ISTRI REINKARNASIKU 600

ISTRI REINKARNASIKU 600
Bab 35 Menikmati Rumah Baru


__ADS_3

Kim Lee Park berteriak kencang sambil berbaring di atas tempat tidurnya yang berukuran besar di rumah barunya.


Di sebelah tempat tidurnya tampak Boneka Beruang besar berdiri menemaninya.


Kembali terdengar suara keras dari arah Kim Lee Park yang tampak sangat bahagia saat mendapatkan rumah baru dari hasil pertandingan basket virtual yang dia menangkan.


Kim Lee Park terus menerus berteriak kencang serta berguling-guling di atas tempat tidurnya yang luas.


Ekspresi wajah Kim Lee Park berubah menjadi senang bahkan saking senangnya dia bertingkah laku seperti anak-anak.


Boneka Beruang besar hanya diam berdiri menatap ke arah Kim Lee Park yang dengan gembira menikmati jerih payahnya yang telah memenangkan pertandingan basket virtual hingga dia mendapatkan hadiah berupa rumah baru.


''Apa kau sangat senang ?'', tanya Boneka Beruang besar.


Kim Lee Park lalu mengehentikan gerakan tubuhnya di atas tempat tidurnya yang berukuran luas lalu diam menatap ke arah Boneka Beruang besar.


''Aku tidak perlu menguraikan secara khusus akan perasaan ku yang aku rasakan ini jika aku sangat bahagia, bukan ?'', sahut Kim Lee Park.


Kim Lee Park lalu menyandarkan kepalanya di atas tangannya seraya menatap datar ke arah Boneka Beruang besar.


''Kau perlu setidaknya mengekpresikan kebahagiaan yang ada di dalam dirimu agar orang-orang yang ada disekitar mu dapat melihat isi di dalam hatimu'', sahut Boneka Beruang besar. ''Bahagia atau tidak !?''


''Aku tidak terlalu suka jika orang lain membaca isi hati ku walaupun aku tidak perlu mengatakannya tetapi aku ingin dipahami saja'', ucap Kim Lee Park.


''Lantas apa rencana mu selanjutnya ?'', tanya Boneka Beruang besar.


''Mungkin seharian ini aku hanya akan menikmati rumah baru ku karena aku libur tidak mengajar di hari Minggu !'', sahut Kim Lee Park.


''Kau libur pada hari Minggu !?'', kata Boneka Beruang besar.


''Tentu saja, aku libur di hari Minggu karena waktuku untuk mengistirahatkan tubuh ku sehabis mengajar mata pelajaran olahraga selama lima hari penuh'', sahut Kim Lee Park.


Kim Lee Park tetap bersandar santai di atas tempat tidurnya seraya menatap ke arah lukisan yang menghiasi dinding kamarnya.


''Kau tidak ingin merayakan pesta untuk menyambut kemenanganmu ini ?'', ucap Boneka Beruang besar.


''Tidak, aku hanya ingin santai menikmati suasana rumah baru ku tanpa adanya gangguan seperti pesta besar'', sahut Kim Lee Park.


''Terserah padamu kalau begitu karena aku tidak bisa memaksa dirimu untuk berpesta'', ucap Boneka Beruang besar.


''Kau akan kemana, Boneka Beruang besar ?'', tanya Kim Lee Park.


''Aku ingin merayakan kemenangan mu dengan meminum sebotol arak !'', sahut Boneka Beruang besar acuh.

__ADS_1


Kim Lee Park tertawa mendengar ucapan dari Boneka Beruang besar saat boneka itu hendak merayakan pesta untuk menyambut kemenangan Kim Lee Park.


''Apa boneka seperti mu dapat meminum arak !?'', tanya Kim Lee Park geli.


''Haruskah aku menguraikannya dan menjelaskan bahwa aku dapat meminum arak !?'', sahut Boneka Beruang besar.


''Baiklah, baiklah... Semua terserah kepada mu, aku juga tidak dapat memaksa mu... Dan silahkan kau nikmati sebotol arak untukmu !'', ucap Kim Lee Park.


''Dan apakah kau tidak ingin bergabung dengan ku ?'', tanya Kim Lee Park.


''Tidak, terimakasih ! Aku lebih baik tetap di kamarku menikmati kemenangan ku dengan bersantai-santai karena aku ingin sedikit beristirahat !'', sahut Kim Lee Park.


''Baiklah, kalau begitu aku akan pergi ke ruangan makan lalu menikmati kue tart lainnya yang tersedia di dalam lemari pendingin milikmu'', ucap Boneka Beruang besar.


''Silahkan !'', kata Kim Lee Park.


Boneka Beruang besar berlalu pergi dari dalam kamar tidur Kim Lee Park.


Tampak Kim Lee Park tengah berbaring santai di atas tempat tidurnya seraya tersenyum kemudian beranjak turun.


''Aku akan membersihkan tubuh ku setelah usai melakukan pertandingan basket virtual di Kotak kubik raksasa itu'', ucap Kim Lee Park.


