ISTRI REINKARNASIKU 600

ISTRI REINKARNASIKU 600
Bab 29 Memulai Awal Game


__ADS_3

Layar monitor di ruangan kubik berwarna biru itu mulai terkunci setelah berbunyi "BIP" sebanyak satu kali.


Kim Lee Park menolehkan kepalanya ke arah layar monitor yang tidak bereaksi dengan kartu identitas milik boneka beruang besar dan terkunci.


''Ada apa ini ?'', tanya Kim Lee Park. ''Kenapa mesin itu tidak menyala pada kartu milikmu ?'', sambungnya.


''Aku juga tidak paham'', sahut boneka beruang besar.


Tiba-tiba ruangan kubik bergerak lalu memutar cepat.


''YAKHHHH... !!!''


Kim Lee Park tersentak kaget hingga dia berteriak ketika kubik ruangan itu berputar sangat kencang.


Tubuh Kim Lee Park berjungkir balik di dalam ruangan kubik kian kemari.


Sesekali tubuhnya terpelanting ke atas ruangan hingga dia kesakitan kemudian jatuh mendarat keras ke arah bawah.


BRAK...


''Aduh !?'', gumam Kim Lee Park.


Dia memegangi kepalanya yang terantuk lantai bawah ruangan kubik.


Dilihatnya boneka beruang besar yang posisinya tepat menempel ke atas ruangan kubik raksasa.


Tubuh boneka beruang besar tidak bergerak dan tepat berada di bawah Kim Lee Park yang duduk memandanginya.


''Apa kamu tidak bisa turun ?'', tanya Kim Lee Park.


''Bagaimana caranya ? Tubuhku menempel lekat dan aku tidak bisa turun sekarang !?'', sahut boneka beruang besar.


''Payah !'', ucap Kim Lee Park.


Kim Lee Park beranjak berdiri lalu memutar tubuhnya ke arah sekitarnya seraya memicingkan kedua matanya.


''Kita dimana ?'', tanyanya kemudian.


''Maksudmu ?'', jawab boneka beruang besar dari arah atas.


''Lihatlah ! Ruangan kubik ini telah berubah ! Tidak sama seperti yang tadi, tidakkah kamu menyadarinya ?'', kata Kim Lee Park.


''Ehk !?'', ucap boneka beruang besar.


Boneka beruang besar agak kesulitan menolehkan kepalanya ke arah ruangan tetapi dia melihat perubahan yang terjadi di ruangan itu.


''Benar ! Ruangan ini telah berubah ! Apakah kita telah memasuki dunia game virtual ?''


Belum sempat Kim Lee Park menjawab ucapan boneka beruang besar dari arah depan muncul semburan cahaya terang mengarah tajam padanya.


WOSH...


''Apa ini ???'', pekiknya sembari menutupi wajahnya dengan kedua lengan tangannya.

__ADS_1


BOOOM...


Sebuah ruangan luas berupa lapangan basket terbentang dihadapan Kim Lee Park yang berdiri di tengah-tengah lapangan indoor.


Kim Lee Park menengadahkan kepalanya ke arah depan. Dan tersentak kaget saat dirinya telah berada di lapangan basket seorang diri.


''Lapangan basket ?'', gumamnya.


Kim Lee Park mengedarkan pandangannya ke arah sekitarnya lalu menatap ke boneka beruang besar yang masih menempel di atas ruangan kubik raksasa.


''Kenapa kamu tidak turun-turun ???'', tanya Kim Lee Park.


''Apa kamu tidak lihat jika kita berada di ruangan yang terpisah ?'', sahut boneka beruang besar.


''Apa !?'', ucap Kim Lee Park.


Kim Lee Park segera memalingkan muka ke arah lapangan yang terhampar luas didepannya lalu menoleh kembali ke arah boneka beruang besar.


''Berbeda ruangan ?'', kata Kim Lee Park heran.


''Coba kamu perhatikan baik-baik ke arah atas !'', jawab boneka beruang besar.


Kim Lee Park menuruti perintah boneka beruang besar dan melihat ke arah sekeliling ruangan.


Sebuah kubah transparan memisahkan ruangan antara lapangan basket indoor saat Kim Lee Park berdiri sekarang dengan letak ruangan dimana boneka beruang besar berada saat ini.


Mereka berdua terpisah diantara dua tempat yang berbeda.


Kim Lee Park berada dalam ruangan kubah transparan dimana dirinya berdiri tepat di atas lapangan basket yang luas sedangkan boneka beruang besar masih berada diluar ruangan kubah dan menempel lekat di atas ruangan kubik raksasa.


''Hati-hati ! Kamu telah masuk ke dalam game virtual !'', kata boneka beruang besar.


