Darius.Saat ini memang Claudia sudah berjingkrak di depan Darius.  Melihat Darius sudah mendongak ke atas sambil memejamkan matanya, Claudia mulai berani menurunkan celana laki-laki yang saat ini menjadi suaminya.


Celana panjang Darius itu sudah melorot ke bawah dan jatuh ke lantai. Demikian juga celana boxer yang dipakai Darius. Sedikit mengangkat pinggul nya, Darius membantu Claudia melepaskan celana yang dipakai nya.


Claudia cukup terkejut tatkala melihat daging tebal seperti ular piton itu ada diantara ujung pangkal paha nya Darius.


"Besar benget! Dan panjang!" batin Claudia.


"Cepat lakukan tugas kamu! Kenapa kamu hanya melihat saja?" perintah Darius.


"Eh, iy.. Iya tuan!" sahut Claudia.


Claudia mulai mempraktikkan seperti apa yang sudah ia lihat di film dewasa. Di mana benda tumpul itu ia raih seperti sedang menikmati es krim. Darius mulai mendongak kepala nya ke atas.


Sumpah Demi apapun, ini pengalaman pertama bagi Claudia melakukan kegiatan mesum ini pada seorang pria. Hanya dengan modal pernah melihat video dewasa, Claudia langsung mempraktikkan nya.


"Ah lebih cepat!" ucap Darius seraya meraih kepala Claudia dan menggerakkan kepala itu ke bawah ke atas. Sampai akhirnya, Darius memuntahkan cairan itu di dalam mulut Claudia.


Setelah Darius mencabut batang kelaminnya, Claudia berlari menuju kamar mandi untuk memuntahkan sesuatu. Darius yang melihat reaksi itu terlihat kurang senang. Dan saat Claudia kembali lagi mendekati Darius sorot mata Darius tajam mengarah pada Claudia.


"Lain kali aku tidak ingin kamu memuntahkan lagi cairan punya ku! Tekan dan nikmati saja! Jangan sok jijik dengan kepunyaan ku," ucap Darius.

__ADS_1


*****


Duduk sambil menyesap minumannya, Darius menatap Claudia yang masih berdiri mematung di sudut ruangan itu. Saat ini Claudia sudah menjadi istri kontrak Darius selama satu tahun. Waktu sebentar bagi Claudia untuk menjalani permainan itu, melayani pria asing yang beberapa hari lalu baru dia kenalnya. Asisten pribadi dari Darius lah yang mendatangi Claudia saat duduk di kafe untuk diajaknya bekerjasama. Dan ternyata adalah sebuah penawaran untuk menjadi istri kontrak seorang CEO muda yang Tampan selama satu tahun ke depan.


"Kamu tahu, apa yang harus kamu kerjakan?" tanya Darius pada Claudia. Claudia mengangguk pelan.


"Hem, bagus! Jadi aku tidak perlu menjelaskan dan memerintah lagi yang menjadi tugas kamu sekarang!" ucap Darius. Darius tersenyum saat Claudia mulai terlihat gugup saat menyadari apa yang harus diperbuatnya.


Darius masih duduk di kursinya. Dia melihat Claudia dari ujung kepala sampai ujung kaki. Penampilan nya kini benar-benar membuat Darius penasaran untuk mengetahui dalam nya.


"Jangan bilang kalau kamu belum pernah melakukannya? Di zaman sekarang, gadis seumuran seperti kamu sudah tidak perawan lagi. Gaya berpacaran mereka sudah melampaui batas. Hubungan badan dan berkencan dalam cinta satu malam seperti sebuah kebutuhan. Dan aku pikir, kamu tidak jauh berbeda. Kamu salah satu dari remaja-remaja itu yang pasti yang pernah menjalani hubungan bebas seperti itu," kata Darius.


Claudia kini mulai melepaskan satu pakaian yang dikenakan. Darius melebarkan bola matanya tanpa berkedip saat Claudia mulai memenuhi tugasnya sebagai istri kontrak laki-laki yang duduk itu. Jakun Darius mulai naik turun saat Claudia menunjukan betapa indahnya setiap lekukan tubuh nya. Pelan-pelan Claudia berjalan mendekat Darius dan mulai berjongkok di depan Darius. Darius diam pasif, menantikan istri kontrak nya itu mulai menjalankan kewajiban nya.


*****


Darius terdengar mendengkur.


