
Pagi itu Vita mendatangi Darius di ruang kerja nya. Vita tanpa memperdulikan larangan asisten Darius langsung menerobos masuk ke ruang kerja Darius.
"Darius sayang," ucap Vita seraya memeluk Darius yang masih duduk di kursi kerja nya.
"Vita, minggir lah! Aku sedang bekerja! Ryan, Ryan! Kenapa wanita ini bisa masuk ke ruangan ku," teriak Darius seraya menepis dan melepaskan pelukan Vita. Ryan datang dan masuk ke ruangan Darius.
"Maaf, non Vita! Tuan Darius saat ini tidak bisa diganggu. Bukankah tadi saya sudah mengatakan kalau nona Vita tidak diinjinkan masuk ke ruangan tuan Darius. Bahkan siapapun tidak diperbolehkan masuk kecuali yang berkepentingan dengan tuan Darius," Jelas Ryan.
"Aku ini masih tunangan Darius. Kenapa aku dilarang, hah? Darius, maafkan aku. Kamu salah paham. Aku tidak berhubungan dengan pria itu. Dia masih saudara ku jadi kami menginap di hotel itu karena tidak hanya kami berdua, melainkan ada saudara ku yang lain," kembali Vita menjelaskan.
"Oke, oke! Aku percaya padamu dan aku sudah memaafkan kamu, Vita! Sekarang kamu pergi dan keluar lah dari ruanganku. Sekarang juga!" ucap Darius.
__ADS_1
"Tidak, Darius! Jangan lakukan ini kepada ku. Aku ini masih tunangan kamu dan bukanlah kamu mencintai aku?" sahut Vita.
"Sekarang tidak lagi! Kamu bukan tunangan ku lagi. Aku akan memutuskan pertunangan kita dan menggagalkan rencana pernikahan kita," kata Darius.
"Tapi kenapa, Darius? Bukankah kamu mempercayai aku kalau semua itu hanyalah kesalahpahaman saja?" ucap Vita.
"Pokok nya diantara kita sudah tidak ada hubungan lagi. Aku sudah memutuskan pertunangan kita. Jadi kamu bukan lagi calon istriku dan orang dekat ku," jelas Darius.
"Cukup! Jangan lagi menghina Claudia! Dia bahkan lebih baik daripada kamu!" sahut Darius.
"Hahaha, bahkan dia sudah pergi meninggalkan kamu bukan? Dia bahkan sudah bersama dengan pria lain. Asal kamu tahu, dia saat ini sudah menjadi istri orang lain. Kamu salah, Darius. Kamu salah telah memilih wanita yang jelas-jelas tidak memperdulikan dan menyukai kamu. Sedangkan aku sangat mencintai kamu," kata Vita.
__ADS_1
"Cukup! Kamu hanya mengincar hartaku saja. Soal Claudia, itu semua bukan urusan kamu!" ucap Darius.
"Hahaha, Darius, Darius! Apakah kamu tidak mempercayai aku? Aku sudah mengetahui kalau wanita yang dulu nya sebagai pembantu kamu itu sekarang ini sudah menjadi istri orang," Kata Vita. Darius kembali melebar matanya. Darius kini mencengkeram kedua pipi Vita.
"Darimana kamu mengetahui informasi soal Claudia? Dan di mana Claudia sekarang?" tanya Darius.
"Lepaskan! Itu bukan urusan ku! Aku tidak akan memberitahu kamu, kalau kamu tetap bersikeras memutuskan hubungan pertunang kita, bahkan kamu menggagalkan rencana pernikahan kita," kata Vita. Darius melepaskan cengkraman nya. Vita tersenyum menyeringai.
"Baik! Untuk sementara waktu, aku akan memberikan kesempatan kepada mu untuk berubah. Jika kamu mengulangi lagi kesalahan kamu lagi aku tidak akan memberikan kamu kompromi lagi," ucap Darius.
"Darius! Aku pastikan kalau kamu hanya salah paham, sayang! Karena kamu cemburu, jadi apa yang aku katakan tidak kamu percayai," ucap Vita seraya memeluk Darius dengan erat. Kembali Vita menggoda Darius di ruangan itu. Tanpa disadari mereka, Ryan sudah keluar saat mereka bertengkar.
__ADS_1