Guru olahraga di salah satu sekolah yang ada di Kota New York itu melangkah ke arah sebuah kamar mandi yang letaknya di dalam ruangan kamar tidur.


Rumah baru Kim Lee Park yang bergaya minimalis modern berdiri di kawasan perumahan elit di kota New York.


Kawasan yang terjangkau cepat dari pusat kota yang memiliki akses jalan paling modern serta mempunyai sistem keamanan yang kuat.


Mempermudah setiap penghuni yang ada di kawasan tersebut jika mereka harus berpergian jauh atau keluar dari arah perumahan.


Kim Lee Park sudah terlihat duduk dengan santai di sofa panjang yang ada di ruangan tengah rumah barunya yang luas.


''Kemana Boneka Beruang besar !? Sedari tadi aku tidak melihatnya di dalam rumah ?'', gumam Kim Lee Park heran.


Kim Lee Park tidak melihat keberadaan Boneka Beruang besar di dalam ruangan rumahnya dan dia berencana menyusulnya ke ruangan makan.


''Mungkin dia sudah tidak sadarkan diri lagi ! Sebaiknya aku melihatnya karena aku hanya takut dia akan menghabiskan isi lemari es ku...'', ucap Kim Lee Park.


Kim Lee Park beranjak berdiri lalu berjalan menuju ke arah ruangan makan dimana Boneka Beruang besar tadi berniat untuk merayakan pesta atas kemenangan Kim Lee Park.


Saat Kim Lee Park sampai di depan pintu ruangan makan terlihat Boneka Beruang besar yang jatuh tertidur pulas di dekat meja panjang.


Kim Lee Park mendekati Boneka Beruang besar lalu bergumam pelan seraya tersenyum.

__ADS_1


''Dia jatuh tertidur...''


Kim Lee Park mengalihkan pandangannya ke arah meja panjang, terdapat kue tart cokelat di atas meja serta beberapa minuman kaleng bersoda tergeletak asal.


''Katanya akan meminum sebotol arak !? Lalu kenapa dia justru jatuh tertidur pulas di sini ?'', ucap Kim Lee Park.


Diraihnya kaleng sisa minuman soda dari atas meja dekat Boneka Beruang besar sembari memperhatikannya dengan serius.


''Ini minuman bersoda !? Dan dia menghabiskan seluruh minuman !?'', ucap Kim Lee Park terkejut.


Dipandanginya kembali Boneka Beruang besar yang ajaib serta mampu bergerak hidup layaknya manusia dengan pandangan serius kemudian dia mengedarkan pandangannya ke arah sekelilingnya.


''Ahk !?'', keluh Kim Lee Park lalu tertawa terbahak-bahak melihat semuanya terjadi begitu cepat. ''Ini benar-benar konyol ! Aku tidak paham maksud semua ini !''


Kim Lee Park mengusap sudut matanya yang berair lalu melangkah keluar dari ruangan makan.


Terdengar suara bunyi bel rumah dari arah luar, membuat Kim Lee Park tersentak kaget. Dan berdiri terdiam sejenak.


''Siapa itu ? Apa ada yang tahu rumah baruku ini !?'', kata Kim Lee Park heran.


Kim Lee Park melanjutkan langkah kakinya ke arah pintu masuk rumah tiba-tiba dia menghentikan langkah kakinya tepat di depan pintu rumah.


''Kalau yang datang adalah orang pemilik rumah kontrakan ?'', ucap Kim Lee Park pada dirinya sendiri. ''Bagaimana aku akan menjelaskannya jika rumahnya hancur akibat faktor kecelakaan yang tidak sengaja ?''


Kim Lee Park menyisir rambutnya ke arah belakang dengan asal seraya mengeratkan gerahamnya.


''Haruskah aku kabur lagi ? Tapi aku harus pergi kemana ?'', ucap Kim Lee Park.


Kim Lee Park menghela nafas panjangnya lalu berjalan mondar-mandir di depan pintu rumahnya yang masih tertutup rapat.


TING... TONG... TING... TONG...


Suara bunyi bel rumah kembali terdengar dari arah luar sehingga menyentakkan Kim Lee Park yang kebingungan.


''Astaga ?'', ucapnya panik. ''Dia belum pergi juga dari rumah ini !?''


Kim Lee Park hanya menatap gelisah ke arah pintu rumahnya yang tertutup rapat lalu berjalan mendekati pintu didepannya.


''Siapa itu !?'', ucap Kim Lee Park pada dirinya sendiri.


Sebelum sampai Kim Lee Park membuka pintu rumahnya, dari arah depan pintu muncul cahaya terang berkilauan disertai bintang-bintang yang bersinar kemilau.


Seorang gadis berpakaian hanbook hitam dengan hiasan Jokdori hitam di atas rambutnya yang tertata rapi.

__ADS_1


''Chun Cha... !?'', gumam Kim Lee Park.


__ADS_2