
Kim Lee Park berdiri tertegun hampir tidak mempercayai apa yang dilihatnya.
Dia menatap ke arah lapangan basket didepannya yang berubah secara otomatis.
Kelima pemain lawan yang tadi bertanding dengannya telah menghilang pergi dari lapangan basket.
''Kemana kelima pemain basket tadi ?'', tanya Kim Lee Park.
Kim Lee Park terperangah kaget saat menyadari bahwa lapangan basket yang barusan ada kini berubah.
Boneka beruang besar yang tadi menempel lekat di atas dinding ruangan kubik besar telah turun dan berdiri disamping Kim Lee Park.
Lapangan basket berubah menjadi ruangan virtual penuh layar komputer serta angka-angka yang melayang-layang.
Kim Lee Park bersama boneka beruang besar berdiri di tengah-tengah ruangan setengah melayang karena ruangan dimana mereka berada tidak memiliki lantai untuk berpijak.
''Ruangan kubik besar ini berubah dan menjadi ruangan penuh komputer yang berterbangan'', kata Kim Lee Park.
''Ruangan kubik besar menyimpan misteri, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya di tempat ini'', sahut boneka beruang besar.
''Aku tahu itu...'', kata Kim Lee Park.
''Selamat ! Kamu telah memenangkan pertandingan tahap awal dan akan ada pertandingan-pertandingan lagi pada level selanjutnya !''
Ucapan boneka beruang besar mengalihkan pandangan Kim Lee Park dari arah ruangan virtual kepada boneka itu.
Kim Lee Park berbicara sambil mengangkat kedua alisnya ke atas.
''Lumayan ! Aku bisa melewati pertandingan pada game virtual level satu !''
''Iya, kemampuanmu cukup lumayan hebat sejak kamu memiliki kekuatan baru pada dirimu, Kim Lee Park'', jawab boneka beruang besar.
''Kekuatan ini tidak hanya membantuku menyelesaikan pertandingan basket pada tahap awal tapi aku merasakan tubuhku penuh semangat !''
Kim Lee Park berkata sambil memperhatikan kedua lengan tangannya yang berwarna biru.
Sejak Kim Lee Park memiliki kekuatan khusus yang mengubah sebagian tubuhnya menjadi berwarna biru.
Dia merasakan tubuhnya sangat kuat dan penuh energi besar bahkan dia juga merasakan badannya sangat ringan sekali apabila dia bergerak ataupun melangkah.
''Energi besar mengalir di setiap aliran darahku hingga masuk kedalam tulang sumsumku !'', kata Kim Lee Park.
''Bukankah itu sangat membantumu ? Apakah ada yang membuatmu merasa terganggu dengan kekuatan baru pada dirimu ?''
Boneka beruang besar mengajukan pertanyaan kepada Kim Lee Park.
''Rupanya kamu sangat penasaran dengan diriku...'', sahut Kim Lee Park.
''Tidak juga, aku hanya merasa bertanggung jawab dengan yang terjadi padamu, Kim Lee Park'', jawab boneka beruang besar.
__ADS_1
Ucapan boneka beruang besar terdengar enteng tetapi ada tekanan pada ucapannya yang cukup serius.
''Tanggung jawab !?'', kata Kim Lee Park.
''Yah !'', sahut boneka itu. ''Bukankah aku sangat bertanggungjawab ?''
''Aku tidak mengerti itu...'', kata Kim Lee Park.
''Yach..., aku memang bertanggung jawab setidaknya aku merasa bahwa aku tidak kamu anggap hanya sebuah boneka ajaib saja'', ucap boneka beruang besar.
''Ini hanyalah kekuatan semata dan tidak ada yang istimewa, aku rasa'', kata Kim Lee Park.
''Syukurlah kamu memahaminya'', ucap boneka beruang besar.
''Tapi aku tidak pernah menganggapmu hanya boneka saja karena bagiku sekarang kamu adalah partner sejati'', kata Kim Lee Park.
Kim Lee Park menepuk pundak boneka beruang besar yang berukuran menyerupai tubuh manusia dewasa.
''Terimakasih atas itu semua dan aku merasa dihargai olehmu'', jawab boneka itu.
''Sayangnya, kamu tidak dapat tersenyum untuk menunjukkan ekspresi wajahmu jika kamu senang'', kata Kim Lee Park.
''Ha... Ha... Ha... Ha... Ha...'', tawa boneka beruang besar.
''Hanya suaramu yang menunjukkan kalau kamu sedang bahagia saja yang bisa aku mengerti'', kata Kim Lee Park.
''Mmm..., tapi mana hadiah yang akan aku dapatkan ?'', tanya Kim Lee Park. ''Bukankah kalau aku memenangkan pertandingan ini akan dapat hadiah ?''