Beberapa kali dia sudah bermain dengan istri kontrak nya yang baru. Claudia bukan wanita pertama menerima tawaran menjadi istri kontrak tuan muda tampan dan kaya itu. Bayaran menjadi istri kontrak Darius terbilang cukup fantastik. Selain dalam satu bulan mendapatkan upah yang besar. Claudia akan mendapatkan banyak fasilitas yang lengkap. Selama satu tahun ini. Claudia akan menikmati hidup nya selayaknya menjadi orang kaya yang bergelimang harta, menikmati fasilitas yang mewah tanpa kekurangan.


Claudia membuka matanya melihat dari dekat laki-laki yang masih tertidur dengan pulas. Selain sangat tampan, Darius memiliki kulit wajah yang sangat bersih dan halus terawat. Claudia menatap kagum wajah yang masih tidur itu. Baru saja beberapa jam yang lalu dia terkungkung dalam permainan panas bersama dengan laki-laki itu. Claudia tersenyum lebar mendapati kenyataan bahwa suaminya sangat tampan. Selain memiliki kekayaan yang tidak diragukan.


"Tampan sekali sih kamu? Jangankan satu tahun menjadi istri kontrak kamu, seumur hidup pun aku rela. Apalagi kamu mapan dan kaya," gumam Claudia sambil mengusap pipi Darius.


"Eh, sudah siang! Aku harus segera mandi dan ke kampus! Ada jam kuliah siang!" gumam Claudia. Claudia menyingkapkan selimut dar tubuh nya. Lalu mulai menuruni tempat tidur mewah itu. Namun saat hendak berjalan menuju ke kamar mandi, Claudia masih merasakan nyeri di bagian area pribadinya.

__ADS_1


"Masih terasa nyeri! Semalam tuan Darius membuat aku ketakutan. Ini adalah pengalaman pertama aku melakukan hubungan badan. Tuan Darius mengira aku sudah sering melakukan nya," gumam Claudia.


"Operasi apa? Tuan Darius menyangka kalau aku sudah melakukan operasi lagi supaya kembali menjadi virgin. Duit dari mana aku untuk mengoperasi nya? Kuliah saja mengandalkan bea siswa," gumam Claudia.


Claudia melihat sprei biru muda yang kini masih terbentang di kasur itu terdapat noda darah nya. Claudia sebenarnya ingin mencucinya, namun Darius masih tertidur pulas di kasur itu.


"Ya, sudahlah! Lebih baik aku mandi dan membersihkan diri ku. Setelah itu aku harus segera pergi ke kampus!" gumam Claudia seraya masuk dari kamar mandi di ruangan itu.


*****


Darius membuka matanya saat mendapati asisten pribadi nya mengetuk pintu kamar pribadinya. Asisten pribadi Darius sebut saja Ryan yang mendapati kamar tuan nya tidak dikunci langsung saja masuk ke dalam kamar itu. Karena ada jadwal meeting pagi di perusahaan.


Darius menyingkapkan selimutnya dan segera turun dari kasurnya. Dia harus cepat-cepat mandi dan melakukan aktivitas nya. Namun saat Ryan melihat sprei yang membentang di kasur empuk itu, Ryan tiba-tiba merasakan mual dan muntah. Ryan berlari mencari wastafel.


"Ada apa kamu, Ryan? Kamu hamil?" tanya Darius. Ryan melotot matanya dengan ucapan bos nya itu.


"Sepertinya di atas kasur tuan ada bercak darah. Saya paling tidak bisa melihat darah, tuan!" jawab Ryan. Darius kembali melihat tempat tidur nya yang ternyata sprei nya ada bercak darah seperti yang dikatakan oleh Ryan.


"Itu tidak mungkin kan? Kalau wanita itu masih perawan? Istri kontrak ku itu belum pernah melakukan itu. Kemarin kamu menemukan Claudia di mana, Ryan?" ucap Darius.


"Di sebuah kafe. Saat itu non Claudia sedang duduk sendiri dan terlihat murung. Karena saya melihat wajah nya yang cantik dan juga memiliki bodi yang bagus, akhirnya saya dekati dan saya tawarkan menjadi istri kontrak tuan muda. Mungkin karena bayarannya cukup besar, dia menerima nya," terang Ryan.


"Hem, jaman sekarang sulit mendapatkan gadis yang masih menjaga kehormatan nya. Ryan, cari tahu seluk-beluk kehidupan dan latar belakang dari wanita itu!" perintah Darius.


"Siap tuan muda!? " sahut Ryan. Darius segera masuk ke kamar mandi dan segera membersihkan tubuh nya.

__ADS_1


"Claudia?! Sepertinya kamu wanita yang cukup menarik!" gumam Darius.


__ADS_2