ISTRI KONTRAK CEO TAMPAN

ISTRI KONTRAK CEO TAMPAN
BAB 48


__ADS_3

Satu bulan kemudian.


Hoek.


Hoek.


Tiba-tiba saja Claudia merasakan mual dan muntah-muntah. Sudah beberapa kali istri Darius itu bolak-balik ke toilet karena muntah-muntah. Tentu saja membuat penghuni mansion itu menjadi kebingungan. Darius yang mengetahui istrinya muntah-muntah terus langsung menghubungi dokter keluarga untuk memeriksa keadaan istrinya, Claudia.


"Selamat, tuan muda! Istri anda saat ini positif hamil," kata dokter keluarga itu.


Darius yang mendengar kabar gembira itu langsung saja menghubungi asisten pribadinya yaitu Ryan untuk membagi-bagikan bingkisan sembako pada keluarga yang tidak mampu beserta seluruh karyawan di perusahaan milik Darius.


Alex dan Salma yang mendengar mommy nya saat ini telah mengandung bakal calon adik mereka ikut senang. Alex dan Salma menjadi berlomba-lomba memberikan perhatian pada Claudia, dari membuatkan minuman hangat. Menyiapkan makanan untuk mommy nya. Darius yang melihat tingkah lucu kedua anaknya itu hanya bisa tersenyum lebar. Sebentar lagi Darius juga akan memiliki seorang bayi mungil lagi walaupun masih menunggu beberapa bulan lagi.


"Sayang, akhirnya usaha keras kita membuahkan hasil. Tidak sia-sia kita jauh-jauh berbulan madu di pulau dewata Bali. Akhirnya di dalam rahim kamu kini sudah ada kecebong ku," ucap Darius.


"Hem, jadi teringat Ida Ayu, mantan kamu itu kak?! Bagaimana kabar dia sekarang, kak?" tanya Claudia.

__ADS_1


"Dia baik-baik saja!" jawab Darius spontan. Claudia melebar matanya dengan sempurna. Tentu saja Claudia menjadi negatif pikiran nya.


"Eh??" Darius baru sadar kalau dirinya salah menjawab pertanyaan Claudia.


"Em, maksudnya, aku tidak tahu Claudia sayang??" ralat Darius.


"Katakan padaku, kak? Apa kak Darius diam-diam berhubungan dengan Ida Ayu?" tanya Claudia penuh intimidasi.


"Sayang?! Mana mungkin aku berani menjalin hubungan dengan wanita lain seperti Ida Ayu itu. Kalau aku melakukan itu, apakah aku siap menerima hukuman darimu dalam satu bulan tidak boleh menyentuh dirimu?" kata Darius.


"Eh?? Aku tidak berani sayang!? Aku bersumpah sayang, kalau aku akan menjadi suami kamu yang setia," kata Darius.


Namun tiba-tiba di layar handphone milik Darius ada panggilan masuk dari seseorang. Dengan cepat Claudia menyambar handphone milik suaminya itu dan membaca nama seseorang yang sedang menghubungi suaminya. Bahkan panggilan masuk itu ternyata video call. Tiba-tiba bola mata Claudia melebar dengan sempurna bahkan biji matanya seperti hendak copot saja.


"My Queen, Ida Ayu?" Claudia membaca tulisan yang saat ini mencoba menghubungi suaminya. Darius mulai menciut dan rasanya hendak lari saja dari depan istrinya.


Kini Claudia nekat menerima video call dari Ida Ayu itu lalu memaksa Darius untuk menerimanya. Sebenarnya Darius enggan untuk menerima video call itu. Namun atas desakan istrinya, Claudia akhirnya Darius mau tidak mau harus mengangkat nya.

__ADS_1


"Ida, bukankah sudah aku katakan!? Kalau aku sudah memiliki istri. Jangan lagi menghubungi aku lagi," kata Darius dengan bahasa lantang.


"Kak Darius!? Bukankah tadi kakak bilang untuk menyuruh ku video call jika mau mandi. Kak Darius sudah lupa yah?" ucap Ida Ayu di seberang sana. Claudia yang mendengar nya melotot matanya. Kini terlihat tatapan membunuh pada suaminya. Darius semakin ketakutan. Darius segera mematikan video call dari Ida Ayu itu. Darius tiba-tiba lari menjauh dari Claudia sebelum kena semprot dari istrinya itu.


"Kak Darius??" teriak Claudia dengan api amarah yang membakar.


"Sayang, jangan hukum aku, sayang?! Semua yang dikatakan Ida Ayu semuanya adalah kebohongan! Aku tidak mungkin menyuruh dia video call jika mau mandi. Dia sudah gila! Dia sengaja melakukan itu supaya kamu cemburu, sayang?!" kata Darius seraya berlari menghindari amukan istrinya yang kini mulai mengejar dirinya.


T


A


M


A


T

__ADS_1


__ADS_2