''Benar, setiap pertandingan yang telah dimenangkan dalam pertandingan maka akan mendapatkan hadiah dari sistem game virtual'', sahut boneka beruang besar.
''Kenapa belum ada hadiah yang keluar dari sistem game virtual ini ?'', tanya Kim Lee Park.
''Tunggu saja !'', sahut boneka beruang besar. ''Sebentar lagi akan keluar hadiah yang dimaksudkan'', sambungnya.
''Fuih..., lelah juga sehabis bertanding basket..., sudah lama tidak mengikuti pertandingan basket...'', kata Kim Lee Park.
Kim Lee Park lalu duduk melayang di ruangan kubik raksasa tanpa lantai dengan kedua kaki ditekuk ke arah depan.
''Aku akan menunggu hadiah itu keluar dari sistem karena tadi ada pemberitahuan bahwa aku akan memperoleh hadiah dari sistem game virtual ini'', kata Kim Lee Park.
''Baiklah, kita tunggu saja !'', ucap boneka beruang besar.
Kim Lee Park hanya tersenyum tipis seraya menyeka keringatnya dengan lengan tangannya lalu menatap ke arah depan.
Belum ada tanda-tanda pemberitahuan dari sistem game virtual selanjutnya.
Ruangan yang telah berubah menjadi ruangan virtual itu tampak sunyi sepi dan hanya terdengar suara dengung sistem.
''Kita tunggu berapa lama lagi disini ?'', tanya Kim Lee Park.
__ADS_1
''Biasanya setelah ada pemberitahuan bahwa akan ada hadiah bagi pemenang game virtual maka tidak butuh waktu lama hadiah akan muncul'', sahut boneka beruang besar.
''Hmmm..., iya, aku mengerti...'', jawab Kim Lee Park.
Pandangan Kim Lee Park mengarah ke bawah sedangkan dia telah kehabisan tenaga dan merasa sangat letih.
''Kenapa lama sekali ? Hadiahnya masih belum keluar ?'', gerutu boneka beruang besar.
Boneka beruang besar mulai mengeluh seraya mengedarkan pandangannya ke arah lainnya.
Namun, tidak ada satupun tanda dari sistem game virtual yang memberikan petunjuk akan adanya hadiah.
''Sebaiknya kita pergi saja dari ruangan kubik raksasa ini karena tidak ada gunanya menunggu terlalu lama disini, tidak ada hasil'', kata Kim Lee Park.
Kim Lee Park beranjak berdiri sambil mengibaskan kedua tangannya ke arah lutut kakinya.
''Kita pergi, Teddy Bear !'', lanjutnya lagi.
Direnggangkannya tubuh Kim Lee Park saat dia berdiri sedangkan kedua tangannya dia rentangkan ke arah atas.
''Tunggu saja sebentar lagi !'', sahut boneka beruang besar. ''Tidak biasanya sistem game virtual ini mengalami masalah seperti ini !'', sambungnya.
''Tidak apa-apa, aku senang sudah bisa memainkan pertandingan dalam game virtual ini'', kata Kim Lee Park.
''Hufhhh..., maafkan aku telah melakukan kesalahan...'', sahut boneka beruang besar menyesal.
''Tidak ada yang perlu disesali ! Percayalah ! Aku menerimanya dengan senang hati !'', ucap Kim Lee Park.
''Baiklah...'', hela nafas boneka beruang besar.
Keduanya lalu melangkah pergi menuju keluar kubik biru raksasa.
Pada saat mereka hendak berjalan meninggalkan ruangan virtual kubik biru tiba-tiba terdengar suara dari arah ruangan sistem.
"HADIAH DARI GAME VIRTUAL BAGI PEMENANG PERTANDINGAN BASKET LEVEL SATU AKAN MENDAPATKAN HADIAH SEBUAH RUMAH MEWAH !"
Kim Lee Park segera memalingkan wajahnya ke arah datangnya suara sistem game virtual.
Dia tersentak tak percaya bahwa dirinya mendapatkan hadiah besar berupa rumah mewah.
''Rumah mewah ?'', gumam Kim Lee Park.
Kim Lee Park memutar badannya ke arah datangnya suara yang menggema di dalam ruangan kubik biru raksasa.
Dia mendongakkan kepalanya ke arah atas dimana sebuah layar komputer raksasa muncul menyala terang serta berbicara keras.
"SELAMAT KEPADA KIM LEE PARK YANG TELAH MEMENANGKAN GAME VIRTUAL INI !"
Kembali terdengar suara sistem pada layar komputer raksasa memberitahukan informasi kepada Kim Lee Park, atas jerih payahnya yang telah memenangkan lomba pada tahap awal pada pertandingan game virtual.
__ADS_1