''Aku berada di dalam game virtual ?'', tanya Kim Lee Park.


''Benar dan tetaplah waspada ! Dan tetap pada posisimu ! Jangan bergerak !'', pesan boneka beruang besar.


''Mmm..., baiklah...'', sahut Kim Lee Park.


Mencoba tetap diam di posisinya tanpa memindahkan dirinya selangkahpun dari tempatnya berdiri sekarang.


''Tidak ada reaksi apa-apa ? Apa maksud dari game ini ?'', kata Kim Lee Park.


''Tunggulah ! Mungkin sebentar lagi tahap awal game akan dimulai, Kim Lee Park'', sahut boneka itu.


TET... TET... TET...


Tiba-tiba suara nyaring memenuhi seluruh ruangan kubah transparan.


''Suara apa ini ?'', gumam Kim Lee Park kaget.


Saat suara keras seperti bunyi alarm terdengar di dalam ruangan kubah.


Datang serbuan bola basket ke arah Kim Lee Park secara cepat sehingga dia terkejut tanpa dia dapat menghindarinya.

__ADS_1


BRAK ! BRUK ! BRAK ! BRUK !


Serbuan bola basket yang berhamburan ke arah Kim Lee Park tepat mengenai badannya hingga dia terpaksa mundur dari posisinya berdiri.


''Bertahanlah Kim Lee Park ! Jangan sampai pindah posisimu !'', teriak boneka beruang besar.


''Aduh ! Aduh ! Akh !'', pekik Kim Lee Park.


Dia berusaha menahan serangan bola-bola basket yang datang ke arahnya hingga mengenai tubuhnya.


Namun, dia mampu menahan laju lemparan bola basket agar tidak mengenai wajahnya dengan menangkap bola-bola itu yang datang bertubi-tubi.


''Tangkap Kim Lee Park !'', seru boneka itu.


''Iya !!!'', sahut Kim Lee Park.


Kim Lee Park menahan serangan bola basket yang datang ke arahnya dengan kedua tangannya lalu melemparkan bola-bola itu berbalik ke arah datangnya bola basket yang menuju cepat ke arah dirinya.


''TERIMA INI !!!"


Teriak Kim Lee Park sembari melemparkan bola basket yang berhasil dia tangkap lalu dilemparkannya kembali bola itu ke arah datangnya bola-bola basket kepadanya.


Banyaknya bola-bola basket yang berdatangan ke arah Kim Lee Park menyulitkan dirinya untuk tetap bertahan pada posisinya.


"TAHAN DIRIMU KIM LEE PARK ! JANGAN SAMPAI KALAH !!!", teriak boneka beruang besar.


"YA ! AKU TAHU ITU ! PERCAYALAH PADAKU !"


Kim Lee Park menyahut seruan dari boneka beruang besar padanya sambil mengangkat tangannya untuk menangkap bola basket yang berdatangan ke arahnya.


"Apa maksud dari game ini ?", kata Kim Lee Park.


"Mungkin ini tahap awal permainan dalam game virtual ! Dan mungkin sekarang ini adalah ujiannya untuk kamu selesaikan !", sahut boneka itu.


"Bagaimana aku menyelesaikannya ? Bola-bola basket ini terus saja berdatangan ke arahku !? Dan tiada henti-hentinya sama sekali !?", kata Kim Lee Park.


"Tetaplah bertahan ! Dan cobalah pahami cara kerja pertandingan dalam game virtual ini !", sahut boneka beruang besar.


"Memahaminya ? Bagaimana caranya sedangkan aku tidak mengerti dengan pola permainan dalam game virtual ini ?", tanya Kim Lee Park.


"Pahamilah ! Karena hanya kamu yang tahu dan yang menguasai bidang olahraga ini, bukan aku", jawab boneka itu.


"Aku !?", ucap Kim Lee Park.


Kim Lee Park masih bertahan untuk tetap berada dalam posisinya dengan menahan laju serangan bola-bola basket tanpa beranjak dari posisinya berdiri di lapangan.


"Bagaimana cara menyelesaikan pertandingan game virtual ini ? Bola-bola basket ini terus menerus berdatangan ke arahku tanpa henti !?"


Kim Lee Park bergumam dalam hatinya saat dia menahan serangan-serangan bola basket yang berhamburan cepat serta acak.


Muncul bola basket dari arah atas Kim Lee Park tiba-tiba dan meluncur cepat ke arahnya.


Kim Lee Park yang menyadarinya hanya bisa terbelalak kaget saat bola itu datang tak terduga dari arah atas menuju dirinya.

__ADS_1


''AWAS KIM LEE PARK !!!''


Boneka beruang besar berteriak kencang pada Kim Lee Park ketika bola basket muncul dari arah atas.


__ADS_2