
"Kak, tolong Ida Ayu kak!! Dia terseret arus, kak!" teriak Claudia. Saat ini Ida terlihat terombang-ambing di laut.
Saat ini mereka sedang berada di pantai Kuta. Darius memang sejak kemarin-kemarin ingin berenang di pantai Kuta. Dan pagi ini, mereka sudah mengagendakan ke tempat itu untuk mandi dan juga bermain di pantai kuta. Dari awal Ida Ayu mengikuti perjalanan bulan madu antara Darius dan juga Claudia sejak mereka bertemu di hotel tempat mereka menginap. Dan Ida Ayu yang notabene penduduk asli Bali menjadi guide nya.
Ida Ayu ikut nyebur dan bermain di pantai dengan mengenakan bikini. Sedangkan Claudia yang orangnya sangat pemalu tidak mau mengenakan bikini maupun pakaian renang. Claudia memilih mengenakan pakaian yang sedikit tertutup untuk bermain di pantai.
Darius yang mendengar Claudia berteriak meminta tolong, segera mendekati Claudia. Dimana tadi Darius pergi sebentar meninggalkan keduanya untuk membeli minuman.
"Loh, bukannya Ida Ayu bisa berenang? Kok bisa terseret arus sih?" tanya Darius. Claudia menyipitkan bola matanya mendengar ucapan Darius.
"Entah lah kak! Tadi kita berenang dipinggiran pantai. Tapi tiba-tiba saja, Ida Ayu sudah ke tengah! Ayo kak, itu Ida Ayu cepat di tolong!" kata Claudia.
"Eh, baiklah! Kamu tunggu di sini!" sahut Darius bergegas berenang menolong Ida Ayu yang sudah semakin jauh dari pinggiran pantai. Sedangkan ombak di pantai itu benar-benar sedang kurang bersahabat.
Dari kejauhan Claudia melihat Darius yang berenang menyusul Ida Ayu yang semakin ke tengah lautan. Antara panik dan khawatir dan juga penasaran. Apakah Ida Ayu benar-benar tidak bisa berenang atau semuanya hanyalah akal bulus Ida Ayu saja supaya mencari perhatian Darius.
__ADS_1
"Kemarin Ida Ayu bilang, katanya dia bisa berenang. Tapi kenapa tadi tiba-tiba saja ke bawa arus ombak sih? Huh, Jangan-jangan Ida Ayu hanya mencari perhatian kak Darius saja. Aku ingin lihat setelah ini, apa yang akan dilakukan Ida Ayu jika sudah diselamatkan oleh kak Darius," gumam Claudia.
Salah satu penjaga pantai dengan kulit hitam dekil juga ikut membantu Darius membawa kembali Ida Ayu yang sudah ke tengah lautan. Tentu saja Claudia meminta pertolongan pada penjaga pantai supaya ikut membantu menolong Darius yang berusaha menyelamatkan Ida Ayu.
Tidak berapa lama, Darius dan salah satu penjaga pantai itu membawa Ida Ayu ke pinggiran pantai. Darius menggendong Ida Ayu ala bridal. Claudia yang melihat pemandangan itu menjadi sangat cemburu.
"Kakak, letakkan saja Ida Ayu di sini!" kata Claudia yang tidak mau melihat suaminya terlalu lama menggendong Ida Ayu yang seperti nya sedang pingsan. Dengan menurut apa kata Claudia, Darius meletakkan tubuh Ida Ayu yang terlihat semakin seksi itu.
"Claudia, sayang! Tampaknya Ida Ayu pingsan," ucap Darius.
"Ih, kenapa Darius tidak berusaha menolong ku sih, dengan bantuan pernafasan. Ih padahal aku sudah sangat ngarep nih. Apa kak Darius tidak paham kalau aku ini habis tenggelam dari lautan. Jadi harus segera dikasih nafas buatan dong! Ini malah dibiarkan saja aku," batin Ida Ayu dengan dongkol.
Tapi tiba-tiba saja Ida Ayu merasakan bibirnya disentuh oleh bibir seseorang. Ida Ayu merasa jika seseorang yang menolong nya adalah Darius. Padahal sejatinya yang saat ini berusaha menolong dirinya adalah seorang laki-laki hitam dekil penjaga pantai. Laki-laki itu berusaha mengeluarkan air yang tertelan pada Ida Ayu dan berusaha memberikan nafas buatan pada Ida Ayu supaya tersadar dari pingsannya.
"Eh, em kok bau sekali mulut Kak Darius sih? Bau tubuh nya juga bikin muntah aku," batin Ida Ayu.
__ADS_1
Karena sudah tidak tahan dengan bau mulut dari laki-laki penjaga pantai itu, Ida Ayu batuk-batuk dan membuka matanya.
"Hahaha, ternyata sejak tadi dia membohongi aku dan Darius. Dia hanya berpura-pura pingsan saja," batin Claudia.
"Ida Ayu, syukur lah kamu selamat dan tersadar dari pingsan. Aku kira kamu akan mati karena tenggelam di lautan," ucap Claudia seraya mendekati Ida Ayu yang menatap sebal ke arah pria yang sudah mencium bibir nya.
Kini Ida Ayu semakin marah ketika ucapan Claudia bikin sebal dirinya.
"Ya sudah yuk! Kita kembali saja ke hotel. Claudia, sayang! Ajak Ida Ayu untuk berganti pakaian. Kamu juga, harus ganti pakaian nya. Jangan sampai masuk angin yah. Aku tidak mau nanti malam acara enak-enak nya jadi tertunda gara-gara kamu masuk angin," kata Darius.
Claudia langsung menarik hidung Darius yang nakal. Selama berada di hotel, tidak sehari pun libur untuk acara enak-enaknya. Seakan tidak pernah bosan melakukan kegiatan di atas ranjang itu bersama istri nya.
"Ayo, Ida! Kamu sudah tidak apa-apa kan? Ayo kita ganti pakaian! Jangan sampai kamu masuk angin," ajak Claudia seraya memapah Ida Ayu yang masih berpura-pura lemas badannya.
"Terimakasih, BLI! Sudah menyelamatkan teman saya," kata Darius kepada laki-laki hitam penjaga pantai itu.
__ADS_1
"Sama-sama, kak! Sudah menjadi tugas saya menolong pengunjung yang datang di pantai ini," sahut laki-laki itu pada Darius.